GUNUNGKIDUL, POPULI.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan uji geolistrik tanah amblas di Kelurahan Girikarto, Kapanewon (Kecamatan) Panggang, Kabupaten Gunungkidul menunggu kesiapan peralatan dan kondisi cuaca mendukung.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata mengatakan pihaknya telah melakukan identifikasi lokasi amblesan yang ditemukan di rumah warga di Girikarto pada 7 Januari lalu.
“Rencana dengan BPPTKG, kalau memungkinkan uji geolistrik akan dilaksanakan besok (Selasa, 20/1) pagi,” kata Ruruh, Senin (19/1/2026).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), kata dia, masih menyiapkan peralatan yang akan digunakan dalam pelaksanaan uji geolistrik tersebut.
Ruruh mengatakan uji geolistrik sangat bergantung pada kondisi cuaca sebab pengukuran tidak akan optimal jika dilakukan saat hujan.
Menurut Ruruh, uji geolistrik bertujuan memastikan kedalaman dan lebar rongga di bawah permukaan tanah pada lokasi amblesan. Hasilnya akan menjadi dasar penentuan langkah antisipasi lanjutan.
“Kalau hujan hasilnya tidak maksimal,” ujarnya.
Terkait potensi amblesan tanah meluas, Ruruh menyatakan belum bisa dipastikan sebelum uji geolistrik dilakukan.
“Belum bisa pastikan kalau belum diuji geolistrik. Sementara masih terbatas rumah tersebut,” kata dia.
Ia menambahkan, rumah warga yang terdampak amblesan saat ini sementara tidak dihuni demi alasan keselamatan. “Sementara tidak dihuni dulu,” ucap Ruruh.












