SLEMAN, POPULI.ID – Kapanewon Moyudan resmi memperkenalkan sejumlah terobosan pelayanan publik, Kamis (28/8), sebagai langkah mempercepat dan mempermudah akses layanan masyarakat.
Acara peluncuran yang digelar di Pendopo Kapanewon Moyudan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Panewu Moyudan, Agung Dwi Maryoto, mengungkapkan bahwa inovasi ini dirancang agar masyarakat lebih mudah mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus melalui proses berbelit.
Menurutnya, program ini juga sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui pelayanan publik yang responsif dan efisien.
Tiga inovasi utama yang diluncurkan antara lain:
PASTAYUDA (Pelayanan Administrasi Surat Tanah di Moyudan): layanan berbasis digital dengan akses barcode untuk berbagai urusan pertanahan.
PAK WILDAN (Pelayanan Administrasi Kependudukan Wilayah Moyudan): layanan dokumen kependudukan yang dapat langsung diantar oleh petugas ke rumah warga.
MATA BERLIAN (Mari Kita Bersama Lindungi Anak dan Perempuan): posko aduan di Kapanewon Moyudan untuk melindungi anak dan perempuan dari berbagai kasus kekerasan.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memberikan apresiasi atas upaya Kapanewon Moyudan dalam menghadirkan inovasi yang berpihak pada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap terobosan pelayanan harus berangkat dari kebutuhan warga dan benar-benar memberi kemudahan nyata.
“Inovasi ini jangan berhenti sebatas peluncuran, tapi harus terus dioptimalkan, dipadukan, dan dimanfaatkan bersama sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegas Danang.
Selain meresmikan program, Wabup juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Kapanewon Moyudan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Baznas.
Kolaborasi ini mencakup pelatihan di bidang pertanian serta dukungan pendidikan bagi masyarakat.