SLEMAN, POPULI.ID – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa baru saja ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman periode 2025-2030.
Usai ditetapkan sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Danang Maharsa menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP PDI Perjuangan.
“Doakan saja saya bisa memimpin partai ini menjadi lebih baik di Kabupaten Sleman ke depannya, agar terus tetap dicintai rakyat,” ujarnya usai mengikuti kegiatan Konferensi Daerah (konferda) VI serta Konferensi Cabang (konfercab) serentak untuk lima DPC Kabupaten/Kota di Sleman City Hall, Sabtu (6/12/2025).
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa Konferda dan Konfercab kali ini memiliki makna istimewa karena digelar di tengah situasi bencana yang dipicu persoalan ekologis. Menurutnya, hal itu sekaligus menjadi pengingat penting bagi seluruh kader untuk memperkuat politik lingkungan.
“Di sinilah Ibu Megawati Soekarnoputri menitipkan pesan tentang politik lingkungan, gerakan merawat pertiwi, untuk menjadi pelopor dalam memayu hayuning bawono,” ujar Hasto.
Ia menyebut bahwa forum ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan partai. Sekaligus ajang merumuskan sikap politik dan program-program strategis yang relevan bagi masa depan Yogyakarta dan Indonesia.
Hasto menambahkan, penyusunan personalia kepengurusan baru dilakukan dengan memperhatikan aspek demografis sebagai modal konsolidasi kader agar semakin mampu turun ke bawah dan menyatu dengan kekuatan rakyat. Yogyakarta sebagai kota budaya dan pusat pemikiran, menurut Hasto, juga menjadi ruang reflektif bagi kader PDI Perjuangan.
“Konferda ini kami gunakan sebagai momentum kontemplasi. Ini kota yang secara historis dan ideologis memiliki peran penting menjaga Indonesia. Karena itu kami mengingatkan seluruh kader untuk selalu menempatkan rakyat sebagai sumber inspirasi gerakan PDI Perjuangan,” tegasnya.
Hasto juga menyinggung pentingnya kekuatan ide dan dukungan akar rumput dalam perjuangan politik. Ia mencontohkan kemenangan Zohran Mamdani sebagai wali kota di New York yang menjadi bukti bahwa gagasan dan keberpihakan publik dapat mengalahkan kekuatan modal.












