YOGYAKARTA, POPULI.ID – Laga sengit akan tersaji pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 saat PSIM Yogyakarta menjamu Bali United. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Senin (23/2/2026) pukul 20.30 WIB. Duel ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua pelatih asal Belanda, yakni Jean-Paul van Gastel di kubu PSIM dan Johnny Jansen di pihak Bali United.
Statistik dan Posisi Klasemen
Menjelang laga ini, tuan rumah PSIM Yogyakarta berada dalam posisi yang sedikit lebih unggul di tabel klasemen. Laskar Mataram menempati peringkat ketujuh dengan koleksi 32 poin dari 21 laga (8 menang, 8 seri, 5 kalah). Lini serang mereka telah mengemas 26 gol, sementara pertahanan yang dikawal Cahya Supriadi telah kebobolan 25 kali.
Di sisi lain, Bali United masih tertahan di peringkat ke-10 dengan 28 poin. Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini mencatatkan hasil yang seimbang dengan 7 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 7 kekalahan. Menariknya, produktivitas gol mereka (28 gol) sama persis dengan jumlah gol yang bersarang di gawang Mike Houptmeijer.
Head to Head Kedua Tim
Secara rekor pertemuan di kompetisi musim ini, PSIM memiliki modal kepercayaan diri yang lebih tinggi.
- 20 September 2025: Bali United 1-3 PSIM Yogyakarta (Super League)
- 26 Juni 2025: Bali United 6-0 PSIM Yogyakarta (Laga Uji Coba)
Meskipun Bali United pernah menang telak di laga uji coba, hasil tersebut dianggap tidak bisa menjadi tolok ukur karena pada laga resmi pertama musim ini, PSIM justru berhasil mencuri poin penuh di markas Bali United.
Lima Pertandingan Terakhir
Kedua tim saat ini tengah berjuang mencari konsistensi setelah rentetan hasil kurang maksimal di beberapa laga terakhir:
- PSIM Yogyakarta: Mengoleksi 5 poin dari lima laga terakhir (1 menang, 2 seri, 2 kalah). Pada laga terakhirnya, mereka menahan imbang Persik Kediri dengan skor 2-2.
- Bali United: Hanya meraih 4 poin dari lima laga terakhir (1 menang, 1 seri, 3 kalah). Bali United saat ini sedang dalam tren negatif berupa tiga kekalahan beruntun, termasuk kekalahan 0-1 dari Persija Jakarta pekan lalu.
Persiapan PSIM dan Penyesuaian Ramadan
Menghadapi laga krusial ini di bulan Ramadan, manajemen PSIM Yogyakarta melakukan penyesuaian jadwal latihan. Jika biasanya latihan dilakukan pagi hari untuk menghindari hujan, kini latihan digeser ke sore hari agar pemain yang berpuasa tetap optimal.
Manajer PSIM, Razzi Taruna, menjelaskan bahwa sesi latihan kini dimulai pukul 16.00 WIB agar berakhir mendekati waktu berbuka puasa,. Ia juga menegaskan tidak ada waktu libur bagi pemain di awal Ramadan karena jadwal kompetisi yang sangat padat.
“Kemarin kami banyak latihan pagi dikarenakan sore biasanya hujan di Jogja. Namun, khusus untuk memasuki bulan puasa ini, jadwal latihan resmi kami kembalikan lagi ke sore hari agar lebih kondusif bagi seluruh tim,” ujar Razzi.
“Kami hanya melakukan penyesuaian pada jam latihan agar teman-teman yang berpuasa tetap bisa menjalankan ibadahnya dengan baik, tapi tetap mampu mengikuti porsi latihan secara maksimal di lapangan,” tambahnya.
Laga ini diprediksi akan berjalan ketat mengingat kedua tim sama-sama berambisi memutus tren negatif dan kembali ke jalur kemenangan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Super League.












