• Tentang Kami
Thursday, February 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemutusan Kepesertaan PBI JK APBN di Sleman Capai 14.792 Orang, Penyebab Utama Perubahan Data DTSEN

Peserta yang berhak mendapatkan PBI JK APBN harus termasuk dalam Desil 1 sampai 5 DTSEN. Sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 1, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sleman, Sarastomo Ari Saptoto. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sleman, Sarastomo Ari Saptoto. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Sebanyak 14.792 warga Kabupaten Sleman resmi mengalami pemutusan kepesertaan dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per 1 Juni 2025.

Salah satu alasan utama pemutusan ini adalah karena mereka tidak lagi masuk dalam kategori Desil 1 hingga 5 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

BERITA MENARIK LAINNYA

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sleman, Sarastomo Ari Saptoto, mengatakan peserta yang berhak mendapatkan PBI JK APBN harus termasuk dalam Desil 1 sampai 5 DTSEN. Sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025.

Ia menyampaikan bahwa jumlah pasti peserta dari Sleman yang kepesertaannya dinonaktifkan pada semester pertama 2025 belum dapat dipastikan. Lantaran data penerima PBI JK masih berada di bawah kuota yang ditetapkan.

“Untuk total peserta asal Sleman yang dinonaktifkan kepesertaannya itu kami belum tahu. Karena jika melihat data penerima PBI JK masih under quota,” ujar Ari, Jumat (1/8/2025).

Untuk periode 1 Juli 2025, tercatat ada 4.846 jiwa yang kepesertaannya dinonaktifkan. Berdasarkan data Sistem Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG), total penduduk yang masuk dalam kategori Desil 1 sampai 10 mencapai sekitar 1,1 juta jiwa. Dengan kurang lebih 460.000 jiwa berada di Desil 1 sampai 5.

Ari menjelaskan bahwa warga yang termasuk dalam Desil 1 sampai 5 dan memenuhi persyaratan tertentu masih dapat diusulkan kembali untuk menjadi penerima PBI JK APBN. Selain menonaktifkan peserta, Kementerian Sosial juga dapat memindahkan peserta PBI JK dari APBD ke APBN.

“Selain menonaktifkan kepesertaan PBI JK APBN, Kemensos bisa juga secara bersamaan memasukkan peserta PBI JK APBD untuk dibiayai APBN,” ucapnya.

Saat ini, ada sekitar 8.000 peserta PBI JK APBD telah dialihkan pembiayaannya ke APBN. Sehingga membuka slot kosong yang jumlahnya serupa. Jika peserta yang dinonaktifkan dari PBI JK APBN masih memenuhi syarat, Pemkab Sleman akan mengajukan mereka kembali sebagai penerima bantuan melalui PBI JK APBD dengan jumlah sesuai kuota yang tersedia.

“Kami dapat mengusulkan sekitar 6.000 dari total 14.000 peserta PBI JK APBN yang dinonaktifkan untuk mendapatkan bantuan APBD, khususnya bagi yang kondisinya mendesak seperti pasien sakit,” jelas Ari.

Ia juga mengakui adanya kesalahan pengkategorian, seperti inclusion error dan exclusion error terkait Desil dalam DTSEN. Oleh karena itu, pemerintah pusat rutin membuka kesempatan untuk memperbarui data DTSEN. “Pengecekan dilakukan oleh Pendamping Keluarga Harapan (PKH) sebagai dasar pembaruan data,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, menyebut Pemkab Sleman berkomitmen dalam menjamin pemberian fasilitas kesehatan warga. Terutama mengenai mengenai PBI JK dengan sumber dana APBD. “Kami berkomitmen ada penyediaan anggaran untuk mendukung program pemerintah pusat,” ujarnya.

Tags: Dinas SosialJaminan KesehatanPenerima Bantuan IuranSleman

Related Posts

Lagu cita-citaku yang dinyanyikan Gandhi Sehat resmi ditarik dari peredaran

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

February 15, 2026
Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

February 13, 2026
Akhmad Ritaudin, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Sleman.

Disdik Sleman Siapkan Pengaturan KBM dan Libur Ramadhan 2026, Tunggu SE Resmi

February 13, 2026
Juru Bicara Pengadilan Negeri Sleman, Jayadi Husain.

Luruskan Soal Tujuh Warga Mlati yang Dibui karena Cegah Klitih, PN Sleman: Tidak Benar

February 12, 2026
6 Fakta Terkini Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Fee 10 Persen hingga Wisata Mati Suri

6 Fakta Terkini Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Fee 10 Persen hingga Wisata Mati Suri

February 12, 2026
Suasana pelayanan Jamkesda di MPP Kota Yogyakarta pada Selasa (10/2/2026).

Gerak Cepat, Dinkes Aktifkan Kembali 2.937 BPJS PBI di Kota Yogyakarta

February 11, 2026
Next Post
Kepala BKAD Sleman, Abu Bakar

BKAD Sleman Sasar Pajak Homestay Eksklusif, Genjot Pendapatan Asli Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.