• Tentang Kami
Thursday, April 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Wali Kota Yogyakarta Reformasi Sektor Pendidikan, Targetkan PPDB SD Tampung 3.700 Siswa Baru

SD negeri di Yogyakarta saat ini hanya menampung sekitat 2.700 siswa Kelas 1. Padahal siswa Kelas 1 SD swasta bisa mencapai 4.700 siswa. Ketimpangan itu yang berupaya direformasi oleh Pemkot Yogyakarta

byredaksi
April 7, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan mengambil langkah berani untuk mereformasi sektor pendidikan di Kota Yogyakarta.

Satu upaya yang dilakukan yakni menargetkan penambahan 1.000 siswa baru dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang sekolah dasar (SD) pada Juni mendatang.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Alihkan Anggaran Perjalanan Dinas ke Program Kesejahteraan Warga

Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Akses Jalan Tepi Sungai, Ini Titiknya

Target tersebut ditetapkan untuk mendongkrak jumlah siswa SD negeri di Kota Yogyakarta bisa meningkat dari 2.700 menjadi 3.700 siswa pada tahun ajaran baru mendatang.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan, langkah tersebut menjadi bagian dari pembenahan pendidikan dasar agar sekolah negeri kembali diminati masyarakat.

Target itu muncul dipicu oleh temuan rendahnya daya tampung SD negeri yang berbanding terbalik dengan sekolah swasta.

Dikatakan, SD negeri di Yogyakarta saat ini hanya menampung sekitat 2.700 siswa Kelas 1. Padahal siswa Kelas 1 SD swasta bisa mencapai 4.700 siswa.

Ketimpangan itulah yang memicu keprihatinan Pemkot Yogyakarta. Apalagi banyak masyarakat yang rela merogoh kocek untuk menyekolahkan anak ke SD swasta, padahal SD negeri yang tersedia itu gratis.

“Saya target (PPDB siswa baru di SD negeri) naik 1.000 siswa. Saat ini siswa Kelas 1 SD negeri hanya 2.700 murid. Besok pada penerimaan peserta didik baru Juni mendatang, targetnya 3.700 siswa,” ucap Hasto.

Para kepala SD negeri di Kota Yogyakarta pun diminta lebih aktif mempromosikan sekolah ke lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Para kepala sekolah SD negeri juga diminta menandatangani fakta integritas terkait indikator capaian kinerja.

“Kepala sekolah harus bergerak keliling PAUD dan TK untuk mempromosikan bahwa SD negeri itu gratis dan kualitas gurunya bagus. Kalau kapasitas kelas belum penuh, maka kepala sekolah harus mengejar itu,” katanya.

Selain promosi ke PAUD dan TK, pemerintah juga bakal menerapkan evaluasi kinerja kepala sekolah menggunakan sistem rapor dengan kategori penilaian warna merah, kuning, dan merah. Bagi kepala sekolah yang mendapatkan penilaian merah dan tidak menunjukkan perbaikan dalam waktu tiga bulan, maka berpotensi diusulkan untuk diturunkan dari jabatannya.

Pihaknya juga berencana mengadopsi keunggulan sekolah swasta semisal dalam pembelajaran agama dan peningkatan kedisiplinan untuk meningkatkan daya tarik sekolah negeri.

“Saya kira reformasi pendidikan perlu dilakukan. Karena di Kota Yogyakarta banyak yang berdarah-darah bayar ke sekolah swasta, padahal SD negeri kosong, terus SMP overload,” paparnya.

Dia juga meminta sekolah tidak membatasi jumlah siswa apabila fasilitas yaang dimiliki masih memungkinkan untuk menampung peserta didik tambahan. Selain itu, sekolah juga didorong memanfaatkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Dikatakan, anggaran tersebut dapat digunakan untuk menghadirkan guru honorer yang memiliki kemampuan mengajar mengaji atau Iqra bagi siswa Muslim. Serta pendalaman kitab suci bagi siswa Kristen Protestan dan Katolik. Nilai budaya Mataram juga akan dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran untuk memperkuat pendidikan berbasis budaya lokal. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daya tampunghasto wardoyopendidikanPPDBreformasiSD negeriwali kota yogyakartaYogyakarta

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Pemkot Yogyakarta Alihkan Anggaran Perjalanan Dinas ke Program Kesejahteraan Warga

April 15, 2026
Bantaran Sungai Code di wilayah Cokrdiningratan akan dibangun jalan inspeksi tepatnya di utara Jemabtan Gondolayu sisi barat (sisi kiri)

Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Akses Jalan Tepi Sungai, Ini Titiknya

April 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ajak warga beralih gunakan tas belanja ramah lingkungan imbas meroketnya harga plastik dalam beberapa waktu terakhir.

Harga Plastik Meroket, Hasto Wardoyo Ajak Warga Yogyakarta Beralih ke Kantong Belanja Ramah Lingkungan

April 14, 2026
Partini (72), warga Kampung Bintaran Kulon, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, menjadi salah satu penerima program bedah rumah di Kota Yogyakarta, Minggu (12/4/2026).

Atap Rumah Bocor Bertahun-tahun, Warga Bintaran Kulon Yogyakarta Terharu Jadi Penerima Program Bedah Rumah

April 12, 2026
Suasana Kali Belik di Kampung Iromejan, Kelurahan Klitren, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada Jumat (10/4/2026).

Kali Belik Meluap Akibat Hujan Deras, Pemkot Yogyakarta akan Lakukan Ini

April 11, 2026
Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

April 8, 2026
Next Post
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, mengatakan kebijakan WFH akan diterapkan mulai Jumat pekan ini, Senin (6/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Akan Terapkan Kebijakan WFH Mulai Jumat Pekan Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.