• Tentang Kami
Saturday, April 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Penurunan Wisatawan Nataru Jadi Kelanjutan Tren Turunnya Kunjungan Wisata Sleman Sepanjang 2025

Jika tahun 2024 tercatat sekitar 8 juta wisatawan masuk ke wilayah Sleman, tahun ini diproyeksikan mencapai 7,6 juta atau turun sekitar 400 ribu kunjungan.

byredaksi
December 11, 2025
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman saat menyampaikan paparan terkaot persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kamis (11/12/2025).

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman saat menyampaikan paparan terkaot persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kamis (11/12/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkab Sleman Upayakan Solusi Adil, Ahli Keuangan Dilibatkan dalam Kasus PT MTG

PDAM Sleman Jamin Kecukupan Air Bersih saat Kemarau Tiba

SLEMAN, POPULI.ID – Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman memperkirakan jumlah wisatawan pada periode Natal dan Tahun Baru (nataru) kali ini mengalami penurunan.

Kepala Dispar Sleman Edy Winarya menyampaikan mencapai 250 ribu hingga 300 ribu wisatawan, atau lebih rendah dari asumsi Pemerintah DIY yang memproyeksikan 400 ribu kunjungan.

Ia menyebut kunjungan yang didominasi wisatawan nusantara, khususnya dari Pulau Jawa, tetap memiliki potensi ekonomi, dengan rata-rata pengeluaran berada di kisaran Rp750 ribu hingga Rp1 juta untuk lama tinggal 1 sampai 2 hari.

Namun total perputaran uang pada periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 diperkirakan berada di angka Rp187 miliar hingga Rp500 miliar, lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menilai kondisi ekonomi nasional menjadi faktor utama. “Saya kira kondisi kita saat ini sedang tidak kondusif,” kata Edy dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (11/12/2025).

Penurunan pada momentum Nataru ini disebut selaras dengan tren tahunan. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman, Kus Endarto, mengungkapkan bahwa total kunjungan wisata tahun 2025 juga diperkirakan turun.

Jika tahun 2024 tercatat sekitar 8 juta wisatawan, tahun ini diproyeksikan mencapai 7,6 juta atau turun sekitar 400 ribu kunjungan.

Ia menyebut berbagai faktor ikut memengaruhi, seperti efisiensi anggaran pemerintah, larangan study tour, cuaca, dan kondisi ekonomi.

“Kondisi ekonomi yang menurun tidak hanya terjadi di Kabupaten Sleman,” katanya.

Jumlah Kendaraan Meningkat

Terpisah, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman memprediksi jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Sleman pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan meningkat dibanding periode sebelumnya, seiring panjangnya masa libur.

Kepala Dishub Sleman Heri Kuntadi dalam jumpa pers di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman menyampaikan bahwa kenaikan kendaraan yang masuk mencapai 2,71 persen, sedangkan data tingkat DIY menunjukkan potensi kenaikan hingga 6 persen.

“Jumlah kendaraan masuk ke Sleman mengalami kenaikan 2,71 persen, kemudian dari data DIY akan ada kenaikan sekitar 6 persen,” ujarnya.

Dari hasil pemetaan Dishub, mobil pribadi menjadi moda transportasi yang paling dominan dengan porsi 42,8 persen, disusul sepeda motor 18,41 persen.

Heri menyebut mayoritas kendaraan masuk untuk keperluan wisata. “Paling banyak selama Natal dan Tahun Baru 45,7 persen tujuan wisata, 32,6 persen liburan mudik ke kampung halaman, dan hal hal lain merayakan natal 19,96 persen,” urainya.

Menurut Heri, kenaikan jumlah kendaraan di Sleman didorong oleh masa libur yang lebih panjang, mencapai dua minggu.

Selain itu, ia menyebut kondisi ekonomi nasional yang menunjukkan pertumbuhan juga memengaruhi mobilitas masyarakat.

“Kalau dari yang dipaparkan pemerintah pusat, pertumbuhan ekonomi yang positif secara nasional. Jadi sangunya banyak, sehingga pada punya tujuan untuk melakukan perjalanan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pada periode Nataru kali ini Dishub Sleman berupaya menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memastikan keamanan pengguna jalan.

Pihaknya juga berkomitmen agar peningkatan volume kendaraan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: dinas pariwisataEdy WinaryaHeri KuntadiNataruSlemanwisatawan

Related Posts

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, saat diwawancarai, Kamis (9/4/2026).

Pemkab Sleman Upayakan Solusi Adil, Ahli Keuangan Dilibatkan dalam Kasus PT MTG

April 10, 2026
PDAM Sleman Jamin Kecukupan Air Bersih saat Kemarau Tiba

PDAM Sleman Jamin Kecukupan Air Bersih saat Kemarau Tiba

April 9, 2026
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Bantul saat beberapa waktu lalu ditinjau sejumlah anggota DPRD DIY

Pasca Libur Lebaran 2026, WALHI Nilai Pengelolaan Sampah Yogyakarta Belum Optimal

April 8, 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Bupati Sleman Pastikan SD Nglarang yang Terdampak Tol Jogja Segera Direlokasi

April 6, 2026
Ungkap kasus pencurian dan pembakaran motor di Tridadi, Sleman, Kamis (2/4/2026).

Kasus Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Sleman Terungkap, Pelaku Masukkan Mercon ke Tangki Bensin

April 3, 2026
karyawan CV Evergreen Buana Prima Sandang menggelar aksi demo buntut upah yang tak dibayar selama beberapa bulan oleh perusahaan, Senin (30/3/026). (Hadid Husaini). (Instagram/merapi_uncover)

Ratusan Karyawan CV Evergreen Kalasan Demo Tuntut Gaji Tiga Bulan hingga THR yang Tak Dibayar

March 30, 2026
Next Post
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih memasang stiker keluarga miskin penerima bantuan sosial

Pemkab Gunungkidul Luncurkan Pemasangan Stiker Keluarga Miskin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.