• Tentang Kami
Saturday, April 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

100 Hari Hasto Wardoyo: Pemkot Yogyakarta Tampilkan 100 Perubahan Nyata di Festival Quick Wins

162 program percepatan warnai 100 hari kerja Pemkot Yogyakarta di bawah kepemimpinan Wali Kota Hasto Wardoyo

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
May 25, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
100 Hari Hasto Wardoyo: Pemkot Yogyakarta Tampilkan 100 Perubahan Nyata di Festival Quick Wins
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menandai 100 hari kerja Wali Kota Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan dengan menggelar Festival Quick Wins 100 Hari Kerja 100 Perubahan di Taman Budaya Embung Giwangan, Sabtu (24/5/2025).

Festival ini menjadi penanda komitmen pemimpin baru Kota Yogyakarta dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Akan Terapkan Kebijakan WFH Mulai Jumat Pekan Ini

Wali Kota Yogyakarta Reformasi Sektor Pendidikan, Targetkan PPDB SD Tampung 3.700 Siswa Baru

Dalam 100 hari pertama masa jabatan, Pemkot Yogyakarta telah berhasil menggulirkan 162 program percepatan atau quick wins di berbagai sektor.

Tiap perangkat daerah rata-rata mengimplementasikan tiga program yang dinilai cepat, nyata, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

“Festival ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah selebrasi dari semangat kolektif seluruh perangkat daerah dalam menciptakan perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat membuka acara.

Menurut Hasto, 100 hari pertama kepemimpinannya bukan hanya menjadi masa transisi, melainkan momentum untuk menanam pondasi pelayanan publik yang berdampak.

Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah telah diarahkan sejak awal untuk menghadirkan program yang konkret.

“Kami ingin membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal-hal kecil namun konsisten dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” tegasnya.

Berbagai rangkaian acara meramaikan festival ini, mulai dari pameran foto program quick wins, pentas seni oleh 46 OPD, hingga pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Anom Sucondro.

Festival juga menjadi ajang apresiasi terhadap 15 program quick wins terbaik dari berbagai kategori.

Beberapa program unggulan yang mendapat penghargaan antara lain:

Dinas Pariwisata : Call center wisata 24 jam (Kategori Citra Pariwisata)

Dinas Pertanian dan Pangan : Lumbung pangan gratis bagi keluarga miskin (Kategori Ketahanan Pangan)

Dinas Perdagangan : Digitalisasi Pasar Beringharjo (Kategori Ekonomi Digital)

Dinas Kesehatan : Kartu keluarga sebagai akses jaminan kesehatan (Kategori Akses Kesehatan)

Setda Kota Yogya : Open house rutin Rabu pagi (Kategori Komunikasi Publik)

Ada pula penghargaan untuk program inovatif dari tingkat kemantren seperti:

Kemantren Jetis: Pusat pengelolaan daur ulang sampah (Kategori Kebersihan Wilayah)

Kemantren Mergangsan: Bedah rumah berbasis gotong royong (Kategori Gotong Royong)

Kemantren Danurejan: Layanan jemput bola untuk pemeriksaan kesehatan lansia (Kategori Perlindungan Sosial)

Anggota Tim Penilai, Arie Sujito, mengungkapkan bahwa indikator utama dalam menilai program adalah sejauh mana dampaknya terhadap masyarakat.

“Inovasi memang penting, tapi yang utama adalah kebermanfaatannya bagi warga. Program ini jangan sampai berhenti di seremoni,” pesannya.

Warga pun memberikan tanggapan positif. Misalnya, Raditya Kurniawan, warga Kelurahan Wirogunan, Mergangsan, menilai program percepatan telah menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

Ia mengapresiasi penataan kabel fiber optik yang menurutnya telah memperindah lingkungan.

“Sebelumnya kabel semrawut jadi pemandangan sehari-hari. Sekarang jadi lebih rapi dan nyaman,” ujarnya.

Radit juga menyoroti program Puspagatra Ngetren dari DP3AP2KB yang memberikan layanan konsultasi keluarga hingga tingkat kemantren.

“Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan keluarga,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Pemkot Yogyakarta bertekad menjaga keberlanjutan program-program perubahan tersebut agar tak hanya menjadi euforia sesaat, melainkan langkah awal menuju Yogyakarta yang lebih tanggap, inklusif, dan modern.

 

Tags: festivalhasto wardoyoPemkot Yogyakartaquick winsWakil Wali Kota Yogyakarta

Related Posts

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, mengatakan kebijakan WFH akan diterapkan mulai Jumat pekan ini, Senin (6/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Akan Terapkan Kebijakan WFH Mulai Jumat Pekan Ini

April 7, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta Reformasi Sektor Pendidikan, Targetkan PPDB SD Tampung 3.700 Siswa Baru

April 7, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan membatasi jatah BBM bagi kendaraan dinas plat merah.

Pemkot Yogyakarta Godog Skema Efisiensi BBM, Wali Kota Hasto: Mobil Dinas akan Dijatah 5 Liter

April 1, 2026
Menbud RI Fadli Zon Canangkan 29 Maret 2026 Sebagai Hari Filateli Nasional di Yogyakarta

Menbud RI Fadli Zon Canangkan 29 Maret 2026 Sebagai Hari Filateli Nasional di Yogyakarta

March 29, 2026
Hasto Pastikan Stok Pangan di Kota Yogyakarta Aman

Hasto Pastikan Stok Pangan di Kota Yogyakarta Aman

March 17, 2026
Suasana TKP Senopati di Jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, tampak lenggang setelah Pemkot Yogyakarta resmi memberlakukan uji coba larangan bus pariwisata parkir di tempat itu, pada Minggu (15/3/2026).

Kondisi Terkini TKP Senopati Usai Pemkot Yogyakarta Larang Bus Pariwisata Parkir dan Melintas di Jalur Titik Nol

March 16, 2026
Next Post
Kualitas Kelas Dunia, TEH UGM Menjadi Jawara di Festival Teh Nasional

Kualitas Kelas Dunia, TEH UGM Menjadi Jawara di Festival Teh Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.