YOGYAKARTA, POPULI.ID – PSIM Yogyakarta menunjukkan performa kompetitif pada paruh pertama BRI Super League 2025/26. Berstatus sebagai tim promosi, Laskar Mataram mampu menembus posisi enam besar klasemen sementara dengan raihan 30 poin.
Manajer tim PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, menyatakan hasil tersebut menjadi bekal penting bagi Reva Adi Utama dkk untuk menghadapi putaran kedua.
“Hasilnya cukup memuaskan dan cukup baik karena untuk kami sebagai tim promosi bisa ada di posisi klasemen nomor enam dengan 30 poin,” ujar Razzi, Kamis (15/1/2026).
Meski demikian, ia menegaskan evaluasi tetap menjadi agenda utama agar performa tim dapat meningkat pada paruh musim selanjutnya. Ia berharap Laskar Mataram mampu tampil lebih baik pada putaran kedua.
“Pastinya sangat senang dan bersyukur, harapannya bisa lebih baik di putaran kedua,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pembenahan masih diperlukan di berbagai lini.
“Masih banyak hal yang harus dievaluasi, baik dari sisi pemain, tim pelatih, maupun manajemen,” tambah Razzi.
Menilik penampilan Ze Valente dan kawan-kawan pada paruh pertama, Razzi menyebut konsistensi menjadi aspek utama yang perlu dibenahi.
“hal yang harus diperbaiki adalah menjaga konsistensi,” tuturnya.
Selain itu, faktor kebugaran pemain menjadi perhatian serius, terutama menghadapi jadwal pertandingan yang padat pada bulan-bulan mendatang.
“Dengan jadwal yang padat, kami berpikir bagaimana caranya pemain tetap fokus dan juga menjaga kebugarannya dengan baik. Karena di masa-masa besok ini, contoh di bulan Februari saja kami cukup padat jadwalnya,” jelas Razzi.
Manajemen memastikan seluruh elemen tim berkomitmen untuk mempertahankan tren positif yang telah dibangun. Kesiapan fisik dan mental pemain dinilai menjadi kunci menghadapi putaran kedua.
“Kami harus tetap fokus dan menjaga kebugaran pemain agar bisa konsisten di putaran kedua,” tegas Razzi.
Penggawa PSIM telah kembali menjalani latihan intensif mulai 15 Januari setelah libur singkat sebagai persiapan menghadapi laga pembuka putaran kedua pada 25 Januari.
“Tim pelatih memang hanya memberikan libur dua hari saja (13-14 Januari). 15 Januari, tim sudah mulai latihan lagi agar bisa bermain maksimal untuk putaran kedua,” pungkasnya.












