• Tentang Kami
Friday, January 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Sleman Targetkan Nol Rumah Tak Layak Huni di 2030

RTLH bukan sekadar program infrastruktur, melainkan juga bagian dari strategi pengentasan kemiskinan terpadu di Sleman.

byredaksi
October 30, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Talkshow Wedangan Sembada yang membahas mengenai RTLH dan upaya pengentasan kemiskinan menghadirkan Ketua Komisi C DPRD Sleman Bambang Sigit Sulaksono, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta anggota Komisi C DPRD Sleman Herman Budi Pramono

Talkshow Wedangan Sembada yang membahas mengenai RTLH dan upaya pengentasan kemiskinan menghadirkan Ketua Komisi C DPRD Sleman Bambang Sigit Sulaksono, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta anggota Komisi C DPRD Sleman Herman Budi Pramono. [youtube/Sleman TV]

0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SlemSLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelontorkan anggaran Rp8,3 miliar untuk memperbaiki 597 rumah tidak layak huni (RTLH) pada 2025.

Ketua Komisi C DPRD Sleman, Bambang Sigit Sulaksono, menyebut program tersebut sebagai salah satu unggulan dalam upaya mengentaskan kemiskinan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bank Sleman Resmi Luncurkan Aplikasi E-Kalurahan, Dorong Transaksi Non Tunai di Lingkup Desa

Namanya Disebut Dalam Sidang Sri Purnomo, Danang: Saya Ngga Tahu

“Program RTLH ini menyasar masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Data terakhir, masih ada sekitar 6.000 rumah di Sleman yang kondisinya belum layak huni,” ujarnya dalam talkshow Wedangan Sembada yang dilansir dari Sleman TV.

Ia menjelaskan, data penerima bantuan diperoleh dari hasil verifikasi tim kalurahan dan padukuhan agar penyalurannya tepat sasaran.

“Setiap tahun harus ada peningkatan, minimal seribu rumah direhabilitasi. Kalau ritmenya stabil, lima tahun ke depan target nol RTLH bisa tercapai,” tegasnya.

Menurut Bambang, RTLH bukan sekadar program infrastruktur, melainkan juga bagian dari strategi pengentasan kemiskinan terpadu di Sleman.

“Wakil Bupati itu ketua tim penanggulangan kemiskinan. Indikator warga miskin itu ada tiga: sandang, pangan, papan. Maka, papan atau rumah layak ini harus terpenuhi,” ujarnya.

Dengan PAD Sleman yang menembus Rp1,4 triliun, Bambang menegaskan bahwa kesejahteraan warga menjadi prioritas anggaran daerah.

“Meski ada efisiensi di beberapa sektor, kegiatan yang pro-rakyat tetap jalan. Program seperti RTLH ini tidak boleh dikurangi,” katanya menegaskan.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan dana dilakukan langsung oleh kalurahan, mulai dari pembelian material hingga pelaporan ke Dinas PUPKP Sleman.

Bambang menilai partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam menyukseskan program ini.

“Dana Rp20 juta itu sifatnya stimulan. Warga penerima tetap harus punya swadaya. Kalau gotong royong hidup, maka nilai bantuan akan terasa besar,” ujarnya.

Selain RTLH, Komisi C juga menggulirkan program jambanisasi bagi warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak.

“Masih ada keluarga yang menumpang kalau mau buang air besar. Nah, itu kami bantu dengan program jambanisasi di luar RTLH,” tambahnya.

Anggota Komisi C DPRD Sleman dari Fraksi PKB, Herman Budi Pramono, memandang program RTLH sebagai langkah kuratif, bukan solusi tunggal.

“Yang penting bukan hanya memperbaiki rumah, tapi bagaimana warga bisa mandiri dan keluar dari kemiskinan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar program berjalan efektif.

“Harus ada anggaran yang cukup, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi agar warga tidak bergantung terus pada bantuan,” ujar Herman.

Menurutnya, gotong royong masyarakat masih menjadi modal sosial utama di Sleman.

“Warga Sleman itu masih punya budaya bantu-membantu. Karena itu, RTLH bukan sekadar proyek, tapi gerakan sosial,” tandasnya.

Program RTLH diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan martabat warga Sleman.

“Rumah layak bukan hanya soal dinding dan atap, tapi tentang harga diri dan harapan,” ujarnya.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsya, menegaskan bahwa proses verifikasi dilakukan berlapis agar bantuan tidak salah sasaran.

“Penerima wajib KTP Sleman, punya surat keterangan miskin, dan belum pernah menerima program RTLH sebelumnya,” jelasnya.

Menurutnya, tahun 2025 Sleman mampu merehabilitasi sekitar 686 rumah dengan total anggaran Rp12 miliar yang bersumber dari APBD, provinsi, pusat, hingga CSR perusahaan.

“Kalau tahun depan targetnya 1.000 rumah dengan nilai Rp16,5 miliar, maka sisa 6.000 rumah bisa rampung dalam lima tahun,” katanya optimistis.

Danang juga menekankan bahwa bantuan hanya untuk warga yang memiliki lahan sendiri.

“Kalau rumahnya ngontrak, tidak bisa dapat bantuan. Kepastian tanah itu penting agar tidak terjadi sengketa,” ujarnya.

Ia berharap dengan sinergi pemerintah, DPRD, dan masyarakat, Sleman menargetkan seluruh warganya memiliki rumah layak dan sehat pada 2030.

“Data kemiskinan Sleman menurun dari 7,47 persen menjadi 6,7 persen pada 2025. Artinya, arah kebijakan sudah tepat,” tukasnya.

Tags: Bambang Sigit SulaksonoDanang MaharsaDPRD SlemanHerman Budi PramonokemiskinanRTLHwedangan sembada

Related Posts

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi inovasi E-Kalurahan yang diluncurkan Bank Sleman di di Hotel Ramada by Wyndham, Rabu (7/1/2026).

Bank Sleman Resmi Luncurkan Aplikasi E-Kalurahan, Dorong Transaksi Non Tunai di Lingkup Desa

January 7, 2026
Namanya Disebut Dalam Sidang Sri Purnomo, Danang: Saya Ngga Tahu

Namanya Disebut Dalam Sidang Sri Purnomo, Danang: Saya Ngga Tahu

December 18, 2025
Wakil Bupati Sleman saat melakukan pemantauan ketersediaan BBM di SPBU SPBU 44.552.04 Adisutcipto, Selasa (16/12/2025).

Wabup Sleman Minta Pertamina Awasi Layanan SPBU Jelang Nataru: Jangan Rusak Citra Baik

December 16, 2025
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman periode 2025-2030

Pimpin DPC PDIP Sleman, Danang Maharsa: Doakan Saya

December 8, 2025
Kegiatan Seminar Kebangsaan dalam rangka peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak sekaligus Hari Hak Asasi Manusia Internasional di Pendopo DPRD Sleman, Sabtu (6/12/2025).

Kasus Kekerasan Masih Tinggi, DPRD Sleman Serukan Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

December 6, 2025
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Sabtu (6/12/2025)

Danang Maharsa Terpilih Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman

December 6, 2025
Next Post
ilustrasi pekerja informal. [vecteezy/Amien Rahmat Noprianto Yusuf]

Banyak Sarjana Jadi Pekerja Informal, Ekonom: Cermin Tingkat Kemiskinan Struktural

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.