• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Pemkab Sleman Gercep Soal Viral Anak Jualan di Perempatan Monjali, Begini Faktanya

sebelumnya aksi seorang anak yang berjualan minuman dan tisu di sisi timur simpang empat Monjali menuai sorotan publik

byredaksi
December 8, 2025
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
anak jualan tisu di simpang empat Monjali tuai sorotan publik

anak jualan tisu di simpang empat Monjali tuai sorotan publik

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman menindaklanjuti laporan masyarakat di media sosial mengenai seorang anak yang berjualan minuman dan tisu di sisi timur simpang empat Monumen Jogja Kembali (Monjali). Laporan tersebut diunggah oleh akun @merapi_uncover dan mendapat perhatian luas dari warganet.

Petugas patroli Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Sleman kemudian mendatangi lokasi dan menemukan anak itu tengah menawarkan dagangan kepada para pengguna jalan. Petugas pun mengajaknya menepi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Fakta di Balik Rumah Jokowi yang Viral Dijuluki Tembok Ratapan Solo

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Indra Darmawan, setelah menepi, petugas mengajak berbicara dan mengetahui bahwa anak tersebut tinggal sementara di sekitar simpang empat Monjali, tepatnya di kawasan Nandan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.

“Di lokasi, petugas turut bertemu orang tua si anak. Ayahnya bernama Slamet (60), bekerja sebagai marbot di sebuah masjid tak jauh dari simpang empat Monjali, sementara sang ibu bernama Sudarmi (40),” ungkapnya, Kamis (4/12/2025).

Mereka berasal dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dan kini tinggal sementara di Kabupaten Sleman. Dari keterangan pihak keluarga, anak yang menjual minuman dan tisu itu berkebutuhan khusus dan tidak bersekolah di sekolah umum.

Ia mengikuti program kejar paket di Kabupaten Wonosobo. Petugas lantas memberi imbauan kepada orangtua agar tidak membiarkan si anak berjualan pada jam sekolah atau jam kerja, terutama di area jalan raya yang rawan kecelakaan.

“Petugas turut mengingatkan Pak Slamet dan Bu Sudarmi supaya lebih berhati-hati berada di area lalu lintas nan padat. Mereka menyatakan bersedia mengikuti arahan petugas patroli Satpol PP Kabupaten Sleman,” tuturnya.

Dalam pemeriksaan tambahan, diketahui bahwa KTP milik Sudarmi masih tertahan di sebuah rumah sakit di Kabupaten Wonosobo karena belum melunasi biaya perawatan setelah mengalami gejala stroke.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan keluarga Berencana ( P3AP2KB) Kabupaten Sleman, Novita Krisnaeni, mengonfirmasi telah menerima informasi perihal kasus tersebut dan melakukan koordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Sleman.

Ia menegaskan bahwa penanganan awal sudah diselesaikan oleh Satpol PP Kabupaten Sleman. “Karena penanganan awal sifatnya di jalan, Satpol PP Kabupaten Sleman yang turun langsung,” jelas Novita saat ditemui, Jumat (5/12/2025).

Menurutnya, Dinas P3AP2KB biasanya melakukan pendampingan apabila kasus melibatkan anak warga Kabupaten Sleman. Dalam kasus ini, keluarga yang bersangkutan bukan penduduk Kabupaten Sleman dan diduga telah kembali ke daerah asal setelah dilakukan penertiban.

“Mereka dari Kabupaten Wonosobo. Kami belum melakukan pendampingan lanjutan. Kemungkinan, mereka sudah kembali ke daerah asal,” tambah Novita.

Meski demikian, Novita menegaskan bahwa pendampingan tetap bisa diberikan tanpa memandang domisili, khususnya jika anak masih berada di wilayah Kabupaten Sleman. Bentuk pendampingan meliputi konseling psikologis, penjangkauan keluarga, serta koordinasi dengan Dinas Sosial jika diperlukan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar atau penampungan.

“Tergantung kasusnya. Pendampingan jarang selesai dalam satu kali pertemuan. Kalau terkait aspek ekonomi atau kesehatan, kami bisa melanjutkannya ke dinas lain,” papar Novita.

Ia menyebut, selama ini laporan terbanyak yang diterima Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk kasus anak yang dipaksa bekerja di bawah umur, ia mengaku belum pernah menerima laporan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memastikan bahwa penanganan problematika anak dan perempuan di Kabupaten Sleman dilakukan secara kolaboratif bersama berbagai pihak, termasuk lembaga vertikal hingga organisasi masyarakat sipil.

“Penanganan kasus anak dan perempuan termasuk prioritas kami. Supaya maksimal, penangannya tidak dilakukan oleh satu dinas saja. Penanganannya harus lintas sektor,” katanya.

Tags: anak jualanIndra DarmawanmonjaliNovita Krisnaenipemberdayaan perempuanperlindungan anakSatpol PPSlemanviral

Related Posts

tangkapan layar sosok Jokowi yang disebut tengah dalam kondisi sakit

Fakta di Balik Rumah Jokowi yang Viral Dijuluki Tembok Ratapan Solo

February 18, 2026
Lagu cita-citaku yang dinyanyikan Gandhi Sehat resmi ditarik dari peredaran

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

February 15, 2026
Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

February 13, 2026
Akhmad Ritaudin, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Sleman.

Disdik Sleman Siapkan Pengaturan KBM dan Libur Ramadhan 2026, Tunggu SE Resmi

February 13, 2026
Satpol PP Bantul menertibkan reklame yang melanggar aturan, Rabu (11/2/2026)

Satpol PP Tertibkan Ratusan Reklame di Bantul yang Langgar Aturan

February 12, 2026
Juru Bicara Pengadilan Negeri Sleman, Jayadi Husain.

Luruskan Soal Tujuh Warga Mlati yang Dibui karena Cegah Klitih, PN Sleman: Tidak Benar

February 12, 2026
Next Post
Pelantikan sejumlah pejabat eselon empat hingga dua di lingkungan Pemkab Sleman yang berlangsung di Pendapa Parasamya, Senin (8/12/2025)

Sempat Kosong, Ini Kepala Bappeda Sleman hingga Panewu Mlati yang Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.