• Tentang Kami
Saturday, August 30, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Minat Sekolah Swasta Meningkat, Puluhan SD Negeri di Sleman Terancam Sepi

Sebanyak 62 SD negeri hanya menerima kurang dari 10 siswa dalam proses SPMB 2025

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
July 13, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ilustrasi : Sekolah Dasar

ilustrasi : Sekolah Dasar

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

 

SLEMAN, POPULI.ID – Fenomena menurunnya minat orang tua menyekolahkan anak di SD Negeri mulai menimbulkan dampak serius.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bupati Sleman Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Beasiswa Sleman Pintar

Baznas Sleman Diharap Jadi Penggerak Pemberdayaan Zakat, Bupati Lantik Pimpinan Baru

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 62 SD Negeri hanya menerima kurang dari 10 siswa dalam proses penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025.

Sekretaris Disdik Sleman, Sri Adi Marsanto, menyebut jumlah tersebut merupakan hasil akhir seleksi SPMB, bukan sekadar angka pendaftar.

Dari total 374 SD negeri di Sleman, puluhan sekolah itu mengalami kekurangan siswa secara signifikan.

“Tren orang tua yang lebih memilih sekolah swasta terus meningkat. Banyak yang mempertimbangkan basis agama yang lebih kuat, kualitas layanan pendidikan, atau bahkan memilih SD Negeri lain yang lebih jauh namun dinilai lebih baik,” ujarnya pada Jumat (11/7/2025).

Tak hanya soal preferensi, menurut Adi, faktor demografi juga turut memengaruhi rendahnya jumlah murid baru. Di beberapa wilayah, jumlah anak usia sekolah yang tinggal di sekitar SD Negeri memang sangat terbatas.

Di sisi lain, batas usia minimal masuk sekolah membuat sebagian anak belum bisa diterima.

Meskipun kekurangan siswa, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan. Namun, Adi mengakui bahwa kondisi ini membuat proses pendidikan menjadi kurang efektif dan efisien.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Disdik Sleman tengah mengkaji wacana regrouping atau penggabungan sekolah yang kekurangan murid.

Kajian teknis sudah tersedia, tetapi implementasinya masih harus menunggu keputusan kepala daerah, karena bukan menjadi kewenangan Dinas.

“Regrouping masih dalam tahap wacana. Sembari menunggu kepastian, kami tetap fokus meningkatkan kualitas SD Negeri baik dari sisi tenaga pendidik maupun fasilitas. Workshop dan forum diskusi rutin kami gelar agar masyarakat memiliki banyak pilihan sekolah berkualitas,” kata Adi.

Lebih rinci, Kepala Seksi Kelembagaan SD Disdik Sleman, Sartini, menyebut ada 11 SD Negeri yang hanya mendapatkan antara satu hingga tiga siswa.

Sekolah-sekolah tersebut tersebar di tujuh kapanewon dan semuanya hanya membuka satu rombongan belajar (rombel) dengan kuota 28 siswa.

Berikut daftar 11 SD yang paling minim peminat berdasarkan hasil SPMB online:

1 siswa : SDN Minomartani 2
2 siswa : SDN Balangan 2, SDN Rejosari, SDN Banyurejo 4, SDN Turen
3 siswa : SDN Bakalan, SDN Caturtunggal 6, SDN Taraman, SDN Cungkuk, SDN Blembem, SDN Kiyaran 2

Meski pendaftaran offline masih berlangsung, Sartini menegaskan bahwa jumlah siswa tambahan tidak akan terlalu signifikan untuk menutup kekurangan.

Tak hanya di jenjang SD, dua SMP Negeri di Prambanan juga mengalami kekurangan siswa. SMPN 3 dan SMPN 4 Prambanan masing-masing kekurangan lima murid.

Adi menyebut, beberapa siswa memilih melanjutkan sekolah ke wilayah Klaten yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

“Ada juga kasus anak yang setelah lulus SD diminta membantu orang tua bekerja. Ini jadi tantangan besar bagi dunia pendidikan untuk terus menyosialisasikan pentingnya pendidikan,” ungkapnya.

 

Tags: Disdik Kabupaten SlemanKabupaten SlemanSPMB

Related Posts

Bupati Sleman, Harda Kiswaya,menggelar silaturahmi dengan sejumlah perguruan tinggi

Bupati Sleman Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Beasiswa Sleman Pintar

August 28, 2025
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, resmi melantik pimpinan pengganti Badan Amil Zakat Nasional. (dok.Prokopim Sleman)

Baznas Sleman Diharap Jadi Penggerak Pemberdayaan Zakat, Bupati Lantik Pimpinan Baru

August 28, 2025
Kapanewon Moyudan resmi memperkenalkan sejumlah terobosan pelayanan publik

Wabup Sleman Resmikan Tiga Terobosan Layanan Publik Moyudan, Dorong Efisiensi dan Kepedulian Sosial

August 28, 2025
Peringatan HUT ke-80 RI di Sleman, 550 Warga Binaan Dapat Remisi

Peringatan HUT ke-80 RI di Sleman, 550 Warga Binaan Dapat Remisi

August 17, 2025
Jumpa pers terkait pemusnahan atau disposal mortir di Kantor Bupati Sleman, Rabu (13/8/2025). (populi.id/Gregorius Bramantyo)

Disposal Mortir di Sleman Akibatkan 13 Rumah Warga Rusak, Pemkab Siapkan Pemulihan

August 13, 2025
Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo, Simbol Perekat Budaya dan Spiritualitas Warga Sleman

Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo, Simbol Perekat Budaya dan Spiritualitas Warga Sleman

August 3, 2025
Next Post
Marc Marquez Menangi MotoGP Jerman 2025 dengan Selebrasi Viral ‘Aura Farming’

Marc Marquez Menangi MotoGP Jerman 2025 dengan Selebrasi Viral 'Aura Farming'

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

May 21, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.