• Tentang Kami
Friday, April 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Aset Bank Sleman Tembus Rp1,06 Triliun Sepanjang 2025

Dandung menyebut jumlah nasabah Bank Sleman saat ini mencapai sekitar 70 ribu orang. Nasabah tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Sleman, tetapi juga dari luar daerah

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
January 7, 2026
in Bisnis, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Direktur Utama Bank Sleman, Dandung Sriyadi

Direktur Utama Bank Sleman, Dandung Sriyadi. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
41
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – PT Bank Sleman mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan total aset menembus lebih dari Rp1 triliun. Capaian tersebut didorong oleh pertumbuhan dana pihak ketiga, penyaluran kredit yang stabil, serta kualitas kredit yang tetap terjaga.

Direktur Utama Bank Sleman, Dandung Sriyadi, mengatakan hingga akhir 2025 total aset Bank Sleman telah mencapai Rp1,06 triliun. Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga yang terdiri dari tabungan dan deposito tercatat sebesar Rp704,4 miliar, dengan penyaluran kredit mencapai Rp771,9 miliar.

BERITA MENARIK LAINNYA

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

Cek Kondisi Pasar Tradisional di Yogyakarts, Purbaya: Siapa Bilang Mati Suri

“Untuk laba sebelum pajak, kami membukukan sebesar Rp22,5 miliar,” ujar Dandung, Rabu (7/1/2026).

Dandung menyebut jumlah nasabah Bank Sleman saat ini mencapai sekitar 70 ribu orang. Nasabah tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Sleman, tetapi juga dari luar daerah, bahkan di luar Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Nasabah kami tidak hanya dari Sleman. Tadi juga ada penerima hadiah undian Tabungan Mutiara yang berasal dari Jawa Barat. Setelah pengembangan teknologi layanan, jangkauan nasabah kami semakin luas,” katanya.

Dalam hal penyaluran kredit, Bank Sleman masih didominasi oleh sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pelaku usaha mikro. Menurut Dandung, sektor ini menjadi fokus utama Bank Sleman dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pengguna fasilitas kredit kami cukup banyak berasal dari UMKM. Karena itu kami juga meluncurkan UMKM Award sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku usaha mikro dan kecil yang menjadi mitra serta nasabah Bank Sleman,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari tahun ke tahun penyaluran kredit Bank Sleman terus mengalami pertumbuhan. Namun untuk tahun 2026, pertumbuhan kredit ditargetkan secara moderat, seiring kondisi perekonomian nasional dan global yang masih belum sepenuhnya stabil.

“Target pertumbuhan kredit kami masih di kisaran satu digit,” ungkapnya.

Terkait kualitas kredit, Dandung memastikan tingkat kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Bank Sleman berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Untuk NPL, posisi kami masih sangat aman, jauh di bawah 5 persen, sekitar satu persen lebih sedikit,” katanya.

Untuk menjaga kualitas kredit tersebut, Bank Sleman menerapkan strategi preventif dalam pemberian kredit, dengan mengedepankan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur serta penguatan manajemen risiko.

“Kami memiliki komite manajemen risiko dan komite kredit. Selain itu, pendekatan persuasif juga kami lakukan secara internal terhadap kredit bermasalah,” jelas Dandung.

Terkait dukungan terhadap penguatan permodalan, Bank Sleman pada tahun 2025 juga menerima penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Sleman sebesar sekitar Rp10 miliar.

“Penyertaan modal ini sangat membantu kami dalam mempercepat penyaluran kredit dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sleman,” ujarnya.

Ke depan, Bank Sleman juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan mobile banking. Saat ini, proses tersebut masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.

“M-Banking masih dalam proses perizinan. Kami menargetkan tahun ini bisa selesai dan segera kami launching,” pungkas Dandung.

Tags: asetBank Slemanbisnisdandung Sriyadiekonomipenyaluran kredit

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

April 1, 2026
Cek Kondisi Pasar Tradisional di Yogyakarts, Purbaya: Siapa Bilang Mati Suri

Cek Kondisi Pasar Tradisional di Yogyakarts, Purbaya: Siapa Bilang Mati Suri

March 17, 2026
Perkuat Tata Kelola dan Bantuan Hukum, Bank Sleman Perpanjang MoU dengan Kejaksaan

Perkuat Tata Kelola dan Bantuan Hukum, Bank Sleman Perpanjang MoU dengan Kejaksaan

March 6, 2026
Logo mobil buatan pabrikan India, Mahindra, yang dikabarkan bakal jadi rekanan Indonesia untuk pemenuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

February 25, 2026
Ilustrasi ekonomi bisnis

Outlook Kredit Indonesia Menurun, Ekonom Desak Pemerintah Lakukan Ini

February 24, 2026
Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono

SBY Optimistis Prabowo-Gibran Bisa Atasi Dinamika Ekonomi Indonesia

February 13, 2026
Next Post
Lucao resmi diperkenalkan sebagai bek anyar PSS Sleman, Rabu (7/1/2026).

Lucao Resmi Diperkenalkan Sebagai Bek Anyar PSS Sleman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.