• Tentang Kami
Friday, February 20, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Uji Coba Sistem Satu Arah Mulai Berlaku di Kawasan Plengkung Gading, Ini Jadwalnya

Pemda DIY menyebut rekayasa lalu lintas tersebut sebagai upaya menyelamatkan bangunan cagar budaya Plengkung Gading yang mulai alami kerusakan

byGalih Priatmojo
March 10, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
5 Fakta Unik Plengkung Gading yang Bakal Ditutup Keraton Yogyakarta

Suasana di kawasan Plengkung Gading, Kota Yogyakarta yang rencananya bakal ditutup Keraton Yogyakarta sebagai bagian dari penataan kawasan Sumbu Filosofi. [Dok. Priyanto Akhmad Solihin]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemda DIY mulai menerapkan uji coba sistem satu arah di kawasan Plengkung Nirbaya atau lebih dikenal dengan nama Plengkung Gading, Kota Yogyakarta, Senin (10/3/2025).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Wiyos Santoso menjelaskan kebijakan ini diambil untuk mengurangi dampak negatif arus kendaraan terhadap struktur bangunan cagar budaya tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Jamin Kecukupan Pangan Selama Ramadan

Panjatkan Doa Sambut Imlek di Kelenteng Poncowinatan, Nani Berharap Rezeki Melimpah

“Ini kaitannya dengan kita untuk melestarikan Plengkung Gading ini, karena sudah terindikasikan ada keretakan dan kerusakan,” ujar dia.

Plengkung Gading merupakan salah satu gerbang utama Benteng Baluwerti yang mengelilingi Keraton Yogyakarta.

Keberadaan warisan budaya itu menjadi bagian penting dari Sumbu Filosofi Yogyakarta.

Uji coba tersebut bakal berlangsung secara bertahap dan dievaluasi secara berkala.

Pada minggu pertama, sistem satu arah akan diberlakukan selama dua jam pada pagi hari, mulai pukul 07.00-09.00 WIB, dan dua jam di sore hari, pukul 15.00-17.00 WIB.

Menurut Wiyos, evaluasi akan dilakukan setelah sepekan berjalan, sebelum kemungkinan diberlakukan sistem satu arah penuh selama 24 jam pada minggu kedua.

“Kami harapkan dengan pengurangan lalu lintas yang lewat di sini, nanti kita bisa melestarikan. Tentunya dari Dinas Kebudayaan DIY juga ada rencana renovasi. Jadi, selain pengalihan arus, nanti kerusakan di pelengkung juga akan diperbaiki,” ujar dia lagi.

Pengalihan lalu lintas tersebut dilakukan berdasarkan hasil survei dan kajian Dishub DIY.

Arus kendaraan dari arah utara yang biasanya menuju Plengkung Gading kini dialihkan ke jalur lain untuk mengurangi beban kendaraan yang melewati kawasan tersebut.

Untuk mendukung uji coba ini, Dishub DIY memasang rambu sementara berupa “water barrier” dan penunjuk arah.

“Ada larangan untuk masuk, ada larangan belok kiri dan dari sisi lainnya ada larangan untuk belok kanan dan dari depan itu larangan untuk masuk ke Plengkung. Sehingga kita harapkan masyarakat yang menggunakan di sekitar Plengkung Gading menyesuaikan terkait dengan uji coba ini,” ujar dia.

Dishub DIY juga menurunkan petugas di lapangan dari berbagai instansi, termasuk Dinas Kebudayaan, polres, dan Polda DIY, untuk melakukan pengawasan selama uji coba berlangsung.

Kendati belum ada sanksi bagi pelanggar, Pemprov DIY mengedepankan sosialisasi agar masyarakat terbiasa dengan aturan baru ini.

“Tentunya kami tidak bicara sanksi, tetapi kita harapkan ada kesadaran masyarakat terkait dengan pentingnya pelestarian dari cagar budaya ini. Kalau sudah terbiasa, tentunya dia akan mencari alternatif jalan yang lain,” ujar dia.

Berdasarkan hasil kajian Dishub DIY, Wiyos menjelaskan arus lalu lintas di Plengkung Gading sangat padat, terutama kendaraan yang datang dari arah utara.

Kendaraan roda dua dan mobil pribadi mendominasi arus kendaraan, serta masih ditemukan beberapa bus yang melintas di kawasan itu.

“Bus dari dulu sudah dilarang lewat sini, tapi ada yang melanggar. Ini yang menyebabkan kemacetan parah beberapa waktu lalu,” kata Wiyos.

Selain itu, dia menambahkan, evaluasi juga akan dilakukan terhadap pengaturan lampu lalu lintas di sekitar Plengkung Gading.

“Nanti kalau sudah ditutup total berarti kan sudah tidak ada lampu lalu lintas, enggak difungsikan lagi yang dari arah utara,” ujar dia.

Tags: Pemda DIYPlengkung Gadingsatu arahuji cobaYogyakarta

Related Posts

Wakil Wali Kota Wawan Harmawan berbincang dengan pedagang pasar.

Pemkot Yogyakarta Jamin Kecukupan Pangan Selama Ramadan

February 19, 2026
Seorang warga sedang berdoa di altar Kelenteng Poncowinatan, Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (15/2/2026).

Panjatkan Doa Sambut Imlek di Kelenteng Poncowinatan, Nani Berharap Rezeki Melimpah

February 16, 2026
Mahasiswi Eviana mendapatkan penghargaan dari Polresta Yogyakarta atas aksinya melawan dan menangkap jambret di Umbulharjo, Rabu (11/2/2026)

3 Fakta Mahasiswi Lawan hingga Tangkap Jambret di Umbulharjo, Dapat Penghargaan

February 11, 2026
Sejumlah kendaraan tampak menempati parkir liar di kawasan larangan parkir di Jalan Pasar Kembang atau Sarkem, Selasa (10/2/2026)

Parkir Liar Masih Marak di Jalan Sarkem, Dishub: Penertiban hingga Pengembosan Ban Rutin Dilakukan

February 10, 2026
Larangan parkir yang ada di kawasan Jalan Pasar Kembang atau sarkem masih diabaikan oleh sebagian pengendara, Selasa (10/2/2026)

Larangan Parkir di Jalan Sarkem Tak Mempan, Pelanggaran Hampir Tiap Hari Ada

February 10, 2026
Suasana pedagang bunga tabur di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta, Minggu (8/2/2026).

Harga Bunga Tabur di Pasar Kranggan Yogyakarta Naik Empat Kali Lipat Jelang Ramadan 2026

February 9, 2026
Next Post
Para pemain PSS Sleman berlatih jelang menghadapi Barito Putera

PSS Sleman Hadapi Persis Solo di Stadion Jatidiri Semarang Tanpa Penonton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.