• Tentang Kami
Thursday, January 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

keracunan massal yang menimpa mahasiswa UNISA tersebut diketahui terjadi pada Senin (29/12/2025) lalu ketika mengikuti kegiatan di RSJ Grhasia Pakem

byredaksi
January 5, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID — Sebanyak 22 mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengalami keracunan pangan saat mengikuti kegiatan Early Clinical Exposure (ECE) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia, Pakem, Sleman.

Dugaan keracunan muncul setelah para mahasiswa mengalami mual dan muntah usai mengonsumsi paket snack yang disediakan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

Peristiwa itu terjadi pada Senin (29/12/2025). Seluruh mahasiswa yang terdampak diketahui berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA Yogyakarta. Beberapa mahasiswa mengalami keluhan cukup berat hingga memicu situasi darurat dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, menjelaskan kegiatan ECE tersebut merupakan bagian dari kerja sama pendidikan antara RSJ Grhasia dengan institusi pendidikan tinggi kesehatan dan telah difasilitasi oleh Instalasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) rumah sakit.

“Sebagai bagian dari fasilitas kegiatan, rumah sakit menyediakan konsumsi berupa snack, yang snack tersebut berasal dari perusahaan boga yang ada di Kabupaten Sleman. Mekanisme pengadaan konsumsi ini selama ini telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Akhmad, Senin (5/1/2026).

Menurut Akhmad, laporan gangguan kesehatan mulai diterima rumah sakit pada malam hari hingga dini hari setelah kegiatan berlangsung. Sejumlah mahasiswa mengeluhkan gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan pusing dengan waktu kemunculan keluhan yang bervariasi pada masing-masing peserta.

Adapun makanan ringan yang dikonsumsi para peserta berupa risoles mayo, tahu sarang burung, dan banana cake. Akhmad menyebut dari ketiga bahan makanan itu, yang paling rentan menyebabkan keracunan adalah risoles mayo.

“Secara kronologis dari ketiga bahan pangan itu atau ketiga snack itu, yang paling rentan ditinjau dari aspek perlakuan pengelolaan itu adalah adalah (risoles) mayo,” ujarnya.

Dugaan itu diperkuat dari penelusuran epidemiologi yang dilakukan rumah sakit. Diketahui bahwa risol mayo itu diproduksi sehari sebelum dikirim ke rumah sakit.

“Karena kemudian itu baru dikirim besok, maka disimpan di dalam freezer. Paginya, hari Senin pagi atau subuh itu baru digoreng dan kemudian pukul 08.00 WIB itu sudah sampai ke rumah sakit. Itu yang patut diduga ya,” ucap Akhmad.

Menindaklanjuti laporan tersebut, RSJ Grhasia segera melakukan respons cepat sesuai standar prosedur operasional pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

RSJ Grhasia kemudian melakukan sejumlah langkah penanganan dan tindak lanjut. Di antaranya memberikan pelayanan medis secara cepat dan profesional baik melalui rawat jalan maupun rawat inap, melakukan penjemputan dan pemeriksaan terhadap mahasiswa yang berada di luar area rumah sakit, serta berkoordinasi secara internal dengan Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Selain itu, rumah sakit juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Balai Laboratorium Kesehatan untuk pemeriksaan sampel makanan, muntahan, dan feses. Sisa makanan yang belum dikonsumsi turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

“Komunikasi dengan institusi pendidikan asal mahasiswa juga terus kami lakukan untuk pemantauan kondisi kesehatan dan kelanjutan proses pendidikan,” kata Akhmad.

Berdasarkan pemantauan terakhir hingga 4 Januari 2026, kondisi seluruh mahasiswa yang terdampak menunjukkan perbaikan secara klinis dan tidak terdapat laporan kegawatan lanjutan.

Rinciannya, seluruh mahasiswa yang sempat dirawat di RSJ Grhasia telah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang. Di RS Queen Latifa, terdapat delapan mahasiswa yang dirawat, dengan empat orang telah pulang, dua direncanakan pulang dalam waktu dekat, dan dua lainnya masih menjalani rawat inap dengan kondisi stabil.

Sementara itu, di RS PKU Gamping terdapat dua mahasiswa yang masih menjalani perawatan rawat inap dalam pemantauan medis. Di RS Condongcatur ada satu mahasiswa telah diperbolehkan pulang. Sedangkan di RS Sakinah Idaman ada satu mahasiswa masih menjalani perawatan rawat inap dengan kondisi terpantau.

Akhmad menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab kejadian masih dalam proses penelusuran dan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari instansi berwenang.

“RS Jiwa Grhasia tidak menetapkan penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi. Fokus kami adalah keselamatan, kesehatan, dan pemulihan kondisi mahasiswa,” tegasnya.

Terkait tanggung jawab pihak katering, Akhmad menyatakan rumah sakit tidak membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Namun demikian, pihak katering tetap diminta bertanggung jawab secara moral dan kekeluargaan.

“Jadi tetap dimintai pertanggungjawaban. Pertanggungjawabannya adalah pertanggungjawaban moral dan kekeluargaan, bukan pertanggungjawaban hukum,” pungkasnya.

Tags: Akhmad AkhadikeracunanpakemRSJ GrhasiaSlemanUnisa

Related Posts

Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Tikungan Kadisoka, Tajem, Maguwoharjo, Sleman, DIY sering memakan kornanban akibat tumpahan oli, Jumat (2/1/2025).

Tumpahan Oli di Jalan Kadisoka Kerap Timbulkan Kecelakaan, Belum Ada Pihak Bertanggung Jawab

January 2, 2026
Kegiatan zikir di kawasan Candi Prambanan viral di media sosial

Viral Video Zikir di Pelataran Candi Prambanan, PT TWC: Kami Sudah Tindaklanjuti

December 30, 2025
Next Post
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.