• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Penjelasan Beasiswa LPDP, Sempat Viral Usai Polemik Cukup Aku yang WNI

Dwi Sasetyaningtyas (Tyas), seorang alumnus LPDP, melalui akun Threads miliknya membuat gaduh usai menulis kalimat cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
February 24, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi beasiswa LPDP

Ilustrasi beasiswa LPDP

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menjadi perbincangan hangat di tanah air. Namun, kali ini sorotan publik bukan tertuju pada prestasi, melainkan pada isu komitmen pengabdian para alumninya (awardee). Polemik ini bermula dari unggahan viral seorang alumnus LPDP yang memicu perdebatan luas mengenai integritas dan rasa nasionalisme para penerima dana negara.

Awal Mula Polemik: Postingan “Cukup Aku Saja yang WNI”

BERITA MENARIK LAINNYA

Menkeu Purbaya Bakal Rumahkan Pegawai DJP yang Terlibat Korupsi

Pakar Ekonomi Sebut Upaya Redenominasi Langkah Strategis, Tapi dengan Catatan

Kegaduhan ini dipicu oleh unggahan Dwi Sasetyaningtyas (Tyas), seorang alumnus LPDP, melalui akun Threads miliknya. Dalam unggahan yang kini telah dihapus, Tyas membagikan video paspor Inggris milik anak keduanya sambil menuliskan kalimat kontroversial: “Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan,”. Ia juga menambahkan keinginannya agar anak-anaknya memiliki “paspor kuat”.

Pernyataan ini segera menuai kecaman netizen yang mempertanyakan etika seorang penerima beasiswa dari pajak rakyat yang justru seolah merendahkan identitas kewarganegaraannya sendiri.

Tyas merupakan lulusan Teknik Kimia ITB yang melanjutkan studi magister di Delft University of Technology, Belanda, dengan dukungan LPDP dan lulus pada Agustus 2017. Dari penyelidikan warganet mengungkap sisi lain yang lebih mengejutkan. Suami Tyas, Arya Iwantoro, yang juga merupakan sesama awardee LPDP, ikut terseret.

Mengenal Apa Itu Beasiswa LPDP?

Di luar polemik tersebut, LPDP adalah program beasiswa bergengsi dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan. Beasiswa ini bertujuan mencetak pemimpin masa depan dengan membiayai studi S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri.

Mengutip dari laman Kementerian Keuangan, tujuan Utama LPDP adalah mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi yang memiliki semangat kepemimpinan tangguh. Lalu mendukung inovasi dan penelitian melalui pengelolaan dana abadi pendidikan. Serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global melalui pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia.

Beasiswa LPDP dikenal inklusif dan terbagi dalam beberapa kategori utama untuk menjaring talenta terbaik dari berbagai latar belakang. Kategori tersebut antara lain:

* Beasiswa Umum: Terbuka bagi seluruh WNI yang memiliki prestasi akademik unggul.

* Beasiswa Afirmasi: Skema khusus bagi masyarakat dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), penyandang disabilitas, atau kelompok prasejahtera.

* Beasiswa Targeted: Diperuntukkan bagi profesi spesifik seperti PNS, anggota TNI, atau Polri guna meningkatkan kualitas layanan publik.

Penerima beasiswa (awardee) juga mendapatkan pembiayaan penuh yang mencakup biaya kuliah (tuition fee), biaya hidup bulanan, biaya transportasi, biaya pendaftaran, hingga tunjangan lainnya.

Satu di antara aturan paling krusial dalam kontrak LPDP adalah kewajiban kontribusi di tanah air setelah lulus, yang dikenal dengan rumus 2N+1.

Artinya, alumnus wajib kembali ke Indonesia dan mengabdi selama dua kali masa studi ditambah satu tahun secara berturut-turut. Kegagalan memenuhi aturan ini dianggap sebagai pelanggaran kontrak yang serius.

Ancaman Tegas Menteri Keuangan: Blacklist dan Ganti Rugi

Polemik Tyas tersebut memicu reaksi keras dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam konferensi pers APBN KiTa, Purbaya menegaskan bahwa dana LPDP berasal dari pajak rakyat, sehingga perilaku menghina negara sangat tidak dibenarkan.

Pemerintah memberikan ancaman sanksi serius bagi alumni yang melanggar kontrak, terutama bagi Arya, suami Tyas, yang diduga belum pulang ke Indonesia.

* Tuntutan Ganti Rugi: Arya terancam harus mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah diterima, ditambah dengan akumulasi bunga.

* Blacklist Total: Menkeu mengultimatum akan melakukan blacklist terhadap mereka di seluruh sektor pemerintahan Indonesia. “Tidak akan bisa masuk,” tegas Purbaya.

Tyas sendiri telah menyampaikan permohonan maaf terbuka, menyatakan bahwa unggahannya dipicu oleh rasa lelah dan frustrasi pribadi sebagai warga negara. Namun ia mengakui bahwa tindakannya tersebut salah dan melukai perasaan banyak orang.

Tags: beasiswa LPDPDwi SasetyaningtyasKementerian KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya Bakal Rumahkan Pegawai DJP yang Terlibat Korupsi

January 14, 2026
ilustrasi uang Rupiah yang diwacanakan bakal dilakukan redenominasi

Pakar Ekonomi Sebut Upaya Redenominasi Langkah Strategis, Tapi dengan Catatan

November 13, 2025
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Sambut Positif Penyaluran Modal Lewat Bank Himbara: Pasti Sudah Direncanakan Dengan Jelas

September 16, 2025
Ilustrasi pejabat publik selip lidah

Pakar UGM Minta Pejabat Publik Ubah Gaya Komunikasi Agar Tak Kerap Minta Maaf karena Selip Lidah

September 15, 2025
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disorot soal rencananya menarik dana Rp200 T dari Bank Indonesia

Soroti Langkah Menkeu Purbaya Soal Tarik Dana Rp200 T, Ekonom UGM Ingatkan Risiko Depresiasi

September 11, 2025
Purbaya Yudhi Sadewa

Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

September 10, 2025
Next Post
Ilustrasi polisi

5 Skandal Oknum Polisi di Awal Tahun 2026, Terbaru Tewaskan Pelajar Tual

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.