• Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Koperasi Merah Putih di Jateng Sudah Terbentuk 100 Persen, Sekda: Tapi Masih Ada PR

mengingatkan, ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) setelah pembentukan Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah. PR utama yang harus segera diselesaikan adalah terkait sarana prasarana

byredaksi
October 21, 2025
in headline, Jateng
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sekda Jateng Sumarno saat membuka Rapat Konsolidasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (20/10/2025) malam.

Sekda Jateng Sumarno saat membuka Rapat Konsolidasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (20/10/2025) malam. [Dok Pemprov Jateng]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JATENG, POPULI.ID – Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Jawa Tengah sudah terbentuk 100 persen. Total, terdapat 8.523 koperasi desa merah putih yang terdaftar, dengan 3.891 koperasi sudah beroperasi di 35 kabupaten/ kota, dan 4.632 koperasi dalam tahap persiapan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi atas pembentukan KDKMP 100 persen di Jateng.

BERITA MENARIK LAINNYA

Punya Potensi Ekonomi Besar, Pemkab Sleman Siapkan Subsidi bagi Pengelola Bank Sampah

Iklim Investasi di Sleman Masih Cerah, Warga Diingatkan Lebih Teliti

Hal itu disampaikan saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka Rapat Konsolidasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (20/10/2025) malam.

Menurut dia, KDKMP merupakan pilar ekonomi kerakyatan yang tangguh, modern dan berdaya saing. Sebagai visi Presiden Prabowo dalam menguatkan ekonomi kerakyatan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung percepatan operasional KDKMP tersebut.

Meskipun demkian, dia mengingatkan, ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) setelah pembentukan KDKMP di Jawa Tengah. PR utama yang harus segera diselesaikan adalah terkait sarana prasarana dan penguatan kapasitas pengurus koperasi.

Koperasi yang terbentuk diharapkan mengutamakan kepentingan anggota, dan membentuk ekosistem ekonomi yang kuat di tingkat desa.

Sumarno mengisahkan pengalamannya di masa silam bersama Koperasi Unit Desa (KUD), terutama pengusaha sapi perah di Boyolali. Sebagai putra asli daerah tersebut, pengalaman kurang menyenangkan dari KUD, adalah kepentingan pengurus yang diutamakan dibandingkan anggota.

“Kami memiliki pengalaman masa silam dengan KUD, tujuannya bagus, namun pada pelaksanaannya justru mengutamakan kepentingan pengurus. Kita tidak ingin mengulang sejarah yang kurang baik tersebut. Langkahnya dilakukan melalui peningkatan kapasitas pengurus seperti saat ini,” beber Sumarno.

Sumarno berpesan tentang integritas yang harus dimiliki oleh pengurus koperasi. Menurutnya, semua lini kehidupan harus mengutamakan integritas, sehingga pengurus koperasi nantinya benar-benar menjalankan amanah dan bertanggung jawab.

“Koperasi adalah dari anggota untuk anggota. Jangan sampai ada dari anggota untuk pengurus. Kewajiban kami di pemerintah untuk mengawasi, agar hal tersebut tidak terjadi,” pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramiyanto mengatakan, dengan terbentuknya lebih dari 8.523 KDPMP, maka akan ada lebih dari 17.000 pengurus yang memerlukan penguatan kapasitas.

Dikatakan, acara capacity building tingkat provinsi ini berlangsung hingga 22 Oktober 2025, dan diikuti perwakilan kabupaten/ kota. Sehingga, diharapkan akan dapat dilaksanakan kegiatan serupa untuk kabupaten/ kota.

Bram, sapaannya, menjelaskan, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, capaian KDKMP meliputi 136.112 anggota aktif, dengan modal bersama sektor usaha dominan senilai Rp25,2 miliar.

Adapun usaha yang dilakukan meliputi laku pandai, pertanian, peternakan, penjualan gas elpiji, sembako, apotek, klinik, cold storage, logistik dan simpan pinjam.

Tags: ekonomiekosistemJawa TengahKoperasiMerah PutihSekda Jateng

Related Posts

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Dinas Lingkungan Hidup Sleman dipandu Dina Trinil serta Ciblek Vertigo di Bank Sampah Sawo Kecik Condongcatur

Punya Potensi Ekonomi Besar, Pemkab Sleman Siapkan Subsidi bagi Pengelola Bank Sampah

April 16, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog dengan Kepala Dinas DPMPTSP Sleman Triana Wahyuningsih ditemani Dina Trinil dan Angger Sukisno di Mal Pelayanan Publik Sleman

Iklim Investasi di Sleman Masih Cerah, Warga Diingatkan Lebih Teliti

April 14, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

April 1, 2026
Ilustrasi sampah

Jelang Lebaran, Volume Sampah di Temanggung Naik 2-3 Ton per Hari

March 19, 2026
Plt Bupati Pekalongan Sukirman memantau perbaikan jalan di wilayah Kertoharjo–Karangdadap.

Intensifkan Perbaikan, Pemkab Pekalongan Pastikan Jalan Alternatif Aman Dilalui Pemudik

March 18, 2026
Cek Kondisi Pasar Tradisional di Yogyakarts, Purbaya: Siapa Bilang Mati Suri

Cek Kondisi Pasar Tradisional di Yogyakarts, Purbaya: Siapa Bilang Mati Suri

March 17, 2026
Next Post
petani di Wonosobo menanam bawang daun Meland-1

Kick Off Uji Keunggulan Varietas Bawang Daun Meland-1: Wonosobo Dorong Pengembangan Varietas Unggul lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.