• Tentang Kami
Wednesday, April 22, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Nomor Punggung 91 Milik Rafinha Dipensiunkan, Manajemen PSIM Yogyakarta: Terinspirasi Luar Negeri

Manajer tim PSIM Yogyakarta Razzi menegaskan keputusan mempensiunkan nomor 91 milik Rafinha bukan diambil secara gegabah.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
January 19, 2026
in headline, Liga
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rafinha saat masih berseragam PSIM Yogyakarta

Rafinha saat masih berseragam PSIM Yogyakarta. [Dok PSIM Yogyakarta]

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Manajemen PSIM Yogyakarta akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusan memensiunkan nomor punggung 91 yang identik dengan sosok Rafinha.

Kebijakan tersebut sebelumnya memantik perdebatan di kalangan suporter, terutama karena striker asal Brasil itu belum mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola profesional dan kini masih aktif bermain bersama PSIS Semarang dengan nomor yang sama.

BERITA MENARIK LAINNYA

5 Fakta Jelang Duel Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta, Misi Bangkit di Tengah Badai

5 Fakta di Balik Sunyinya Laga Kandang PSIM Yogyakarta

Manajer tim PSIM, Razzi Taruna, mengakui bahwa manajemen belum sempat menyampaikan penjelasan kepada publik saat pengumuman perpisahan Rafinha. Padatnya agenda klub pada saat itu membuat klarifikasi tertunda.

Meski demikian, Razzi menegaskan keputusan mempensiunkan nomor 91 bukan diambil secara gegabah. Ia menyebut kebijakan itu terinspirasi dari praktik serupa yang lazim dilakukan klub-klub sepak bola luar negeri.

Ia mencontohkan klub asal Inggris, Birmingham City, yang memensiunkan nomor Jude Bellingham meskipun sang pemain masih aktif bermain.

“Kiblat saya juga banyak nonton liga luar. Contoh yang saya lihat itu kejadian di Birmingham, Jude Bellingham. Dia berkontribusi besar, klubnya di ambang bangkrut, lalu dijual ke Dortmund dengan nilai puluhan juta euro sehingga klub terselamatkan secara finansial,” jelasnya.

Menurutnya, meski konteksnya tidak sepenuhnya sama, dampak yang ditinggalkan Rafinha bagi PSIM dinilai sepadan. Razzi menyebut Rafinha sebagai figur kunci di balik keberhasilan Laskar Mataram promosi ke kasta tertinggi setelah 18 tahun berkutat di kasta kedua.

“Tanpa dia, kita tidak akan ada di posisi sekarang,” tegas Razzi.

Rafinha sendiri mencetak 20 gol dari 22 pertandingan pada Liga 2 musim 2024/2025 dan terpilih sebagai pemain terbaik kompetisi tersebut.

Razzi menilai kontribusi Rafinha melampaui aspek teknis di lapangan. Bagi manajemen, sosok Rafinha dinilai tidak tergantikan, baik dari sisi kualitas permainan maupun karakter personalnya.

Kedekatan Rafinha dengan suporter juga menjadi pertimbangan penting. Selebrasi khas, interaksi dengan pendukung, serta kehadirannya di ruang publik membuat Rafinha menjadi figur ikonik di mata suporter PSIM.

“Buat kami itu sangat mahal. Seluruh manajemen merasa kami tidak akan menemukan Rafinha lagi yang lain. Bukan hanya kualitas, tapi sosok seperti Rafinha itu enggak akan kita temukan lagi,” ujar Razzi.

Razzi memastikan keputusan memensiunkan nomor 91 murni sebagai bentuk penghormatan, bukan untuk meredam kritik suporter. Ia menegaskan hubungan antara klub dan Rafinha tetap terjaga dengan baik.

“Jadi itu juga bukan karena ada tekanan dari suporter biar suporter diam saja, bukan begitu. Tapi memang murni itu adalah bentuk terima kasih kepada Rafinha,” kata Razzi.

Sebagai catatan, PSIM memutuskan memensiunkan nomor 91 yang dikenakan Rafinha selama Liga 2 2024/2025 dan Super League 2025/2026 karena jasanya dianggap abadi. Salah satu momen penting Rafinha adalah gol penentu kemenangan PSIM atas Bhayangkara pada partai final Liga 2.

Meski kontribusinya monumental, Rafinha kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di level tertinggi musim ini. Dari 15 laga Super League, ia baru tampil tiga kali, itu pun sebagai pemain pengganti. Situasi tersebut mendorong Rafinha hijrah ke PSIS Semarang demi mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

“Saya rasa saya tidak akan pernah merasakan momen seperti ini lagi. Perasaan saya campur aduk antara sedih dan senang,” ujar Rafinha.

Tags: bursa transfernomor punggung 91pensiunPSIM YogyakartaRafinhaRazzi Taruna

Related Posts

PSIM Yogyakarta akan mendatangkan bek tengah baru di putaran kedua Super League 2025/26.

5 Fakta Jelang Duel Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta, Misi Bangkit di Tengah Badai

April 16, 2026
Suasana tribun Stadion SUltan Agung, Bantul, dalam laga PSIM melawan PSM Makassar, Jumat (10/4/2026).

5 Fakta di Balik Sunyinya Laga Kandang PSIM Yogyakarta

April 14, 2026
Pemain PSIM, Ezequiel Vidal (kanan), berebut bola dengan pemain Dewa United FC, Hugo Gomes, dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026).

Dominan Tapi Gigit Jari: 5 Catatan dari Kekalahan PSIM Saat Dijamu Dewa United

April 4, 2026
Pemain PSIM Yogyakarta berkumpul sebelum laga melawan Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026).

Misi Bangkit Laskar Mataram: Analisis Peluang PSIM Yogyakarta di Bulan April 2026

March 30, 2026
Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

March 21, 2026
Pemain PSIM, Rakhamatsho Rakhmatzoda (tengah), dikepung pemain Persijap dalam laga pekan 25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).

Serba-Serbi Duel PSIM vs Persijap: Statistik Dominan Tuan Rumah Berujung Hasil Imbang

March 12, 2026
Next Post
Ekspresi pemain PSS Sleman usai ditahan imbang 1-1 tamunya Persela Lamongan dalam lanjutan kompetisi Championship 2025/26 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (18/1/2026)

PSS Sleman Gagal Rebut Puncak Klasemen Usai Ditahan Persela, Ansyari Soroti Hal Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.