• Tentang Kami
Selasa, September 22, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Ketika Prasangka Menjadi Tantangan bagi Karya Kemanusiaan

byredaksi
September 21, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketika Prasangka Menjadi Tantangan bagi Karya Kemanusiaan

Webinar yang diselenggarakan secara hybrid dari Studio Fakultas Teologi Weda Bhakti Jogja ini menghadirkan Romo Martinus Joko Lelono, Pr, dosen Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma, sebagai pembicara utama berlangsung Kamis (10/9/2026)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JOGJA, POPULI.ID– Isu kristenisasi masih menjadi salah satu persoalan yang dapat memengaruhi relasi antarumat beragama di Indonesia. Dalam situasi tertentu, prasangka tersebut bahkan dapat menjadi hambatan bagi karya-karya sosial kemanusiaan yang sesungguhnya hadir untuk membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama. Persoalan inilah yang menjadi perhatian dalam Webinar Bulanan Ikatan Alumni Filsafat Teologi Universitas Sanata Dharma (IKAFITE) pada Kamis (10/9/2026).

Webinar yang diselenggarakan secara hybrid dari Studio Fakultas Teologi Weda Bhakti Jogja ini menghadirkan Romo Martinus Joko Lelono, Pr, dosen Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma, sebagai pembicara utama. Ia mengangkat isu kristenisasi berdasarkan penelitian yang dilakukan melalui wawancara mendalam dengan KARINA dan YAKKUM Emergency Unit, dua lembaga yang memiliki pengalaman dalam karya kemanusiaan dan tanggap bencana.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kepedulian Terhadap Lingkungan Harus Menjadi Budaya

Wakil Duta Besar Australia Kunjungi Pusat Rehabilitasi YAKKUM untuk Perkuat Kemitraan Menuju Masyarakat Inklusif

Romo Joko mengajak peserta tidak sekadar mempertanyakan benar atau tidaknya tuduhan kristenisasi, tetapi melihat lebih jauh mengapa prasangka tersebut dapat muncul dan bertahan dalam relasi antarumat beragama. Dalam konteks karya kemanusiaan, persoalan tersebut menjadi penting karena kecurigaan terhadap motif keagamaan dapat membuat masyarakat ragu menerima bantuan, sekaligus membatasi ruang gerak lembaga-lembaga kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada mereka yang membutuhkan.

Pembahasan kemudian diarahkan pada pertanyaan mengenai bagaimana karya sosial kemanusiaan dapat tetap dilakukan secara tulus di tengah keberadaan prasangka tersebut. Terlebih ketika berbagai bencana terus terjadi dan para korban membutuhkan bantuan secara cepat, solidaritas kemanusiaan tidak semestinya terhenti hanya karena perbedaan identitas agama. Dialog dan keterbukaan menjadi penting agar pelayanan kemanusiaan tidak dipahami melalui kacamata kecurigaan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap martabat manusia.

Diskusi semakin diperdalam melalui tanggapan Bambang Kusuma Prihandono, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta, serta Prof. Moch. Nur Ichwan, yang memberikan perspektif dari tradisi dan pengalaman intelektual Islam. Pertemuan ketiga perspektif tersebut memperlihatkan bahwa isu kristenisasi tidak dapat dibaca hanya sebagai persoalan internal umat Kristen atau Katolik, tetapi perlu ditempatkan dalam konteks relasi sosial, sejarah, politik, dan dinamika kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia.

Acara berlangsung dengan lancar dan mendapat perhatian dari peserta yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring. Selain melalui Zoom, webinar juga ditayangkan melalui kanal YouTube Wedabhakti Teleconference. Interaksi selama diskusi menunjukkan bahwa tema tersebut masih memiliki banyak ruang untuk dielaborasi, terutama karena pengalaman di lapangan memperlihatkan adanya kompleksitas antara pelayanan kemanusiaan, identitas keagamaan, dan persepsi masyarakat.

Webinar ini sekaligus menjadi titik awal untuk melihat kemungkinan penelitian-penelitian lebih lanjut mengenai prasangka kristenisasi dan karya kemanusiaan. Pengalaman KARINA dan YAKKUM Emergency Unit dapat menjadi pintu masuk untuk memahami bagaimana lembaga keagamaan dan kemanusiaan membangun kepercayaan masyarakat, mengelola prasangka, serta menciptakan ruang kerja sama lintas agama dalam situasi bencana. (*)

 

Tags: kristenisasiwebinarYakkum

Related Posts

Kepedulian Terhadap Lingkungan Harus Menjadi Budaya

Kepedulian Terhadap Lingkungan Harus Menjadi Budaya

September 15, 2026
Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath mengunjungi pusat rehabilitasi YAKKUM di Sleman, Jumat (17/10/2025)

Wakil Duta Besar Australia Kunjungi Pusat Rehabilitasi YAKKUM untuk Perkuat Kemitraan Menuju Masyarakat Inklusif

Oktober 23, 2025
Yakkum bersama Pemkab Purworejo menggelar kegiatan Guyub Rukun Mbangun Purworejo Sehat Jiwa di Pendapa Kantor Pemkab Purworejo

Gandeng Pemkab Purworejo, YAKKUM Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Mental di Jateng Makin Inklusif

Oktober 23, 2025
Yakkum Kesehatan Mental

Pemda DIY, Ormas Sipil, Akademisi, dan Nakes Satu Visi untuk Kesehatan Mental Gen Z

Oktober 9, 2025
Next Post
Pemuda Katolik Komda DIY Salurkan Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Pemuda Katolik Komda DIY Salurkan Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.