YOGYAKARTA, POPULI.ID – Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memetakan titik-titik ruas jalan di Kota Yogyakarta yang diprediksi akan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat saat bulan Ramadan 2026. Sejumlah langkah antisipatif pun disiapkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Ari Nugroho, mengatakan bersama jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta telah melakukan pemetaan potensi kegiatan ekonomi masyarakat selama momen Ramadan 2026. Terutama ketika menjelang waktu buka puasa atau ngabuburit.
“Ada empat titik yang menjadi strenght point (fokus utama) layanan masyarakat yang kami lakukan, yakni Jogokaryan, Nitikan, Kauman, dan area XT Square. Selain itu juga ada Pasar Kranggan yang kini jadi ikon kuliner di Yogyakarta,” ungkapnya.
Agus menyebut, skema pengaturan arus lalu lintas akan diterapkan di empat titik tersebut. Sebab, peningkatan mobilitas masyarakat ketika ngabuburit di lokasi tersebut diperkirakan bakal berdampak terhadap kepadatan arus lalu lintas.
“Maka kami lakukan pemetaan karena biasanya di sana terjadi peningkatan aktivitas masyarakat menjelang buka puasa (ngabuburit),” katanya.
Menurutnya, bukan hal baru ketika Ramadan bermunculan pedagang takjil yang berjualan di badan jalan. Meskipun sebenarnya badan jalan tidak difungsikan untuk aktivitas tersebut.
Kendati demikian, ia mengakui bahwa fenomena itu sudah seperti tradisi dan jadi destinasi minat khusus masyarakat Yogyakarta saat ngabuburit.
“Tentu kami tetap mengedepankan kelancaran arus lalu lintas. Kami juga mohon maaf dan minta masyarakat memaklumi apabila lewat di titik-titik tersebut kelancaran agak terhambat. Mengingat itu jadi semacam ritual bahi masyarakat di Yogyakarta,” paparnya.
Di sisi lain, pihaknya juga fokus meningkatkan kelancaran distribusi pasokan barang agar tak terganggu selama Ramadan 2026. Pihaknya bakal meminimalisir keterlambatan distribusi barang dan jasa, termasuk melakukan pengecekan kendaraan bersama stakeholder terkait.
“Pengawasan lewat operasi gabungan bersifat pembinaan agar memastikan kendaraan angkut barang dan sopir dalam keadaan sehat,” tutur dia.
Patroli malam bakal ditingkatkan bersama jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta dan Satpol PP di area Masjid Syuhada, Alun-alun Utara, Alun-alun Selatan, Pasar Ngasem, Tamansari, dan Malioboro. (populi.id/Dewi Rukmini)











