• Tentang Kami
Tuesday, March 3, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ekspor Sleman ke AS Sempat Tersendat Akibat Kenaikan Tarif, Eksportir Alihkan Pasar ke Negara Lain

Pemkab Sleman membantu mendorong kemitraan antara eksportir pemula dan eksportir besar melalui program business matching.

Rahadian BagusGregorius BramantyobyRahadian BagusandGregorius Bramantyo
January 28, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekspor Sleman ke AS Sempat Tersendat Akibat Kenaikan Tarif, Eksportir Alihkan Pasar ke Negara Lain
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Aktivitas ekspor pelaku usaha di Sleman ke Amerika Serikat (AS) sempat terganggu akibat kebijakan Presiden Donald Trump yang menaikkan tarif impor ke puluhan negara, termasuk Indonesia, hingga 32 persen.

Di Kabupaten Sleman, ekspor tetap berjalan, walau sempat tertunda.

BERITA MENARIK LAINNYA

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

Nurdin Halid Soroti Rencana Impor Masif Mobil Niaga dari India

Kepala Seksi Distribusi Pemasaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Fitriana Nurhayati, mengatakan sejumlah eksportir memang merasakan dampaknya.

Namun, gangguan itu tidak terlalu signifikan karena para pelaku usaha segera mengalihkan pasar ke negara lain.

“Mereka akhirnya mengalihkan tujuan ekspor ke negara-negara yang peluang pasarnya lebih terbuka,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

Fitriana menjelaskan, kenaikan tarif impor lebih membebani konsumen di AS karena berimbas pada harga jual produk di sana.

Sementara eksportir di Sleman tetap dapat mengirimkan barang, hanya saja sempat menunda pengiriman hingga ada kepastian kebijakan.

“Soal potensi penurunan omzet, para eksportir tetap bisa memenuhi Purchase Order (PO) setelah adanya kesepakatan baru. Hanya sempat tertunda karena pelaku usaha wait and see, tetapi setelah ada kepastian, PO kembali berjalan,” jelasnya.

Meski ekspor tetap berlangsung, nilai ekspor Sleman pada Triwulan I 2025 turun sekitar 50 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Fitriana menekankan, tren ini belum bisa dijadikan patokan untuk setahun penuh.

“Pola ekspor sangat tergantung pada jadwal pengiriman dan penyelesaian PO. Jadi belum bisa dipastikan apakah penurunan akan berlangsung hingga akhir tahun,” paparnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Sleman mendorong kemitraan antara eksportir pemula dan eksportir besar melalui program business matching.

“Produk dari pelaku kecil bisa dipasarkan lewat eksportir besar yang sudah punya jaringan internasional. Ini langkah konkret yang bisa dilakukan daerah, sementara insentif langsung menjadi kewenangan pusat,” terang Fitriana.

Produk ekspor utama dari Sleman masih didominasi industri besar, terutama kaos tangan dan tekstil campuran.

Namun, beberapa pelaku usaha kini mulai melirik pasar domestik, termasuk sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dinilai menjanjikan.

“Beberapa eksportir furnitur sudah mulai merambah pasar dalam negeri. Prospeknya cukup besar, apalagi jika bisa masuk ke pengadaan pemerintah,” tambahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, nilai ekspor DIY sepanjang Januari–Juni 2025 mencapai 270,24 juta dolar AS atau naik 9,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.

Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar, disusul Jerman dan Jepang, dengan kontribusi ketiganya mencapai 63,32 persen.

“Komoditas yang mengalami kenaikan terbesar pada Juni 2025 adalah pakaian dan aksesorisnya, sedangkan penurunan terdalam terjadi pada barang dari kulit samak,” ungkap Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati.

Dari sisi sektor, ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan Januari–Juni 2025 naik 36,62 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara ekspor industri pengolahan naik 9,68 persen.

Tags: amerika serikatDinas Perindustrian dan PerdaganganDisperindag Slemaneksporimpor

Related Posts

Logo mobil buatan pabrikan India, Mahindra, yang dikabarkan bakal jadi rekanan Indonesia untuk pemenuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

February 25, 2026
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid

Nurdin Halid Soroti Rencana Impor Masif Mobil Niaga dari India

February 22, 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menandatangani perjanjian dagang di Washington DC, Kamis, pada 19 Februari 2026.

6 Catatan Soal Perjanjian Dagang Baru RI-AS: Produk Amerika Bakal Banjiri Pasar Lokal?

February 21, 2026
Ilustrasi Venezuela

Pakar UMY: Venezuela Berisiko Kehilangan Legitimasi Usai Maduro Ditangkap

January 7, 2026
Wali Kota Washington, DC Muriel Bowser dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (dok-X)

Darurat Nasional di Ibu Kota AS: Ancaman Serius atau Gertakan Politik Trump?

September 16, 2025
Perhatikan Pedagang, Bupati Sleman Bereskan Fasilitas Pendukung Pasar Godean

Perhatikan Pedagang, Bupati Sleman Bereskan Fasilitas Pendukung Pasar Godean

September 10, 2025
Next Post
Warga Kampung Sagan Waswas, Banjir Besar Kali Belik Ingatkan Tragedi Talud Jebol 2010 Silam

Warga Kampung Sagan Waswas, Banjir Besar Kali Belik Ingatkan Tragedi Talud Jebol 2010 Silam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.