YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengambil langkah cepat untuk merespons bencana banjir yang melanda berbagai daerah di Pulau Sumatra.
Sebagai wujud kepedulian, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menginisiasi penggalangan bantuan bagi warga terdampak melalui surat edaran yang meminta para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Yogyakarta untuk menyisihkan sebagian rezekinya.
Hasto mengatakan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang meminta seluruh PNS menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu korban banjir di Padang, Sumatra Utara, dan Aceh. Penggalangan donasi ini dibuka hingga 10 Desember 2025.
“Saya membuat surat edaran khusus supaya PNS memberikan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera. Ini saya tutup tanggal 10 Desember. Insyaallah nanti saya sendiri akan mengantar bantuan tersebut ke pemerintah setempat. Nanti kami pilih lokasinya,” ujar Hasto, Jumat (5/12/2025).
Selain PNS, Pemkot juga menggerakkan pelajar tingkat SMP untuk ikut berpartisipasi. Menurut Hasto, langkah ini sekaligus menjadi bentuk pendidikan karakter dan gotong royong bagi generasi muda.
“Targetnya (donasi) sebanyak-banyaknya. Mudah-mudahan banyak, karena kami kerahkan juga anak sekolah semampunya,” katanya.
Pengumpulan bantuan difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta. Semua donasi, baik uang maupun barang, dipusatkan di Kantor Baznas yang berada di kompleks Balai Kota Yogyakarta.
“Yang mengumpulkan Baznas, atas nama Baznas. Nanti penyalurannya juga dari Baznas bersama kami. Bantuannya boleh uang atau barang, tapi sejauh ini mayoritas donasi berupa uang,” jelas Hasto.
Tidak hanya fokus pada korban di daerah bencana, Pemkot Yogyakarta juga menaruh perhatian khusus kepada mahasiswa asal Sumatra yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Hasto menyebut banjir besar dapat memutus kiriman biaya hidup dari keluarga mereka yang menjadi korban.
“Saya kemarin sudah mendapat laporan dari komunitas Padang juga. Kalau nanti donaturnya terkumpul banyak, itu bisa dipakai juga membantu mahasiswa yang mungkin sedang kesulitan,” ujarnya.
Hasto memastikan Pemkot siap membantu apabila ada mahasiswa yang tidak lagi menerima kiriman dari orang tua akibat bencana.
“Harus ada perhatian khusus. Ada poskonya karena pengumpulannya lewat pos di Baznas,” tambahnya.


![Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/01/1767693177149-120x86.jpg)









