POPULI.ID – Kabar membanggakan datang dari dunia sepak bola tanah air. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi merilis pembaruan ranking kompetisi klub Asia untuk musim 2025/2026, dan Indonesia mencatatkan pencapaian yang sangat signifikan. Berdasarkan data terbaru per Februari 2026, peringkat Liga Indonesia melonjak tajam dari posisi ke-25 meroket ke urutan ke-18 Asia.
AFC bahkan memberikan apresiasi khusus melalui akun resminya dengan menyebut bahwa Indonesia mencatatkan peningkatan poin yang sangat besar dibandingkan negara anggota lainnya. Dengan mengoleksi total 26.299 poin, Indonesia berhasil menggeser posisi Kamboja yang kini turun ke peringkat ke-22.
Kontribusi Persib Bandung dan Dewa United
Kenaikan peringkat ini bukan tanpa alasan. Keberhasilan kompetisi domestik Indonesia melesat tujuh peringkat adalah buah dari performa impresif dua wakilnya di kancah Asia, yaitu Persib Bandung dan Dewa United. Pada paruh pertama musim ini saja, Indonesia berhasil mengantongi 10.033 poin, yang merupakan raihan poin tertinggi dalam tujuh musim terakhir sejak 2017.
- Kontribusi Persib Bandung di ACL Two
Persib Bandung memberikan sumbangan poin yang besar melalui kiprahnya di ajang AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026. Perjalanan Maung Bandung dimulai dengan kemenangan 2-1 atas Manila Digger di babak playoff untuk masuk ke fase grup.
Di babak grup, Persib tampil perkasa hingga berhasil lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup. Meski langkah mereka akhirnya terhenti di babak 16 besar setelah kalah agregat 1-3 dari klub Thailand, Ratchaburi FC, poin yang dikumpulkan Persib sangat krusial dalam mendongkrak koefisien liga.
- Kontribusi Dewa United di AFC Challenge League
Dewa United juga menjadi aktor kunci di balik kesuksesan ini melalui penampilannya di AFC Challenge League (ACGL) 2025/2026. Berbeda dengan Persib, Dewa United langsung lolos ke fase grup dan menunjukkan dominasinya dengan melaju ke babak perempat final sebagai juara grup.
Saat ini, “Banten Warriors” masih eksis di kompetisi tersebut dan dijadwalkan akan menantang wakil Filipina, Manila Digger, pada Maret 2026. Keberadaan Dewa United yang masih aktif di kompetisi ini memungkinkan poin Indonesia terus bertambah di masa depan.
Dampak bagi Liga Indonesia
Kenaikan ke posisi 18 Asia membawa dampak positif jangka panjang bagi peta persaingan klub Indonesia di level internasional:
- Penambahan Slot Kompetisi Asia: Jika Indonesia mampu mempertahankan posisi 18 hingga akhir musim 2026/2027, maka pada musim 2027/2028, jatah wakil Indonesia di kompetisi Asia akan bertambah. Diperkirakan Indonesia akan memiliki 1,5 wakil di ACL Two (1 klub langsung lolos fase grup dan 1 klub melalui jalur playoff). Untuk ajang ACGL, jatah Indonesia kemungkinan tetap satu klub otomatis.
- Belum Ada Slot ACL Elite: Meskipun naik drastis, Indonesia saat ini masih berada di peringkat ke-9 untuk Wilayah Timur. Untuk bisa mendapatkan slot di AFC Champions League (ACL) Elite, level tertinggi kompetisi antar klub Asia, Liga Indonesia setidaknya harus menembus posisi 6 besar di Wilayah Timur, yang saat ini masih didominasi oleh Jepang, Korea Selatan, Thailand, China, Australia, dan Malaysia.
- Status untuk Musim Depan: Untuk musim 2026/2027, jumlah wakil Indonesia belum berubah, yakni tetap satu tiket langsung ke ACL Two dan satu tiket melalui playoff ACGL.
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bahwa kualitas kompetisi Liga Indonesia terus meningkat dan mulai diperhitungkan di level Asia. Dukungan penuh kini tertuju pada Dewa United yang menjadi harapan terakhir Indonesia untuk terus menambah poin koefisien di sisa musim ini.












