• Tentang Kami
Wednesday, January 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Tolak Polri di Bawah Kementerian, Jenderal Listyo: Saya Pilih Bertani Kalau Diminta Jadi Menteri

Jenderal Listyo menegaskan Polri saat ini posisinya sudah sangat ideal sebagai alat negara di bawah Presiden, tidak perlu di bawah kementerian

byredaksi
January 26, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Senayan, Senin (26/1/2026). [YouTube/DPR RI]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak dengan tegas terkait munculnya wacana institusi Polri di bawah kementerian, Senin (26/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Jenderal Listyo di penghujung rapat kerja bersama Komisi III DPR RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

BERITA MENARIK LAINNYA

5 Fakta Kasus Hogi Minaya yang Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Aksi Penjambretan

ICW dan Kontras Laporkan 43 Polisi ke KPK karena Diduga Terlibat Pemerasan

“Kami institusi Polri menolak kalau ada usulan Polri di bawah kementerian khusus,” terangnya dilansir dari channel YouTube DPR RI.

Jenderal Listyo menjelaskan posisi Polri saat ini dirasa sudah cukup ideal yakni berada langsung di bawah presiden.

Posisi tersebut menempatkan Polri betul-betul sebagai alat negara untuk memberikan pelayanan berkaitn Harkamtibmas hingga di bidang hukum.

“Selain itu kami berada langsung di bawah Presiden maka ketika Bapak Presiden membutuhkan kami, kami bisa bergerak lebih cepat tidak lewat kementerian yang bagi kami itu berpotensi seperti matahari kembar nantinya,” terangnya.

Lebih lanjut, Jenderal Listyo pun dengan tegas menolak wacana bahwa Kapolri nantinya bisa mengisi pos menteri kepolisian.

Ia pun memilih menjadi petani ketimbang menjabat menteri kepolisian.

“Kalau saya suruh memilih bila ditawari sebagai Menteri Kepolisian, saya sampaikan kepada semua yang hadir dan seluruh jajaran, saya menolak polisi di bawah kementerian,” ungkapnya.

“Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik jadi petani saja,” tegasnya.

Pernyatan tegas tersebut pun mendapat tepuk tangan hingga teriakan.

“Menyala kapolri,” ucap seorang anggota Komisi III DPR RI.

Jenderal Listyo menyebut meletakkan polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi polri, melemahkan negara dan melemahkan presiden.

“Oleh karena itu apabila ada pilihan polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, Kapolri tetap memimpin, saya minta kapolri dicopot saja,” tegasnya kembali.

Langkah Mundur

Terpisah, anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyebut reposisi kelembagaan Polri di bawah kementerian merupakan langkah mundur dari agenda reformasi sektor keamanan di Indonesia.

Politisi PKB tersebut kemudian mengutip Gus Dur mengenai aparat bersenjata harus kembali ke barak dan menjunjung tinggi supremasi sipil.

“Posisi Polri saat ini memiliki landasan historis dan konstitusional yang kuat, yakni TAP MPR Nomor VII Tahun 2000. Kebijakan tersebut lahir pada masa pemerintahan Presiden keempat RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang juga merupakan pendiri PKB. Menurutnya, Gus Dur secara berani mendorong pemisahan Polri dari TNI guna menegakkan supremasi sipil,” terangnya.

“Karakter Gus Dur jelas, aparat bersenjata harus kembali ke barak dan menjunjung tinggi supremasi sipil. Struktur Polri di bawah Presiden adalah langkah ideologis untuk mencegah politisasi kekuasaan bersenjata,” tegas legislator asal Jawa Tengah tersebut.

Abdullah juga menyambut baik pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebut posisi Polri di bawah Presiden sudah ideal secara institusional. Ia menegaskan bahwa PKB akan menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan pemikiran Gus Dur terkait reformasi keamanan tersebut.

“Bagi kami, ruh dan gagasan Gus Dur tidak boleh diganti atau diubah. Ini adalah produk pemikiran pendiri partai kami. Jika ada pihak yang mengatasnamakan kader ideologis Gus Dur namun justru berupaya mengubah tatanan ini, PKB akan berdiri paling depan untuk menolaknya. Kami akan melawan,” pungkasnya.

Tags: Jenderal ListyoKapolri Jenderal Listyo Sigit PrabowokepolisianKomisi III DPR RImenolak di bawah kementerianPolri

Related Posts

ilustrasi tersangka

5 Fakta Kasus Hogi Minaya yang Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Aksi Penjambretan

January 26, 2026
Ilustrasi gedung KPK

ICW dan Kontras Laporkan 43 Polisi ke KPK karena Diduga Terlibat Pemerasan

December 23, 2025
Ilustrasi polisi.

Polisi Bisa Rangkap Jabatan Sipil, Pakar UGM: Kemunduran Demokrasi

December 23, 2025
Aktivis Social Movement Institute Muhammad Fachrurozzi (Instagram/Muh.fakhrurrozi)

Kecam Penangkapan Aktivis Paul, Akademisi: Perlu Reformasi Fundamental di Polri

October 4, 2025
Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberi hormat kepada Presiden Prabowo

Peneliti UGM Ungkap 5 Hal yang Harus Dibenahi di Tubuh Polri, Satu di Antaranya Meritrokrasi

September 29, 2025
Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberi hormat kepada Presiden Prabowo

PBHI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Reformasi Polri, Minta Jangan Hanya Gimmick

September 22, 2025
Next Post
Hogi Minaya beserta istri saat menemui awak media sesuai melakukan mediasi difasilitasi Kejaksaan Negeri Sleman, Senin (26/1/2026)

Sempat Jadi Tahanan Kota, Hogi Minaya Lega Setelah Gelang GPS Dilepas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.