• Tentang Kami
Sabtu, September 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Menyicip Kipo, Kudapan Khas Kotagede yang Konon Favorit Raja Mataram Islam

Istri Rahayu merupakan penerus generasi ketiga pembuat kipo di Kotagede. Ia meneruskan usaha pembuatan penganan kipo sejak 1990.

byredaksi
Maret 1, 2026
in headline, Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kipo, kudapan tradisional khas Kotagede yang berbentuk mungil, Sabtu (28/2/2026).

Kipo, kudapan tradisional khas Kotagede yang berbentuk mungil, Sabtu (28/2/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kota Yogyakarta memiliki berbagai jenis kudapan tradisional yang sering menjadi incaran masyarakat untuk berbuka puasa Ramadan. Satu di antara kudapan tradisional yang dianggap khas selama bulan puasa yakni jajanan pasar kipo, makanan khas Kotagede.

Berbeda dengan kudapan tradisional lainnya, kipo memiliki bentuk kecil, berwarna hijau seperti ulat keket. Kudapan itu biasanya disajikan dalam satu bungkus berisi lima buah kipo. Meskipun masuk deretan jajanan pasar, namun konon kipo merupakan kudapan favorit para raja Mataram Islam.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Adapun salah satu warga yang masih melestarikan kudapan tradisional khas Kotagede itu adalah Istri Rahayu (60), pemilik Kipo Bu Djito.

Istri Rahayu merupakan penerus generasi ketiga pembuat kipo di Kotagede.

“Saya ini sudah generasi ketiga Kipo Bu Djito, mulai saya pegang pada 1990,” ucap Istri kepada Populi.id, Sabtu (28/2/2026).

Istri bercerita, kue kipo konon sudah ada semejak masa Kerajaan Mataram. Lalu berjalannya waktu, kipo kembali muncul, satu di antaranya dipopulerkan oleh Mangun Irono.

Istri Rahayu menyebut usaha kue kipo pertama kali dirintis oleh neneknya Mangun Irono pada 1946 atau ketika Indonesia memasuki masa revolusi. Kemudian dilanjutkan oleh sang ibu, Djito Soeharjo, yang namanya diabadikan sebagai merek kipo buatannya.

“Kebetulan anak perempuan Ibu (Djito) kan cuma saya. Kalau tidak diteruskan kok sayang. Karena Kipo selain saya bisa meneruskan warisan Ibu dan turut melestarikan kue tradisional asal Kotagede, ternyata juga bisa untuk menambah income (pemasukan) keluarga,” ujarnya.

Istri menjelaskan, kulit kue kipo terbuat dari tepung ketan yang dicampur pewarna alami daun suji atau katuk. Kudapan itu berisi campuran parutan kelapa muda dan gula Jawa atau enten-enten sehingga memiliki rasa manis legit dalam sekali suap.

“Pembuatannya saya masih manual dengan proses pemanggangan secara tradisional menggunakan cobek gerabah, sehingga harus telaten. Biasanya saya buat mulai dini hari pukul 01.00 WIB sampai subuh, kalau pesanan diambil habis subuh,” papar dia.

Dia mengungkapkan pada hari biasa sering memproduksi kipo sebanyak 300 bungkus. Ketika bulan Ramadan, dia hanya membuat 80 bungkus untuk dijual sendiri.

Kendati demikian, ketika ada pesanan dan menjelang Idul Fitri 2026 dia mulai kebanjiran orderan kipo hingga ratusan bungkus per hari.

“Alhamdulillah pesanan untuk acara Syawalan sudah masuk, ada yang pesan 100 bungkus dan 250 bungkus. Untuk per bungkus saya jual Rp3.200, tapi menyesuaikan harga bahan biasanya,” kata dia.

Istri mengaku merasa bangga bisa menjadi bagian dari masyarakat Kota Yogyakarta yang melestarikan makanan tradisional daerahnya. Dia berharap, usaha Kipo Bu Djito itu bisa terus lestari dan diteruskan oleh anak-anaknya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Istri RahayukipoKotagedekudapan tradisionalMangun IronoYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Agustus 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Juli 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Juli 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

Juli 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

Juli 19, 2026
Next Post
Ilustrasi bahagia

Benarkah Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia? Psikolog Ungkap Faktanya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.