• Tentang Kami
Monday, March 30, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

Sebelumnya seorang wisatawan mengeluhkan sikap penjaja tikar di kawasan pantai Parangtritis yang dianggap melakukan pengusiran terhadap dirinya.

byredaksi
March 29, 2026
in Bantul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Wisata pantai di Kabupaten Bantul menjadi sorotan setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut seorang wisatawan lokal diusir oleh penyedia jasa persewaan tikar.

Dalam postingan akun Instagram @merapi_uncover pada Sabtu (28/3/2026) itu, disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di salah satu pantai populer di Yogyakarta.

BERITA MENARIK LAINNYA

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Pemkab Bantul Siagakan 160 Pompa Air Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Jelang Musim Kemarau

“Baru saja terjadi min di pantai legend daerah Yogyakarta.. saya wisatawan lokal yang rumah juga kebetulan di Kretek (Bantul) dekat pantai, lagi momong,” tulis akun tersebut.

Ia mengaku diusir saat sedang duduk santai di tepi pantai.

“Duduk-duduk di pinggir pantai tiba-tiba diusir sama tukang sewa tikar, katanya mau buat mindahin tikar. Padahal tempat duduk sebelumnya kosong tidak ada persewaan tikar,” imbuhnya.

Peristiwa itu membuat wisatawan tersebut memilih berpindah tempat sembari menyayangkan perlakuan yang diterimanya.

Ia menilai pantai merupakan ruang publik yang seharusnya bisa digunakan siapa saja tanpa kewajiban menyewa fasilitas tertentu.

“Harusnya pantai itu tempat wisata yang siapa saja boleh duduk di mana saja dan tidak wajib duduk di tempat persewaan tikar,” ungkapnya.

Ia pun meminta agar pengelola jasa persewaan tikar mendapat pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.

Menanggapi hal tersebut, Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul menyampaikan bahwa kejadian itu terjadi di kawasan Pantai Parangtritis.

Ia menjelaskan bahwa jasa persewaan tikar dan payung dikelola masyarakat yang tergabung dalam paguyuban.

“Payung dan tikar disewakan dengan harga yang ditentukan paguyuban, itu yang saya ketahui,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (29/3/2026).

Terkait dugaan pengusiran wisatawan, ia menyebut hal tersebut menjadi kewenangan bidang destinasi wisata. Namun, sebelumnya pemerintah telah melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha.

“Setahuku, saat pertemuan dengan paguyuban sudah dihimbau dan ditekankan untuk tidak nuthuk serta mencantumkan harga jasa,” katanya.

Meski menuai kecaman dari warganet, pihaknya belum dapat memastikan apakah kejadian ini berdampak pada jumlah kunjungan wisata di Bantul, khususnya kawasan pantai.

“Saya tidak bisa memastikan apa kejadian ini berdampak ke penurunan kunjungan,” ujarnya.

Sementara itu, Pakar Pariwisata Universitas Sanata Dharma, Ike Janita Dewi, menegaskan bahwa pelaku jasa wisata tidak berhak melarang pengunjung untuk sekadar duduk di area pantai.

“Kalau karpet harus menyewa saya kira wajar, tetapi tidak boleh melarang wisatawan untuk membawa alas duduk sendiri,” jelasnya.

Ia juga menilai perlu adanya regulasi yang jelas terkait tarif dan pelayanan jasa di kawasan wisata, serta sosialisasi kepada para pelaku usaha.

“Pedagang juga perlu mendapatkan sosialisasi atas hal tersebut. Ini tugas Dinas Pariwisata,” katanya.

Menurut Ike, layanan jasa di lokasi wisata pada dasarnya bersifat sukarela. “Jasa di lokasi wisata bersifatnya sukarela,” pungkasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: bantuldinas pariwisatadiusirpaguyubanpantai parangtritispengusiranwisatawan

Related Posts

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

March 29, 2026
Ilustrasi pertanian.

Pemkab Bantul Siagakan 160 Pompa Air Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Jelang Musim Kemarau

March 27, 2026
Sejumlah wisatawan sedang naik andong di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (26/3/2026).

Ketiban Berkah Libur Lebaran, Kusir Andong Malioboro Sehari Narik Empat Rombongan

March 27, 2026
Badarmiyatun (52) penjual walang goreng di jalan Jogja-Wonosari, Gunungkidul, DIY, Kamis (26/3/2026).

Nestapa Penjual Walang Goreng di Gunungkidul saat Lebaran: Pagi-Sampai Sore Hanya Laku 4 Toples

March 26, 2026
destinasi wisata Pantai Parangtritis yang menjadi satu di antara andalan pariwisata Kabupaten Bantul

Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran Turun, Dinpar Bantul: Faktor Ekonomi

March 25, 2026
Ilustrasi longsor di Bantul

BPBD Bantul Rekomendasikan Warga di Desa Sriharjo yang Terancam Longsor untuk Relokasi

March 25, 2026
Next Post
Viral Aksi Kejar-kejaran Motor Disertai Kekerasan di Ngaglik Sleman, Polisi: Masih Diselidiki

Viral Aksi Kejar-kejaran Motor Disertai Kekerasan di Ngaglik Sleman, Polisi: Masih Diselidiki

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.