POPULI.ID – Tim nasional futsal Indonesia mengawali kiprahnya di ASEAN Futsal Championship 2026 dengan hasil yang sangat impresif. Bersua Brunei Darussalam pada laga pembuka Grup B di GOR Nonthaburi, Thailand, Senin (6/4/2026), skuad Garuda sukses mencatatkan kemenangan telak dengan skor 7-0.
Dominasi total ditunjukkan anak asuh Hector Souto sejak peluit pertama dibunyikan, di mana mereka sudah unggul setengah lusin gol pada babak pertama.
Bintang lapangan dalam laga ini adalah Muhammad Sanjaya yang mencatatkan debut manis bersama seragam Merah-Putih. Sanjaya mencetak hattrick masing-masing pada menit ke-3, ke-4, dan menutup paruh pertama di menit ke-19. Gol pembukanya lahir melalui tembakan keras kaki kanan memanfaatkan skema sepak pojok dari Yogi Saputra. Indonesia tampil begitu klinis di babak pertama dengan tambahan gol dari Andarias Kareth (10′), Imam Anshori (12′), dan Dewa Rizki (15′).
Meskipun menang besar, kemenangan ini sempat diwarnai kabar kurang sedap saat kiper utama, Muhammad Albagir, harus ditarik keluar akibat cedera setelah terkena tekel keras pemain lawan. Posisinya kemudian digantikan oleh Angga Ariansyah yang tetap mampu menjaga gawang Indonesia tidak kebobolan hingga laga usai.
Pada babak kedua, intensitas serangan sedikit menurun seiring rotasi yang dilakukan pelatih, namun Andarias Kareth berhasil menambah satu gol lagi pada menit ke-24 untuk menggenapkan keunggulan menjadi 7-0.
Turnamen ini menjadi ajang bagi pelatih Hector Souto untuk menerapkan strategi regenerasi pemain. Dengan mengandalkan wajah-wajah baru dari Professional Futsal League (PFL), Souto berupaya membangun fondasi tim nasional yang lebih kuat untuk masa depan. Pendekatan ini dinilai strategis oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk memberikan jam terbang internasional bagi stok pemain berkualitas di Tanah Air.
Hector Souto menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini bukan sekadar mengejar skor, melainkan pengembangan kapasitas pemain.
“Kami hanya ingin mencoba untuk kompetitif. Target utama kami adalah mengembangkan tim nasional agar memiliki lebih banyak pemain yang siap bermain kapan pun kami membutuhkan mereka,” ujar Souto.
Terkait ambisi di turnamen ini, pelatih asal Spanyol tersebut memilih untuk tetap realistis namun optimistis.
“Semoga kami bisa mencapai semifinal, itu adalah target hasil kami untuk fase grup, dan setelah itu kita lihat apa yang terjadi,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Indonesia kini memuncaki klasemen sementara Grup B dengan koleksi tiga poin. Langkah Garuda selanjutnya akan diuji dalam laga krusial melawan Malaysia pada Selasa (7/4/2026) yang diprediksi akan menjadi tantangan lebih berat di fase grup ini.











