• Tentang Kami
Wednesday, February 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home News Global

Cegah Remiliterisasi, China Larang Ekspor 20 Entitas Pertahanan ke Jepang

China juga merilis 20 perusahaan asal Jepang yang masuk dalam daftar pantauan, di antaranya ada Mitsubishi Materials Corp. hingga Subaru Corp.

byredaksi
February 25, 2026
in Global, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tak Terima Barang-barangnya Dikenai Tarif Ekspor Amerika, China Bakal Balas

Ilustrasi bendera china. [pixabay/SW1994]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BEIJING, POPULI.ID – Pemerintah China melalui Kementerian Perdagangan secara resmi mengumumkan larangan ekspor barang-barang dwiguna (dual-use) terhadap 20 entitas yang terkait dengan sektor pertahanan Jepang pada Selasa (24/2/2026).

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya Beijing untuk mencegah Jepang melakukan remiliterisasi dan mengembangkan senjata nuklir.

BERITA MENARIK LAINNYA

China Siap Berdialog dengan Jepang Asal Sanae Takaichi Tarik Ucapan Soal Taiwan

Sanae Takaichi Menangi Pemilu Jepang, Ketegangan dengan China Berpotensi Makin Panjang

Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa organisasi maupun individu di luar negeri dilarang mengirimkan barang dwiguna asal China ke entitas yang masuk dalam daftar merah.

China menuduh lembaga-lembaga ini terlibat langsung dalam aktivitas yang bertujuan meningkatkan kemampuan militer Jepang.

Beberapa nama besar yang masuk dalam daftar larangan tersebut meliputi unit bisnis kedirgantaraan dan pembuatan kapal dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd., Kawasaki Heavy Industries Ltd., serta Mitsubishi Shipbuilding Co.

Selain sektor swasta, lembaga negara seperti Akademi Pertahanan Nasional Jepang dan Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang (JAXA) juga turut menjadi sasaran kebijakan China tersebut.

Selain larangan total, Beijing juga merilis daftar pantauan (watch list) terhadap 20 perusahaan lain, termasuk Subaru Corp., TDK Corp., Hino Motors Ltd., dan Mitsubishi Materials Corp.

Perusahaan dalam daftar itu akan menghadapi pengawasan dan proses perizinan ekspor individu yang jauh lebih ketat karena otoritas China mengaku tidak dapat memverifikasi tujuan akhir penggunaan barang yang dikirimkan kepada mereka.

Barang dwiguna yang menjadi objek pembatasan tersebut mencakup elemen logam tanah jarang (rare earths) yang sangat krusial, seperti dysprosium, yttrium, dan samarium.

Mineral-mineral tersebut merupakan komponen inti dalam pembuatan teknologi tinggi, mulai dari mesin jet tempur, senjata canggih, hingga kendaraan listrik.

Saat ini, China mendominasi pasokan global untuk mineral strategis tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, memberikan penegasan mengenai dasar hukum langkah tersebut:

“Tujuannya adalah untuk menghentikan upaya Jepang untuk melakukan remiliterisasi dan memiliki senjata nuklir. Apa yang dilakukan China sepenuhnya sah, dibenarkan, dan sesuai hukum,” ujar Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing sebagaimana dilansir dari nippon.com.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan itu diambil untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasional serta memenuhi kewajiban internasional seperti nonproliferasi nuklir.

Ketegangan diplomatik China-Jepang tersebut berakar dari pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November lalu yang mengisyaratkan bahwa serangan terhadap Taiwan dapat dianggap sebagai situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang dan memicu respons militer.

Beijing memandang kebijakan Takaichi, yang merupakan tokoh keamanan garis keras, sebagai ancaman yang dapat mempercepat amandemen Konstitusi pasifik Jepang dan meningkatkan belanja pertahanan secara drastis.

Pemerintah Jepang telah melayangkan protes keras atas tindakan China tersebut. Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Kei Sato, menyatakan bahwa langkah sepihak Beijing tersebut “sama sekali tidak dapat diterima dan sangat disesalkan”.

Tokyo mendesak agar China segera menarik kebijakan tersebut dan menyatakan akan meneliti lebih lanjut dampak ekonominya, di mana saham Subaru dan Mitsubishi Heavy dilaporkan langsung melemah di bursa Tokyo.

Tags: BeijingChinajepangMao NingPertahananremiliterisasi

Related Posts

Ilustrasi hubungan China dengan Jepang

China Siap Berdialog dengan Jepang Asal Sanae Takaichi Tarik Ucapan Soal Taiwan

February 11, 2026
Sanae Takaichi menangi Pemilu Jepang

Sanae Takaichi Menangi Pemilu Jepang, Ketegangan dengan China Berpotensi Makin Panjang

February 10, 2026
Timnas Futsal Indonesia usai menorehkan sejarah tembus final Piala Asia 2026

Riwayat Perjalanan Timnas Futsal Indonesia hingga Tembus Final Piala Asia

February 7, 2026
Timnas futsal Indonesia hadapi gelaran Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena

Adu Statistik Jelang Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Jepang yang Superior vs Indonesia Sang Kuda Hitam

February 5, 2026
Bali United datangkan Yusuf Meiliana dengan status pinjaman dari Persik Kediri

Perkuat Lini Pertahanan, Bali United Datangkan Yusuf Meilana dari Persik Kediri

January 20, 2026
Ilustrasi militer Rusia

Rusia Siaga Satu Respon Agresi Amerika ke Greenland

January 16, 2026
Next Post
Logo mobil buatan pabrikan India, Mahindra, yang dikabarkan bakal jadi rekanan Indonesia untuk pemenuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.