BANTUL, POPULI.ID – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul telah mengajukan tambahan pasokan elpiji ukuran tiga kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada liburan awal Ramadan 1447 Hijriah.
“Untuk elpiji tiga kilogram kita kemarin sudah mengajukan tambahan kuota untuk liburan, saya lupa jumlahnya, tapi sekitar 40 ribu matrik ton,” kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Prapta Nugraha, Jumat (20/2/2026).
Pihaknya tidak hafal setara berapa tabung ‘melon’ dari tambahan gas 40 ribu matrik ton yang diajukan ke agen resmi Pertamina tersebut, akan tetapi diajukan karena kebutuhan masyarakat akan elpiji cenderung bertambah.
“Jadi kemarin itu karena ada libur panjang kita mengajukan kenaikan tambahan pasokan, kalau berapa tabungnya saya lupa,” katanya.
Dia mengatakan, tambahan pasokan elpiji ukuran tiga kilogram tersebut harapannya dapat mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa hingga Lebaran 2026, meski nantinya tetap akan dipantau kondisi terkini di pangkalan elpiji.
“Kalau sampai Lebaran nanti kita lihat situasi di lapangan, kalau nanti masih kurang kita minta tambahan pasokan, jadi kita memang pantauan rutin untuk bahan pokok termasuk gas tiga kilogram,” terangnya.
Dia mengatakan, pemerintah daerah (pemda) bersama Hiswana Migas selalu berkoordinasi untuk memetakan kondisi dan stok tabung gas di Bantul, guna mencegah kelangkaan di pasar, mengingat elpiji menjadi salah satu kebutuhan pokok penting di masyarakat.
“Jadi, seandainya ada kekurangan, biasanya dari Hiswana minta rekomendasi untuk pasokan tambahan,” katanya.
Namun demikian, kata dia, sejauh ini untuk stok tabung gas tiga kilogram di Bantul aman, karena sudah mendapat tambahan pasokan untuk kebutuhan libur awal Ramadan.
“Yang kebutuhan Ramadan kita pantau kembali kalau nanti di minggu minggu ini, kalau masih ada berarti tidak kita ajukan, kalau sedikit berkurang stoknya, nanti kita ajukan kembali, tapi InsyaAllah masih mencukupi untuk gas,” katanya.












