• Tentang Kami
Saturday, August 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

PSKP UGM Kritik Keterlibatan TNI dalam Penegakan Hukum Ketahanan Siber di RUU KKS

Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Achmad Munjid, menyatakan keterlibatan TNI dalam RUU KKS ini tidak semata terjadi dalam ruang kosong.

byredaksi
October 20, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi TNI

Ilustrasi TNI. [vecteezy/Onyengradar .]

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Selama dua dekade pasca reformasi, sudah dijalankan pemisahan militer dari urusan sipil. Akan tetapi, akhir-akhir ini mencuat rencana pelibatan TNI dalam penegakan keamanan dan ketahanan siber yang terkandung dalam Rancangan Undang-Undang Ketahanan dan Keamanan Siber (RUU KKS).

Hal tersebut berpotensi menimbulkan peran ganda militer dalam ruang sipil hingga terjadi kewenangan tumpang tindih dengan aparat hukum. Isu perluasan peran TNI  dipandang sebagai ancaman atas prinsip demokrasi dan supremasi sipil yang dijamin oleh konstitusi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Profil dan Riwayat Hidup Nasirun, Perupa yang Memadukan Tradisi Jawa dengan Seni Kontemporer

5 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste di Piala AFF 2026

Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Achmad Munjid, menyatakan keterlibatan TNI dalam RUU KKS ini tidak semata terjadi dalam ruang kosong.

Ia menilai hal ini merupakan keberlanjutan dari menguatnya kembali dwi fungsi TNI setelah adanya revisi UU TNI Maret 2025 lalu. Hal ini dapat memberikan landasan hukum pada TNI untuk menjalankan tugas di luar operasi perang, seperti urusan sipil, ekonomi, politik, hingga urusan hukum.

“Dalam RUU KKS jika peran militer meluber hingga pada urusan hukum yang dimana itu adalah urusan sipil, jika dibiarkan akan tidak sehat bagi jalannya sistem demokrasi,” paparnya, Senin (20/10/2025).

Munjid menilai, pelibatan TNI yang berwenang mengatur urusan siber merupakan bentuk perluasan wewenang yang beresiko tinggi dan merusak sistem demokrasi.

Pentingnya memahami akuntabilitas dalam wewenang antara sipil dengan militer dalam RUU KKS. Jika tidak, potensi terjadinya abuse of power yang dilakukan dapat terulang kembali karena tidak ada kejelasan akuntabilitas wewenang antara sipil dan militer.

“Tumpang tindih wewenang antara sipil dan militer dalam RUU KKS perlu diurai, dalam hal ini akuntabilitas menjadi isu fundamental yang perlu diperhatikan kembali,” jelasnya.

Munjid berpendapat, TNI sebenarnya perlu terlibat dalam urusan keamanan dan ketahanan siber. Terutama dalam menangani ancaman eksternal seperti perang siber yang membutuhkan pemahaman teknologi. Akan tetapi, hal yang jadi permasalahan ketika melubernya wewenang TNI pada ranah sipil yang menimbulkan ancaman bagi kebebasan dan demokrasi sipil.

Tidak seharusnya TNI terlibat sebagai penyidik atau aparat hukum yang memata-matai masyarakat sipil yang kritis terhadap pemerintah. Oleh karena itu, perlu peninjauan ulang terhadap wewenang TNI yang seharusnya fokus dalam memperkuat ketahanan siber nasional.

“Jika TNI terlibat, kebebasan sipil dikontrol dengan ‘pendekatan keamanan’, setiap perbedaan pendapat dianggap sebagai ancaman, dicurigai, apalagi dikriminalisasi. Hal tersebut sangat tidak dibenarkan,” ucapnya.

Negara seharusnya bertanggung jawab atas perlindungan dan pemenuhan hak setiap warga negara yang tercatat dalam konstitusi negara. Menurutnya, kebebasan berpendapat dan perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi, bukan ancaman negara. Kritik terhadap pemerintah justru merupakan hal penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan.

Ia berpendapat bahwa keterlibatan TNI dalam urusan politik dan pengawasan sipil justru mengingatkan pada praktik masa Orde Baru yang dinilai mengekang kebebasan masyarakat sipil yang dicurigai sebagai ancaman hingga dikriminalisasi.

“Hal tersebut membuka peluang penyalahgunaan kekuasaan, seperti yang pernah terjadi pada masa Orde Baru. Militerisasi ruang publik hingga ruang siber semestinya tidak terjadi jika ingin menjaga demokrasi tetap sehat,” ungkapnya.

Ia menyinggung kasus kebocoran data nasional hingga adanya penyalahgunaan data pribadi yang menunjukkan perlindungan keamanan data di Indonesia masih sangat lemah. Menurutnya, peran aparat militer semestinya aktif dalam menjaga keamanan data agar mencegah kasus-kasus kebocoran dan penyalahgunaan data tidak terulang kembali, bukan mengkriminalisasi warga sipil yang bersuara.

“Peran aparat keamanan harusnya ada disitu, mencegah supaya penyalahgunaan data tidak terulang dan melindungi warga negara dari intervensi asing. Mestinya hal tersebut menjadi prioritas,” tegasnya.

Related Posts

Seniman Nasirun.

Profil dan Riwayat Hidup Nasirun, Perupa yang Memadukan Tradisi Jawa dengan Seni Kontemporer

August 1, 2026
Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama (dua dari kanan), merayakan gol yang dicetak ke gawang Timor Leste dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Chonburi Stadium, Jumat (31/7/2026).

5 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste di Piala AFF 2026

August 1, 2026
Sejumlah pelayat mendoakan jenazah seniman lukis Nasirun di rumah duka, Sabtu (1/8/2026).

Seniman Nasirun Meninggal Dunia, Kolega: Tetap Sederhana Meski Mendunia

August 1, 2026
Petugas medis memasukkan jenazah pria asal Kraton Yogyakarta diduga usai mengikuti aksi di Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Kamis (30/7/2026). (Polresta Sleman)

Pria Asal Kraton Yogyakarta Meninggal Mendadak di Depok Usai Ikut Demo di Dishub DIY

July 31, 2026
Polisi menunjukkan barang bukti aksi remaja menggunakan senjata tajam saat mengendarai motor untuk konten di Jalan Prambanan-Piyungan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY, Jumat (31/7/2026).

Dua Remaja di Prambanan Diamankan usai Viral Acungkan Celurit, Polisi: Hanya untuk Konten

July 31, 2026
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta sedang mengecek berkas perkara kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha, di ruangannya pada Selasa (28/7/2026).

Update Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha: Dua Anak Ketua Yayasan Ikut Diperiksa

July 31, 2026
Next Post
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman Wildan Solichin (tengah) saat jumpa pers di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Beran, Tridadi, Sleman, DIY, Senin (20/10/2025).

Pemkab Sleman Sekolahkan 57 Pegawai Berpendidikan Lewat Kejar Paket C

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.