BANTUL, POPULI.ID – Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Argosari, Sedayu, Bantul memberikan klarifikasi terkait keluhan seorang wali murid sekolah dasar mengenai menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anaknya.
Keluhan tersebut muncul karena menu yang dibagikan berupa bandeng presto dan tahu ungkep dinilai kurang layak dikonsumsi lantaran belum digoreng.
Klarifikasi tersebut disampaikan melalui rilis yang diunggah di akun Instagram resmi @sppgargosari pada Senin (9/3/2026).
Dalam rilis tersebut, pihak SPPG Argosari menjelaskan bahwa menu tersebut merupakan paket makanan yang didistribusikan pada Jumat (6/3/2026) untuk dikonsumsi pada Sabtu (7/3/2026).
“Komposisi menu yang dibagikan adalah roti pisang, bandeng presto, dan dua tahu ungkep untuk porsi kecil, serta tambahan buah jeruk untuk porsi besar,” tulis pihak SPPG dalam rilisnya.
SPPG juga menyampaikan bahwa pada setiap paket makanan telah dicantumkan label harga, petunjuk penyimpanan, serta anjuran cara konsumsi.
Pencantuman informasi harga disebut sebagai bentuk transparansi kepada penerima manfaat, sekaligus membantu mereka memahami komposisi menu serta tata cara penyimpanan dan konsumsi makanan yang dianjurkan.
Selain memberikan klarifikasi, pihak SPPG Argosari juga telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, komite sekolah, wali murid, serta jajaran pemangku wilayah pada Senin (9/3/2026).
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berkomitmen melakukan perbaikan dalam pelayanan dan komunikasi kepada penerima manfaat,” demikian pernyataan dalam rilis tersebut. (populi.id/Hadid Pangestu)











