• Tentang Kami
Thursday, August 6, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ivan Kolev Kritik Keras Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang FIFA Series

Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev melontarkan kritik tajam terhadap skuad yang pernah dibesutnya. Ia menyayangkan kebijakan PSSI melakukan naturalisasi besar-besaran

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 21, 2026
in headline, Sports
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ivan Kolev Kritik Keras Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang FIFA Series
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Menjelang perhelatan FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada akhir Maret ini, mantan pelatih Timnas Indonesia asal Bulgaria, Ivan Kolev, memberikan kritik terhadap arah kebijakan sepak bola tanah air.

Dalam sebuah wawancara dengan media Bulgaria, Darik Radio dan DSport, Kolev menyoroti pergeseran nilai dalam skuad Garuda yang kini sangat bergantung pada pemain naturalisasi, sangat berbeda dengan prinsip yang ia pegang saat menahkodai Indonesia pada periode 2002-2004 dan 2007.

BERITA MENARIK LAINNYA

5 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste di Piala AFF 2026

Mahfud MD Soroti Istilah Londo Ireng Prabowo, Ingatkan Pentingnya Kritik dalam Demokrasi

Kolev, yang kini melatih klub kasta kedua Bulgaria, FC Chernomorets Burgas, mengaku terkejut melihat banyaknya pemain asing di level klub serta dominasi pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.

Ia menegaskan bahwa pada eranya, ia secara sadar menentang kebijakan naturalisasi demi menjaga panggung bagi talenta lokal.

“Di masa saya, atas desakan saya sendiri, saat masih di tim nasional, saya sangat peduli dengan pemain lokal dan menentang naturalisasi lebih banyak pemain asing. Saya sudah melihat ada 5-6 pemain asing di klub-klub. Tim nasional juga penuh dengan pemain ‘asing’,” kata Kolev dikutip dari Dsport, Jumat (20/3/2026).

Kolev menilai bahwa meskipun otoritas sepak bola Indonesia saat ini menganggap kebijakan tersebut bermanfaat, pencapaian yang diraih belum bisa memuaskan ekspektasi publik.

“Mereka berpikir ini berhasil bagi mereka. Hasilnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Selain urusan komposisi pemain, juru taktik 68 tahun ini juga menyayangkan minimnya kepercayaan PSSI terhadap pelatih domestik. Menurut Kolev, otoritas sepak bola Indonesia cenderung mencari pelatih asing karena alasan “wibawa” atau otoritas yang dianggap tidak dimiliki oleh pelatih lokal.

“Mereka mencari pelatih yang memiliki otoritas lebih besar. Mungkin pelatih lokal dianggap tidak cukup berwibawa, yang tentu saja merupakan kesalahan, tetapi itulah penilaian mereka,” ucapnya.

Kolev juga memberikan pandangan mengenai transisi kepelatihan di Timnas Indonesia. Ia sempat menyentil rezim pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, yang dinilainya jarang memberikan menit bermain bagi pemain lokal. Namun, ia memberikan apresiasi kepada pelatih saat ini, John Herdman, yang mulai memanggil banyak talenta dari liga domestik untuk ajang FIFA Series 2026.

Kolev melihat ajang FIFA Series sebagai momentum tepat untuk mengevaluasi pemain lokal karena sifat pertandingannya yang tidak terlalu berisiko secara poin.

“Ini adalah pertandingan di mana pelatih bisa mengandalkan lebih banyak pemain lokal. Karena pertandingan-pertandingan ini tidak terlalu berarti,” tuturnya.

Kritik Kolev ini memiliki bobot tersendiri, mengingat rekam jejak panjangnya di sepak bola Indonesia. Selain dua kali melatih Timnas, ia juga pernah menangani sejumlah klub besar seperti Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, hingga Mitra Kukar.

Menjelang potensi duel antara negaranya, Bulgaria, melawan Indonesia di final FIFA Series nanti, Kolev mengaku penasaran melihat bagaimana komposisi pemain yang akan diturunkan oleh John Herdman.

“Saya sangat penasaran untuk melihat bagaimana kedua tim akan disusun,” tandasnya.

Tags: FIFA SeriesIvan kolevKritiknaturalisasiPSSITimnas Indonesia

Related Posts

Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama (dua dari kanan), merayakan gol yang dicetak ke gawang Timor Leste dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Chonburi Stadium, Jumat (31/7/2026).

5 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste di Piala AFF 2026

August 1, 2026
Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud MD Soroti Istilah Londo Ireng Prabowo, Ingatkan Pentingnya Kritik dalam Demokrasi

July 31, 2026
Susunan pemain Timnas Indonesia saat melawan Kamboja di laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026).

Timnas Indonesia Hadapi Timor Leste di Piala AFF, Pengamat: Gladi Resik Menuju Vietnam

July 30, 2026
Para pemain Timnas Indonesia merayakan kemenangan atas Kamboja di laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansar, Bogor, Senin (27/7/2026).

Jelang Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF, Skuad Garuda Punya Modal Bagus

July 29, 2026
Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kamboja di Pala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026).

5 Catatan Menarik Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

July 28, 2026
Tangkapan layar pelatih Timnas Indonesia John Herdman memantau laga skuad Garuda kontra Kamboja di tribun Stadion Pakansari Bogor, Senin (27/7/2026) malam

Tiru Luis Enrique, Ini Alasaan John Herdman Pantau Timnas Indonesia dari Tribun saat Libas Kamboja

July 28, 2026
Next Post
Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.