• Tentang Kami
Friday, March 6, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Uji Coba Sistem Satu Arah Mulai Berlaku di Kawasan Plengkung Gading, Ini Jadwalnya

Pemda DIY menyebut rekayasa lalu lintas tersebut sebagai upaya menyelamatkan bangunan cagar budaya Plengkung Gading yang mulai alami kerusakan

byGalih Priatmojo
March 10, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
5 Fakta Unik Plengkung Gading yang Bakal Ditutup Keraton Yogyakarta

Suasana di kawasan Plengkung Gading, Kota Yogyakarta yang rencananya bakal ditutup Keraton Yogyakarta sebagai bagian dari penataan kawasan Sumbu Filosofi. [Dok. Priyanto Akhmad Solihin]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemda DIY mulai menerapkan uji coba sistem satu arah di kawasan Plengkung Nirbaya atau lebih dikenal dengan nama Plengkung Gading, Kota Yogyakarta, Senin (10/3/2025).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Wiyos Santoso menjelaskan kebijakan ini diambil untuk mengurangi dampak negatif arus kendaraan terhadap struktur bangunan cagar budaya tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Atasi Longsor di Clongop, Pemda DIY Kerahkan Sejumlah Alat Berat

Sisi Lain Veda Ega Pratama di Luar Sirkuit, Guru SMA Taman Madya IP: Mudah Berbaur

“Ini kaitannya dengan kita untuk melestarikan Plengkung Gading ini, karena sudah terindikasikan ada keretakan dan kerusakan,” ujar dia.

Plengkung Gading merupakan salah satu gerbang utama Benteng Baluwerti yang mengelilingi Keraton Yogyakarta.

Keberadaan warisan budaya itu menjadi bagian penting dari Sumbu Filosofi Yogyakarta.

Uji coba tersebut bakal berlangsung secara bertahap dan dievaluasi secara berkala.

Pada minggu pertama, sistem satu arah akan diberlakukan selama dua jam pada pagi hari, mulai pukul 07.00-09.00 WIB, dan dua jam di sore hari, pukul 15.00-17.00 WIB.

Menurut Wiyos, evaluasi akan dilakukan setelah sepekan berjalan, sebelum kemungkinan diberlakukan sistem satu arah penuh selama 24 jam pada minggu kedua.

“Kami harapkan dengan pengurangan lalu lintas yang lewat di sini, nanti kita bisa melestarikan. Tentunya dari Dinas Kebudayaan DIY juga ada rencana renovasi. Jadi, selain pengalihan arus, nanti kerusakan di pelengkung juga akan diperbaiki,” ujar dia lagi.

Pengalihan lalu lintas tersebut dilakukan berdasarkan hasil survei dan kajian Dishub DIY.

Arus kendaraan dari arah utara yang biasanya menuju Plengkung Gading kini dialihkan ke jalur lain untuk mengurangi beban kendaraan yang melewati kawasan tersebut.

Untuk mendukung uji coba ini, Dishub DIY memasang rambu sementara berupa “water barrier” dan penunjuk arah.

“Ada larangan untuk masuk, ada larangan belok kiri dan dari sisi lainnya ada larangan untuk belok kanan dan dari depan itu larangan untuk masuk ke Plengkung. Sehingga kita harapkan masyarakat yang menggunakan di sekitar Plengkung Gading menyesuaikan terkait dengan uji coba ini,” ujar dia.

Dishub DIY juga menurunkan petugas di lapangan dari berbagai instansi, termasuk Dinas Kebudayaan, polres, dan Polda DIY, untuk melakukan pengawasan selama uji coba berlangsung.

Kendati belum ada sanksi bagi pelanggar, Pemprov DIY mengedepankan sosialisasi agar masyarakat terbiasa dengan aturan baru ini.

“Tentunya kami tidak bicara sanksi, tetapi kita harapkan ada kesadaran masyarakat terkait dengan pentingnya pelestarian dari cagar budaya ini. Kalau sudah terbiasa, tentunya dia akan mencari alternatif jalan yang lain,” ujar dia.

Berdasarkan hasil kajian Dishub DIY, Wiyos menjelaskan arus lalu lintas di Plengkung Gading sangat padat, terutama kendaraan yang datang dari arah utara.

Kendaraan roda dua dan mobil pribadi mendominasi arus kendaraan, serta masih ditemukan beberapa bus yang melintas di kawasan itu.

“Bus dari dulu sudah dilarang lewat sini, tapi ada yang melanggar. Ini yang menyebabkan kemacetan parah beberapa waktu lalu,” kata Wiyos.

Selain itu, dia menambahkan, evaluasi juga akan dilakukan terhadap pengaturan lampu lalu lintas di sekitar Plengkung Gading.

“Nanti kalau sudah ditutup total berarti kan sudah tidak ada lampu lalu lintas, enggak difungsikan lagi yang dari arah utara,” ujar dia.

Tags: Pemda DIYPlengkung Gadingsatu arahuji cobaYogyakarta

Related Posts

material longsor yang menutup akses di jalur Clongop

Atasi Longsor di Clongop, Pemda DIY Kerahkan Sejumlah Alat Berat

March 4, 2026
pebalap Moto3 Veda Ega Pratama

Sisi Lain Veda Ega Pratama di Luar Sirkuit, Guru SMA Taman Madya IP: Mudah Berbaur

March 4, 2026
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pencurian di Ndalem Pujokusukan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Selasa (3/3/2026). (Polresta Yogyakarta)

Gamelan di Ndalem Pujokusuman Raib Digondol Pencuri, Kerugian Capai Rp2 Juta

March 3, 2026
Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, mengatakan penambahan volume sampah tidak signifikan selama Ramadan 2026.

DLH Kota Yogyakarta Pastikan Penambahan Volume Sampah di Bulan Ramadan Tak Melonjak

March 3, 2026
Ketua Komisi IV DPR RI Dapil DIY, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, didampingi Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo membagikan paket sembako kepada 450 pasukan oranye atau petugas kebersihan DLH Kota Yogyakarta, pada Minggu (1/3/2026).

Sumringah, 450 Pasukan Oranye DLH Kota Yogyakarta Terima Paket Sembako dari Titiek Soeharto

March 1, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. [populi.id/Hadid Pangestu]

Hasto Wardoyo Ungkap Kendala Pengembangan KDMP, Titiek Soeharto: Pelan-pelan Saja

March 1, 2026
Next Post
Para pemain PSS Sleman berlatih jelang menghadapi Barito Putera

PSS Sleman Hadapi Persis Solo di Stadion Jatidiri Semarang Tanpa Penonton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.