• Tentang Kami
Friday, April 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Hipertensi Banyak Serang Kaum Usia Muda, Guru Besar UGM: Ubah Pola Hidup

pola makan yang tinggi lemak, natrium, kurangnya konsumsi sayur dan buah, kurangnya aktivitas fisik serta stress yang cukup tinggi dapat menjadi penyebab hipertensi di usia muda.

byGalih Priatmojo
September 29, 2025
in headline, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi hipertensi

Ilustrasi hipertensi. [pixabay]

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Hipertensi atau tekanan darah tinggi erat kaitannya dengan usia lanjut. Semakin tua usia seseorang, maka memiliki kemungkinan untuk kena hipertensi semakin tinggi.

Namun, kejadian hipertensi saat ini mengalami perubahan, semakin lama mulai merambat pada usia yang lebih muda dibandingkan beberapa dekade lalu. Terlebih hipertensi dikenal dengan istilah the silent killer atau penyakit yang membunuh secara diam-diam. Pasalnya, seringkali hipertensi tidak menimbulkan gejala yang jelas hingga membuat penderita tidak menyadarinya.

BERITA MENARIK LAINNYA

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pengamat: Berpotensi Ganggu Stabilitas Pangan Domestik

Laporan WHO tahun 2023 menunjukkan jumlah penyandang hipertensi secara global mencapai 33%, artinya 1 dari 3 orang penduduk di dunia mengalami hipertensi. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya dan diperkirakan pada tahun 2025 akan mencapai 1,5 miliar orang.

Guru Besar dan Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof. dr. Fatwa Sari Tetra Dewi, MPH, Ph.D menanggapi bahwa hipertensi yang kini mulai menyerang anak muda tidak hanya berasal dari faktor genetik, namun didukung dengan faktor perilaku hidup yang kurang sehat.

Beberapa perilaku seperti merokok, pola makan yang tinggi lemak, natrium, kurangnya konsumsi sayur dan buah, kurangnya aktivitas fisik serta stress yang cukup tinggi dapat menjadi penyebab hipertensi di usia muda.

“Faktor genetik saja tidak cukup menerangkan terjadinya hipertensi yang mulai pada usia-usia yang lebih muda, yang lebih banyak terjadi adalah faktor perilaku hidup yang kurang sehat,” jelasnya sebagaimana dikutip dari laman UGM, Senin (29/9/2025).

Selain faktor perilaku hidup, pemeriksaan rutin harus tetap dilakukan walaupun di usia yang muda, karena hipertensi baru akan diketahui setelah adanya pemeriksaan. Hal ini didukung dengan program pemerintah yang menyelenggarakan pemeriksaan screening di populasi agar penderita dapat segera diketahui yang menderita hipertensi dan segera ditangani dengan baik.

“Anak-anak muda tidak menyadari kalau mereka menderita hipertensi karena masih merasa sehat dari sisi kemampuan tubuh,” ujarnya.

Fatwa menambahkan bahwa pengendalian hipertensi yang paling efektif itu dilakukan seawal mungkin, dimulai saat masih dini dengan menanamkan perilaku hidup sehat.

Dalam hal ini, keluarga menjadi peran penting dalam penanganan hipertensi, mulai dari menyediakan makanan sehari-hari yang seimbang, memperkenalkan olahraga atau kegiatan yang termasuk aktivitas fisik mulai dari yang ringan hingga yang berat, serta pengelolaan stress yang baik.

“Pola asuh yang demokratis, tidak instruktif pada anak-anak akan mempengaruhi resiliensi mereka,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Prof. Fatwa juga menekankan untuk mengelola hipertensi dengan baik pada anak-anak remaja memang harus diselenggarakan dan memiliki kerjasama yang baik dengan semua pihak yang bersangkutan.

Bagi remaja, perubahan pola hidup sehat pun tidak bisa secara langsung, jadi perubahannya tidak terlalu mendadak dan tetap enjoy dalam melakukannya.

“Perilaku hidup bersih yang sehat sebetulnya kan sudah lama, hanya saja bagaimana kita mau bergerak bersama itu yang penting,” tambahnya.

Tags: Fatwa Sari Tetra DewiGuru Besarhipertensipola hidupsehatUGMUsia muda

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

April 1, 2026
Ilustrasi nilai tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pengamat: Berpotensi Ganggu Stabilitas Pangan Domestik

March 26, 2026
Ilustrasi korupsi

Guru Besar UGM Sebut Biaya Politik nan Mahal Picu Meningkatnya OTT Kepala Daerah

March 18, 2026
Ilustrasi puasa

Puasa dapat Picu Autofagi, Apa Itu?

March 4, 2026
Para guru besar Universitas Gadjah Mada menyampaikan sikapndi tengah kondisi globalnyang memanas dan serta masukan kepada pemerintah di Balairung, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Senin (2/3/2026).

UGM Ambil Sikap di Tengah Situasi Global yang Memanas, Dorong Pemerintah Jaga Kedaulatan

March 3, 2026
Sosiolog UGM, Arie Sujito

Arie Sujito: Indonesia Tengah Hadapi Krisis Berlapis

February 27, 2026
Next Post
kegiatan pelatihan jurnalistik untuk pemula di MAN 3 Kulon Progo, Kamis (25/9/2025)

Gandeng Populi.id, MAN 3 Kulon Progo Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Pemula

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.