SLEMAN, POPULI.ID – Menjelang bergulirnya putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, spekulasi mengenai penambahan pemain baru di kubu PSS Sleman kembali mencuat.
Meskipun manajemen telah mendatangkan beberapa wajah baru, pintu transfer bagi Laskar Sembada dipastikan belum sepenuhnya tertutup.
Langkah Cermat di Tengah Kebutuhan Tim
Hingga saat ini, PSS Sleman tercatat telah meresmikan tiga pemain anyar untuk memperkuat kedalaman skuad. Ketiganya adalah Lucas Gama (Lucao) yang didatangkan dari Persik Kediri, serta dua pemain pinjaman dari Persija Jakarta yakni Figo Dennis dan Jehan Pahlevi.
Kehadiran Lucao sendiri merupakan respons cepat manajemen untuk mengisi lubang di lini pertahanan setelah Cleberson dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera panjang.
Namun, aktivitas transfer PSS tidak berhenti di situ. Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra, mengungkapkan bahwa tim masih terus memantau bursa transfer dengan sangat cermat.
Keputusan untuk menambah pemain bukan sekadar untuk memperbanyak jumlah personel, melainkan harus melalui evaluasi menyeluruh terhadap performa tim di pertandingan dan perkembangan pemain selama sesi latihan.
Antisipasi Badai Cedera dan Daftar Pemain Incaran
Salah satu alasan utama mengapa rumor kepindahan pemain ke Bumi Sembada masih kencang adalah faktor risiko cedera. Belajar dari kasus Cleberson, manajemen PSS ingin memiliki kesiapan jika situasi serupa kembali menimpa pemain pilar lainnya.
Huistra menegaskan bahwa PSS telah memiliki daftar pemain yang terus dipantau.
“Jika ada kemungkinan pemain yang berada di kisaran anggaran klub ingin bergabung dan membuat kami lebih baik, mungkin kami akan melakukannya,” ujar Huistra.
Hal ini mengindikasikan bahwa manajemen siap bergerak cepat jika menemukan pemain yang memiliki kualitas di atas rata-rata skuad saat ini namun tetap sesuai dengan kondisi finansial klub.
Menanti Kejutan Sebelum 6 Februari
Meski Huistra menyatakan puas dengan komposisi skuad saat ini yang dinilai memiliki keseimbangan antara pemain muda, pemain berpengalaman, serta pilar asing dan lokal, ia tidak menutup mata pada peluang yang ada. Dinamika bursa transfer yang masih berjalan memungkinkan adanya kejutan di detik-detik terakhir.
Dengan tenggat waktu jendela transfer yang akan jatuh pada 6 Februari 2026, PSS Sleman masih memiliki waktu untuk meresmikan pemain baru. Manajemen dan tim pelatih terus bekerja keras mencari amunisi yang dapat meningkatkan daya saing tim di putaran selanjutnya.
Meskipun pintu transfer masih terbuka, Huistra menegaskan bahwa manajemen harus melepas atau meminjamkan pemain terlebih dahulu sebelum mendatangkan amunisi baru.
Hal tersebut dikarenakan saat ini komposisi skuad dinilai terlalu besar atau “gemuk”, sehingga manajemen ingin memastikan keseimbangan jumlah pemain tetap terjaga.
Kini, pendukung setia Super Elja patut menantikan, apakah daftar pemain yang dikantongi Pieter Huistra akan benar-benar mendarat di Sleman sebelum jendela transfer resmi ditutup?












