• Tentang Kami
Tuesday, January 20, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Survei KISP: Generasi Muda Menolak Pilkada dipilih DPRD, Gen Z Paling Tegas

Generasi milenial masih sempat mengalami era sebelum Pilkada langsung, sementara Gen Z hanya mengenal pemilihan kepala daerah secara langsung

byredaksi
January 19, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pilkada dipilih DPRD

Ilustrasi pilkada dipilih DPRD. [pexels/ Tara Winstead]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kaum muda secara jelas menyuarakan penolakan terhadap rencana Pilkada dipilih DPRD dan menegaskan pentingnya mempertahankan mekanisme Pilkada langsung.

Hasil survei Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) menunjukkan bahwa 52,40 persen responden muda menyatakan sangat tidak setuju dengan Pilkada melalui DPRD. Adapun responden yang menyatakan setuju tercatat 16 persen, sementara 17,20 persen menyatakan cukup setuju.

BERITA MENARIK LAINNYA

Apa Itu Politik Dagang Sapi yang Mencuat Dalam Wacana Pilkada Dipilih DPRD

PDIP Tolak Pilkada dipilih DPRD, Hasto: Cenderung Lahirkan Watak Otoritarian

Koordinator Umum KISP, Moch Edward Trias Pahlevi, menjelaskan bahwa di antara pemilih muda, Generasi Z menjadi kelompok dengan tingkat penolakan paling tinggi dibandingkan generasi milenial.

“Penolakan dari Gen Z mencapai 63,3 persen, sedangkan di kalangan milenial berada di angka 33,3 persen,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (18/1/2026).

Edward menilai perbedaan sikap ini dipengaruhi oleh latar pengalaman politik masing-masing generasi. Generasi milenial masih sempat mengalami era sebelum Pilkada langsung, sementara Gen Z hanya mengenal pemilihan kepala daerah secara langsung sepanjang pengalaman kewarganegaraannya.

Ia menambahkan, bagi pemilih muda, partisipasi politik tidak semata-mata soal memberikan suara, tetapi juga mencakup ruang untuk menyampaikan ide, membangun jejaring, dan mengorganisasi gerakan melalui media serta komunitas.

“Pilkada dipersepsikan sebagai sarana partisipasi politik yang paling nyata. Karena itu, jika pemilihan dialihkan ke DPRD, saluran partisipasi substantif tersebut dikhawatirkan terputus,” katanya.

Edward juga menyebut bahwa temuan KISP sejalan dengan berbagai survei lain yang menunjukkan kekhawatiran publik terhadap potensi Pilkada dipilih DPRD sebagai alat penguatan elite politik.

“Bagi pemilih muda, skema ini dipandang sebagai kemunduran demokrasi yang berisiko menimbulkan krisis legitimasi dan meningkatnya apatisme politik, karena proses pemilihan berlangsung di ruang yang minim pengawasan publik,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjadikan suara generasi muda—yang mencakup sekitar 55 persen dari total pemilih—sebagai pertimbangan utama dalam perumusan kebijakan.

Edward menegaskan bahwa wacana revisi Undang-Undang Pilkada seharusnya diarahkan pada penguatan transparansi, akuntabilitas, dan integritas Pilkada langsung, bukan menghidupkan kembali mekanisme pemilihan tidak langsung.

Ancaman Kemunduran Demokrasi dan Menguatnya Klientelisme

Sebelumnya, dosen Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL UGM, Arga Pribadi Imawan, turut mengkritisi rencana pengalihan pemilihan kepala daerah ke DPRD. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi mereduksi kualitas demokrasi di Indonesia.

“Dampak paling serius adalah hilangnya hak warga untuk memilih kepala daerah secara langsung. Ini merupakan kemunduran dari semangat demokrasi langsung hasil reformasi 1998,” kata Arga, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, demokrasi partisipatif yang menjadi cita-cita reformasi akan mengalami penurunan jika Pilkada kembali dilakukan melalui DPRD. Selain itu, pola pertanggungjawaban kepala daerah juga akan berubah.

“Kepala daerah hasil Pilkada langsung bertanggung jawab kepada publik berdasarkan janji kampanye. Jika dipilih DPRD, pertanggungjawaban itu bergeser kepada partai politik atau DPRD,” ujarnya.

Konsekuensinya, masyarakat kehilangan mekanisme sanksi politik secara langsung terhadap kepala daerah yang berkinerja buruk atau terlibat korupsi.

“Bahkan bukan tidak mungkin kepala daerah dengan kinerja rendah tetap dipertahankan selama mampu memenuhi kepentingan elite politik,” tambah Arga.

Ia juga mengingatkan potensi menguatnya praktik klientelisme akibat dominasi elite partai, yang membuat kepala daerah lebih bergantung pada kekuatan politik daripada aspirasi publik.

Arga menilai, perdebatan mengenai Pilkada melalui DPRD sejauh ini belum diiringi diskursus pro dan kontra yang komprehensif. Menurutnya, reformasi partai politik harus menjadi syarat utama jika wacana tersebut ingin dijalankan.

“Tanpa reformasi menyeluruh terhadap partai politik sebagai penghubung negara dan masyarakat, penolakan publik hampir tidak terelakkan,” pungkasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Arga pribadi ImawanGen ZKomite Independen Sadar PemiluMoch Edward Trias PahleviPilkada dipilih DPRDPilkada langsungsurvei

Related Posts

Ilustrasi politik dagang sapi

Apa Itu Politik Dagang Sapi yang Mencuat Dalam Wacana Pilkada Dipilih DPRD

January 19, 2026
Ilustrasi pilkada

PDIP Tolak Pilkada dipilih DPRD, Hasto: Cenderung Lahirkan Watak Otoritarian

January 17, 2026
Ilustrasi spanduk Pilkada yang dipilih secara langsung. Saat ini tengah berkembang wacana Pilkada dipilih DPRD

Wacana Pilkada Dipilih DPRD Menghangat, Ketua DPR RI: Belum Dibahas

January 13, 2026
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Arga Pribadi Imawan

KUHP Baru Mulai Diterapkan, Arga Pribadi Imawan: Reformasi Setengah Jalan

January 5, 2026
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Investasi Dunia Anak yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Magelang di Taman Kyai Langgeng (TKL).

Jangan Hanya Jadi Konsumen, Wali Kota Magelang: Gen Z Juga Harus Berani Berinvestasi

October 23, 2025
Ilustrasi keuangan negara

KSPSI Sleman Dorong Penetapan UMK 2026 Berdasarkan Survei KHL

October 9, 2025
Next Post
Pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel. (ligaindonesiabaru.com)

PSIM Yogyakarta Masih Anteng di Bursa Transfer Paruh Musim, Kenapa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.