• Tentang Kami
Friday, May 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Pakar UGM Soroti Pentingnya Dialog Rutin Cegah Konflik Buruh-Pengusaha

Hempri menegaskan pemerintah harus berperan aktif sebagai mediator yang mampu menjembatani kepentingan buruh dan perusahaan agar hubungan industrial berjalan lebih sinergis.

byredaksi
May 1, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi buruh atau pekerja

Ilustrasi buruh atau pekerja. [vecteezy/Phichat Phruksarojanakun]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Dosen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan FISIPOL UGM Hempri Suyatna menekankan pentingnya forum dialog rutin antara buruh dan perusahaan untuk mencegah konflik ketenagakerjaan yang terus berulang setiap tahun, terutama terkait polemik upah minimum.

Menurut Hempri, selama ini komunikasi antara pekerja dan pengusaha kerap baru mengemuka saat terjadi ketegangan, seperti menjelang peringatan Hari Buruh atau saat penetapan upah minimum. Padahal, dialog yang dibangun secara berkelanjutan dinilai lebih efektif untuk meredam potensi konflik.

BERITA MENARIK LAINNYA

Benang Kusut Nasib Buruh: Upah Minimum hingga Posisi Tawar yang Rendah

Jutaan Ojol Hidup Sulit, Akademisi UGM Desak Regulasi yang Jelas Soal Upah hingga Jamsos

“Forum dialogis jangan hanya muncul ketika ada pro kontra UMP atau saat 1 Mei. Komunikasi antara perusahaan dan buruh harus terus didorong,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menilai hubungan industrial yang sehat hanya dapat tercipta apabila kedua pihak memiliki pemahaman yang seimbang terhadap kondisi masing-masing. Buruh, kata dia, perlu memahami situasi perusahaan, sementara pengusaha juga wajib memahami kebutuhan serta kondisi pekerja.

Selain itu, Hempri menegaskan pemerintah harus berperan aktif sebagai mediator yang mampu menjembatani kepentingan kedua belah pihak agar hubungan industrial berjalan lebih sinergis.

Menurutnya, komunikasi terbuka menjadi salah satu kunci utama untuk mengurai persoalan klasik dalam relasi buruh dan perusahaan yang selama ini terus berulang, termasuk polemik soal upah minimum.

“Dengan dialog yang terbuka dan komunikatif, hambatan dalam relasi antara buruh dan perusahaan bisa dicari jalan tengahnya,” kata Hempri.

Hempri menambahkan, penguatan komunikasi dan forum dialog menjadi langkah penting agar relasi buruh-pengusaha tak lagi didominasi ketimpangan kepentingan, melainkan berkembang menuju hubungan yang lebih setara dan saling menguntungkan. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: buruhDosen Pembangunan Sosial dan KesejahteraanHempri Suyatnakonflik ketenagakerjaanpengusaha

Related Posts

Ilustrasi buruh bekerja

Benang Kusut Nasib Buruh: Upah Minimum hingga Posisi Tawar yang Rendah

May 1, 2026
Ilustrasi ojol atau ojek online

Jutaan Ojol Hidup Sulit, Akademisi UGM Desak Regulasi yang Jelas Soal Upah hingga Jamsos

February 13, 2026
ilustrasi PHK

PHK Meningkat Berpotensi Destruktif, Hempri: Pemerintah Jangan Abai

February 9, 2026
Sejumlah buruh di melakukan aksi damai di halaman DPRD DIY menubtut revisi aturan Upah Minimum Kabupaten-Kota (UMK) direvisi, Kamis (8/1/2026).

Tuntut Upah Layak, MPBI DIY Tegaskan Satu Pekerja Harus Mampu Hidupi Keluarga

January 8, 2026
Ilustrasi pekerja

Jutaan Pekerja Bertitel Sarjana Terima Upah Rendah, Ini Pemicunya

January 8, 2026
Massa buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi di kawasan Tugu Yogyakarta, Kamis (30/10/ 2025).

Buruh DIY Desak Kenaikan UMP hingga Rp 4 Juta dan Tuntut Revisi UU Ketenagakerjaan

October 30, 2025
Next Post
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih memaparkan masalah yang ada di wilayahnya dalam kegiatan Rakordal DIY, Kamis (30/4/2026)

Bupati Gunungkidul Ungkap Alasan Investor Abaikan AMDAL: Lebih Murah Bayar Denda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.