POPULI.ID – Kabar kurang menyenangkan datang dari skuad Timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Series 2026. Pelatih John Herdman harus memutar otak setelah dua penyerang andalannya, Miliano Jonathans dan Ole Romeny, dilaporkan mengalami cedera serius yang memaksa mereka absen membela Garuda.
Miliano Jonathans dipastikan absen panjang hingga akhir tahun 2026. Pemain berusia 21 tahun ini didiagnosis mengalami robekan ligamen lutut anterior atau Anterior Cruciate Ligament (ACL) saat membela klubnya, Excelsior, melawan Heerenveen pada 8 Maret lalu. Ini merupakan cedera ACL kedua bagi Jonathans dalam dua tahun terakhir.
Kabar buruk belum berhenti di situ. Ole Romeny, striker Oxford United, juga terancam dicoret dari daftar panggil. Media asing dan situs Transfermarkt menyebutkan bahwa Romeny mengalami fraktur atau patah kaki yang membuatnya absen dalam dua laga terakhir klubnya.
Meskipun belum ada laporan medis resmi dari Oxford United, absennya Romeny menjadi pukulan telak mengingat ia adalah salah satu andalan di lini depan pada era sebelumnya.
Pengaruh bagi Timnas Indonesia
Cederanya kedua pemain ini menimbulkan pertanyaan mengenai kekuatan daya gedor Garuda saat menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret mendatang. Meski demikian, beberapa pihak menilai dampaknya tidak akan terlalu signifikan secara instan.
Pasalnya, John Herdman telah memanggil total 41 pemain, sehingga stok pengganti masih melimpah. Di posisi striker, nama-nama seperti Ramadhan Sananta, Jens Raven, hingga Ezra Walian disebut siap mengisi kekosongan tersebut. Selain itu, pada skema sebelumnya, Jonathans memang belum menjadi pilihan utama di bawah bayang-bayang Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.
Analisis Bung Ropan: Mencari Solusi di Sisi Kanan
Pengamat sepak bola nasional, Rony Pangemanan alias Bung Ropan, menyoroti absennya Jonathans sebagai kehilangan bagi variasi serangan di sisi flank kanan. Namun, ia menekankan bahwa risiko cedera adalah bagian dari sepak bola yang harus diterima.
“Sayang memang kalau tidak ada Miliano Jonathans ya, tapi kita harus bisa menerima, kan risiko dari sebuah permainan sepak bola adalah siap menghadapi cedera,” ujar Bung Ropan dalam kanal YouTube pribadinya, dilansir Jumat (13/3/2026).
Bung Ropan juga menyoroti bagaimana cedera itu terjadi begitu cepat.
“Dia (Miliano) hanya bermain tidak lebih dari 10 menit sebelum ditarik keluar karena cedera yang menghantamnya, tim medis datang dan dia tidak boleh melanjutkan pertandingan karena memang cederanya ini harus diangkut keluar,” tambahnya.
Pengganti Potensial: Mencari “Pelayan” di Lini Depan
Meskipun kehilangan dua pemain kunci, Bung Ropan menilai John Herdman masih memiliki banyak opsi dari 41 nama yang dipanggil. Fokus utamanya adalah mencari pengganti yang bisa mengisi sisi flank kanan untuk mendukung lini serang.
Secara spesifik, Bung Ropan menjagokan dua nama untuk masuk ke skuad final, yakni Eliano Reijnders dan Yakob Sayuri.
“Solusi terbaik saya pikir ada di Eliano Reijnders kalau bisa dimainkan di posisi kanan. Pemain ini bisa tampil di beberapa posisi, bahkan bisa sebagai gelandang serang,” ucap Bung Ropan.
Sementara Yakob Sayuri dianggap sebagai pemain yang telah berpengalaman dan memiliki cukup banyak jam terbang di skuad Garuda.
“Yakob kan tidak bisa diragukan lagi karena dia sudah sering dipakai di tim nasional, baik dari zaman STY sampai sekarang. Dia tersedia ada di list,” ungkap Bung Ropan.
Prediksi Skuad Final
Menjelang pencoretan pemain dari 41 menjadi 23 atau 25 nama untuk laga resmi, Bung Ropan memberikan prediksinya. Ia yakin beberapa nama akan tetap bertahan meski persaingan ketat.
“Kalau bicara dari yang pasti masuk, saya pikir Yakob Sayuri bisa masuk, Eliano Reijnders itu akan masuk. Tinggal tiga nama, Adrian Wibowo, Witan Sulaeman, dan Egy Maulana Vikri. Tiga ini masih tanda tanya, apakah akan masuk di dalam list 23 pemain,” tutur Bung Ropan.
Dampak bagi Timnas Indonesia
Secara keseluruhan, absennya Miliano Jonathans dianggap tidak memberikan efek yang terlalu signifikan karena melimpahnya stok pemain yang dipanggil John Herdman. Di posisi striker murni, nama-nama seperti Ramadhan Sananta, Jens Raven, hingga Ezra Walian siap memperebutkan posisi yang ditinggalkan Romeny.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret di Gelora Bung Karno, diikuti laga melawan Bulgaria atau Kepulauan Salomon pada 31 Maret. Dukungan dari pemain-pemain baru seperti Eliano Reijnders diharapkan mampu menutupi lubang yang ditinggalkan para pemain yang cedera.












