JOGJA, POPULI.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja bakal menggelar Seleksi Tilawah Quran dan Hadist (STQH) di Kompleks Balai Kota Jogja, pada Sabtu (5/9/2026). Ajang kompetisi keagamaan yang digelar tiap tahun itu akan menjadi wadah penjaringan bakat potensial untuk mewakili DIY di tingkat nasional.
“Insyaallah penyelenggaraan STQH tingkat Kota Jogja akan dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Balaikota Jogja,” ucap Kepala Kantor Kemenag Kota Jogja, Ahmad Shidqi, saat ditemui di Balaikota, Kamis (3/9/2026).
Shidqi mengungkapkan, ada 10 cabang perlombaan tilawah dan hafalan Quran yang dikompetisikan pada STQH tahun ini. Di antaranya tilawah anak dan dewasa untuk putra-putri, tahfiz mulai dari 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz untuk putra-putri. Kemudian tafsir Bahasa Arab kategori putra-putri, serta hafalan 100 hadis dengan sanad, dan hafalan 500 hadis tanpa sanad. Dikatakan, kompetisi itu akan melibatkan ratusan peserta dari seluruh kemantren di Kota Jogja.
“Dari slot (kuota) yang kami siapkan, sebanyak 280 peserta Alhamdulillah sudah mendaftar secara resmi di Kementerian Agama Kota Jogja sampai 31 Agustus 2026 kemarin. Para peserta terdiri dari kafilah 14 kemantren di Kota Jogja,” ucapnya.
Gelaran STQH 2026 itu bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci Al-Quran dan Hadist. Serta upaya untuk melahirkan generasi penghafal Al-Quran dan Hadist terbaik yang dapat mewakili Kota Jogja di tingkat lebih tinggi.
Ahmad menjelaskan, STQH merupakan program kompetisi berjenjang yang puncaknya digelar setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil di tingkat nasional. Sedangkan seleksi tingkat daerah dilaksanakan setiap tahun genap.
“STQH Nasional nanti akan dilaksanakan pada tahun 2027, dan seleksi tingkat daerahnya kami laksanakan tahun ini. Kami berharap seleksi pada 5 September 2026 mendatang dapat memunculkan potensi dan bakat luar biasa dari Kota Yogyakarta yang mampu melaju hingga tingkat nasional,” papar dia.
Ahmad menuturkan, Kota Jogja sendiri tercatat konsisten menyumbang kafilah berprestasi bagi DIY. Pada ajang MTQ Nasional yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada 10–20 September 2026 mendatang, sebanyak 21 dari total 53 kafilah kontingen DIY berasal dari Kota Jogja.
Berbeda dengan sebelumnya, Ahmad melanjutkan bahwa STQH kali akan digelar bersama kegiatan Halal Fest 2026 yang diinisiasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) DIY-Jateng. Dikatakan, panitia menyediakan 20 booth khusus bagi pelaku UMKM di Kota Jogja yang telah mengantongi sertifikasi halal.
“Selain membentuk ekosistem halal, ajang itu sekaligus menjadi kampanye produk halal yang sangat mendukung sektor pariwisata. Destinasi wisata di Kota Jogja akan semakin terangkat dengan hadirnya jaminan ekosistem halal itu,” tambah Shidqi. (Dewi Rukmini)


![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



