KEDIRI, POPULI.ID – Persib Bandung gagal menjaga tren kemenangan setelah dipaksa bermain imbang saat melawat ke markas Persik Kediri.
Dalam laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/26, skuad Maung Bandung nyaris mampu mencuri tiga poin. Namun asa kemenangan tersebut buyar ketika anak asuhan Bojan Hodak kecolongan gol tuan rumah lewat Muhammad Firly di menit akhir laga.
Diketahui, Persib Bandung sempat unggul lewat sepakan keras yang dilesakkan oleh Saddil Ramdani pada menit ke-68.
Jelang berakhirnya laga, tuan rumah Persik Kediri yang tak ingin kehilangan muka di hadapan suporternya mampu mencetak gol balasan pada menit 90+5. Laga pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Hasil tersebut membuat para skuad Maung Bandung kurang puas. Hal tersebut seperti diungkapkan bek kiri Persib Bandung, Alfeandra Dewangga Santosa.
Pemain yang sempat memperkuat Timnas Indonesia itu mengaku kecewa. Menurutnya, satu poin dari Kediri tak sesuai dengan misi Persib Bandung yang berupaya mengkudeta posisi teratas klasemen sementara BRI Super League.
“Pasti kurang bahagia karena kami seharusnya menang, tetapi hasil akhir harus berbagi poin satu poin,” katanya dalam konferensi pers setelah pertandingan dilansir dari laman Persib Bandung, Selasa (6/1/2026).
Meski kecewa, Dewa buru-buru menyatakan kesiapannya untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan berikutnya. Pada pertandingan pekan ke-17, PERSIB akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu, 11 Januari 2026.
“Jadi ini (hasil imbang) tidak bagus untuk tim. Tapi, tim akan segera bangkit,” kata Dewa.
Atas hasil imbang tersebut, Persib Bandung sementara masih tertahan di urutan ke-3. Thom Haye dkk mengemas 35 poin, serupa dengan Persija Jakarta yang berada di urutan ke-2 klasemen sementara BRI Super League.
Kecewa Kinerja Wasit
Sementara itu Hodak mengaku kecewa dengan kinerja wasit yang memimpin laga Persik Kediri kontra Persib Bandung.
Ia menegaskan, Persib Bandung akan menyampaikan keberatan secara tertulis soal kepemimpinan wasit Muhammad Tri Santoso.
“Ya, pertama saya akan menyinggung soal wasit. Saya tidak senang dengannya, tentu saja kami akan mengirim surat (protes). Saya tidak bisa bicara banyak tentang wasit, itu saja,” kata Hodak usai laga.
Kendati demikian, Hodak tak mau mengomentari lebih jauh tentang kepemimpinan wasit.
“Tidak bisa. Karena kalau saya beri tahu, nanti potong gaji (denda). Jadi saya tidak mau itu (komentari wasit),” katanya.
Diketahui dalam laga yang berakhir imbang tersebut sempat diwarnai drama kartu merah.
Saddil Ramdani yang memecah kebuntuan Persib Bandung harus diusir wasit lantaran akumulasi kartu kuning pada menit ke-81.












