YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kelenteng Kwan Tee Kiong atau Kelenteng Poncowinatan di Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, DIY, bersiap menyambut ibadah Imlek 2026. Berbagai persiapan dilakukan pengurus Kelenteng Poncowinatan untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2026.
Di antaranya dengan membersihkan seluruh area kelenteng, altar tempat ibadah, hingga rupang atau patung serta arca dewa. Total ada sebanyak 18 altar dan ratusan patung yang dibersihkan di Kelenteng tertua se-Kota Yogyakarta itu.
Pengurus Kelenteng Poncowinatan, Margo Mulyo, mengatakan, kegiatan bersih-bersih altar dan patung sudah dilaksanakan sejak Rabu (11/2/2026).
“Mulai 11 Februari 2026 kemarin kami mulai bersih-bersih meja altar dan patung-patung. Bersih-bersih dilakukan bersama-sama pengurus dan jemaat yang mau ikut,” kata Margo kepada Populi.id, Minggu (15/2/2026).
Dia mengungkapkan puncak ibadah peringatan Imlek 2026 di Kelenteng Poncowinatan akan dimulai pada Senin (16/2/2026) malam.
Berbeda dengan kelenteng lainnya, perayaan Imlek di Kelenteng Poncowinatan tidak ada hiburan atau tema tertentu. Sebab, hanya fokus melaksanakan ibadah.
“Kalau untuk jemaat bukan hanya warga Yogyakarta, tapi nasional karena sekarang masa liburan kadang yang melancong ke Jogja ikut ibadah di sini,” ujarnya.
Seorang jemaat, Nani (55), berharap pada Tahun Baru Imlek kali ini bisa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kondisi ekonomi di Indonesia semakin membaik. Warga Godean itu mengaku selalu beribadah di Kelenteng Poncowinatan setiap tanggal 1 dan 15 Imlek.
Menurutnya, Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen sakral untuk saling mempererat ikatan persaudaraan dan kekeluargaan. Hal itu diwujudkan dengan kegiatan makan bersama keluarga besar saat Imlek.
“Biasanya saat malam menjelang Imlek, keluarga besar saya berkumpul untuk makan bersama. Kami juga melakukan sungkem atau Pai-pai kepada orang tua dan leluhur. Kalau kumpulnya di rumah keluarga yang paling dituakan,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)












