AMERIKA SERIKAT, POPULI.ID – Piala Dunia 2026 bisa jadi bakal menjadi panggung terakhir bagi sejumlah pemain bintang yang selama ini memberi banyak pengaruh di dunia sepak bola.
Ya, gebyar Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola terbesar dengan format baru 48 negara peserta.
Di balik kemegahan stadion di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ajang ini menjadi panggung emosional bagi generasi emas yang telah mendominasi olahraga ini selama dua dekade terakhir.
Bagi sejumlah pemain bintang di ranah sepak bola, ini adalah last dance atau tarian terakhir sebelum mereka menggantung sepatu dari level internasional.
Berikut ini adalah deretan pemain bintang yang menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai akhir dari perjalanan karier internasional mereka:
Lionel Messi (Argentina)
Kapten Argentina berusia 39 tahun ini terus memukau dunia di Piala Dunia keenamnya. Messi baru saja mengukir sejarah dengan membawa Albiceleste lolos secara dramatis ke perempat final setelah menyingkirkan Mesir dengan skor 3-2.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti, Messi tetap memimpin perburuan sepatu emas dengan koleksi 8 gol, menjaga asa untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Cristiano Ronaldo (Portugal)
Mimpi besar Ronaldo untuk menutup karier dengan trofi Piala Dunia di usia 41 tahun resmi terkubur. Setelah sempat membawa Portugal mengalahkan Kroasia di babak 32 besar, langkah mereka dihentikan oleh Spanyol dengan skor tipis 0-1 di babak 16 besar.
Ronaldo meninggalkan lapangan dengan air mata, menandai akhir perjalanan ikoniknya di kancah internasional.
Edin Dzeko (Bosnia dan Herzegovina)
Edin Dzeko mencatatkan sejarah dengan tampil di Piala Dunia pada usia 40 tahun setelah membawa Bosnia dan Herzegovina lolos melalui jalur play-off yang sulit melawan Italia.
Mantan bintang Manchester City ini membuktikan ketajamannya belum pudar meski telah memasuki usia senja bagi pemain lapangan. Bagi Dzeko, turnamen ini adalah penutup karier yang manis setelah absen cukup lama dari turnamen besar internasional.
Neymar Jr (Brasil)
Kejutan besar terjadi saat Brasil, yang mengejar gelar keenam, harus angkat koper di babak 16 besar setelah kalah dari Norwegia. Bagi Neymar yang kini berusia 34 tahun, kegagalan ini terasa sangat menyesakkan mengingat ia baru saja kembali dari cedera panjang untuk mengejar gelar keenam bagi tim Samba.
Kevin De Bruyne (Belgia)
De Bruyne menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pengatur serangan terbaik dunia di usia 35 tahun. Setelah membantu Belgia membantai tuan rumah Amerika Serikat 4-1, ia kini bersiap memimpin rekan-rekannya di babak perempat final melawan Spanyol.
De Bruyne berharap bisa memberikan trofi internasional pertama dan terakhir bagi generasinya sebelum pensiun.
Luka Modric (Kroasia)
Sang maestro lini tengah berusia 40 tahun ini harus mengakhiri pengabdian panjangnya bagi Kroasia. Setelah sukses menjadi finalis di 2018 dan juara ketiga pada 2022, langkah Modric terhenti di babak 32 besar setelah ditumbangkan oleh Portugal.
Modric meninggalkan lapangan sebagai pemain dengan jumlah penampilan hampir menyentuh 200 caps, sebuah warisan yang tak ternilai bagi sepak bola dunia.
Son Heung-min (Korea Selatan)
Kapten dan ikon sepak bola Korea Selatan, Son Heung-min, harus menerima kenyataan pahit setelah negaranya gugur di fase grup. Di usia 34 tahun, Son sebenarnya bertekad membawa generasi baru Negeri Ginseng melangkah jauh ke fase knockout.
Namun, perjuangan kerasnya tidak cukup untuk membawa Taeguk Warriors lolos, menutup peluangnya mencatat memori indah di fase gugur terakhirnya.
Mohamed Salah (Mesir)
Salah harus mengakui keunggulan Argentina dalam laga babak 16 besar yang penuh ketegangan di Atlanta. Meskipun Mesir memberikan perlawanan sengit, kekalahan 2-3 memastikan Salah tidak akan melangkah lebih jauh di usia 34 tahun.
Pertemuan emosionalnya dengan Messi di lapangan menjadi salah satu potret paling mengharukan dari turnamen ini.
Manuel Neuer (Jerman)
Meski sempat menyatakan pensiun dari tim nasional setelah Euro 2024, Neuer dibujuk kembali oleh pelatih Julian Nagelsmann untuk satu penampilan terakhir di usia 40 tahun.
Keputusannya untuk kembali dari masa pensiun berakhir dengan kekecewaan. Jerman secara mengejutkan tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dalam drama adu penalti melawan Paraguay.
Pionir konsep sweeper-keeper ini gagal membantu Die Mannschaft bangkit dari tren negatif di beberapa edisi Piala Dunia terakhir.
Virgil van Dijk (Belanda)
Kapten Belanda ini harus mengakhiri perjalanannya di Amerika Utara lebih awal setelah kalah adu penalti dari Maroko di babak 32 besar. Van Dijk yang kini berusia 35 tahun telah menjadi tembok kokoh bagi pertahanan Oranje.
Namun kegagalan di babak tos-tosan kontra Maroko menutup peluangnya untuk meraih prestasi besar di Piala Dunia terakhirnya.
Guillermo Ochoa (Meksiko)
Mencatatkan penampilan di Piala Dunia keenamnya pada usia 40 tahun, Ochoa gagal membawa Meksiko melaju lebih jauh sebagai tuan rumah setelah dikalahkan Inggris di babak 16 besar.
Kiper legendaris yang dikenal dengan penyelamatan spektakulernya ini telah mengumumkan akan pensiun dari level internasional setelah turnamen ini.







![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



