• Tentang Kami
Saturday, February 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Selamat Jalan Sang Maestro: Mengenang Sosok dan Dedikasi Yu Beruk bagi Seni Tradisi Yogyakarta

Seniman ketoprak dan dagelan Mataram, Yu Beruk, wafat pada usia 76 tahun, meninggalkan jejak panjang pengabdian bagi seni tradisi Jawa.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
February 14, 2026
in headline, Kultur
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Seniman ketoprak sekaligus ikon dagelan Mataram legendaris, Sumisih Yuningsih atau yang akrab disapa Yu Beruk.

Seniman ketoprak sekaligus ikon dagelan Mataram legendaris, Sumisih Yuningsih atau yang akrab disapa Yu Beruk. [Dok. Humas Pemda DIY]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Dunia seni tradisi Yogyakarta berduka dengan kabar berpulangnya salah satu seniman ketoprak legendaris, Sumisih Yuningsih, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Yu Beruk. Tokoh yang identik dengan peran dagelan ini tutup usia pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Kepergian Yu Beruk menjadi kehilangan besar bagi masyarakat pecinta seni tradisional Jawa, khususnya ketoprak dan lawak Mataram. Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka yang juga merupakan pusat aktivitas keseniannya, Sanggar Busana Nawangsih di Mantrijeron, Yogyakarta. Kemudian dimakamkan pada sore hari di Makam Dongkelan.

BERITA MENARIK LAINNYA

SBY Art Community Ajak Seniman dan Budayawan Rawat Semangat Kebersamaan

Profil Mendiang Uut Bambang Sugeng, Ayah Luna Maya Seniman Kelahiran Yogyakarta

Profil dan Awal Mula Kiprah di Dunia Seni

Perempuan kelahiran Bantul, 5 Januari 1950 ini tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kental dengan kesenian tradisional. Yu Beruk mengikuti jejak ayahnya yang juga merupakan seorang pemain ketoprak. Sejak usia belia, ia sudah akrab dengan panggung pertunjukan. Ia tercatat mulai bermain ketoprak pada usia 14 tahun dan mulai belajar melawak sejak umur 16 tahun.

Awalnya, Yu Beruk sempat merasa jenuh bermain ketoprak yang terpaku pada pakem, sehingga ia mulai melatih kemampuan melawaknya agar bisa lebih fleksibel dalam mengikuti watak tokoh yang diperankan. Dedikasinya yang tanpa surut dari masa remaja hingga usia senja mengantarkannya menjadi salah satu maestro ketoprak di Yogyakarta.

Jejak Karier di RRI dan TVRI Yogyakarta

Perjalanan karier Yu Beruk semakin matang ketika ia bergabung dengan RRI Yogyakarta sekitar tahun 1983, di mana ia juga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Di radio tersebut, ia mengasuh berbagai program seni seperti ketoprak perdesaan, dagelan Mataram, hingga uyon-uyon.

Namanya semakin melambung luas di layar kaca melalui program “Obrolan Angkringan” di TVRI Yogyakarta. Dalam program tersebut, ia sering memerankan karakter antagonis dengan sentuhan komedi yang tajam, spontan, dan penuh kritik sosial. Penampilannya yang natural sering kali dianggap sebagai representasi suara wong cilik.

Konsistensi dan Pengakuan Nasional

Selain di media penyiaran, Yu Beruk aktif mengisi panggung ketoprak, pentas wayang kulit (khususnya sesi limbukan), hingga pertunjukan berskala nasional seperti Indonesia Kita yang dipimpin oleh Butet Kartaredjasa dan Agus Noor.

Atas dedikasi panjangnya, Yu Beruk menerima berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:

  • Anugerah Kebudayaan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada tahun 2019.
  • Penghargaan Dedikasi Seni Tradisi dan Bentara Budaya dari Lembaga Kebudayaan Kompas Gramedia Bentara Budaya pada tahun 2023.

Prinsip Hidup: Menjadi Seniman yang Berbudaya

Hingga akhir hayatnya, Yu Beruk memegang teguh prinsip bahwa menjadi seniman tidak hanya soal bakat, tetapi juga harus “berbudaya”. Ia menekankan bahwa seorang pelawak harus peka terhadap situasi sekitar, rendah hati (semeleh), dan mau bekerja sama dengan lawan main.

Salah satu pesan mendalam yang pernah ia sampaikan adalah agar generasi penerus tidak “sembrono” dalam bekerja dan benar-benar menggeluti budaya sendiri dengan sungguh-sungguh.

Kini, meskipun panggung ketoprak telah kehilangan salah satu bintang terbesarnya, jejak karya dan semangat Yu Beruk akan tetap menjadi inspirasi bagi pelestarian seni tradisi Jawa.

Tags: dagelan mataramsenimanseniman ketoprakSumisih YuningsihYu Beruk

Related Posts

SBY Art Community Ajak Seniman dan Budayawan Rawat Semangat Kebersamaan

SBY Art Community Ajak Seniman dan Budayawan Rawat Semangat Kebersamaan

February 13, 2026
Luna Maya bersama keluarga membuka pameran Uut Bambang Sugeng

Profil Mendiang Uut Bambang Sugeng, Ayah Luna Maya Seniman Kelahiran Yogyakarta

May 13, 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.