• Tentang Kami
Wednesday, March 4, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Banjir Lahar Dingin Merapi Terjang Magelang: 3 Orang Tewas, 2 Masih Hilang

Lahar dingin yang meluncur dari lereng Gunung Merapi di kawasan Magelang mengakibatkan sejumlah kerusakan hingga korban tewas

byredaksi
March 4, 2026
in headline, Jateng
Reading Time: 2 mins read
A A
0
lahar dingin mengalir di Sungai Gendol, Selasa (3/3/2026)

lahar dingin mengalir di Sungai Gendol, Selasa (3/3/2026). [Instagram/Srawung_magelang]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

MAGELANG, POPULI.ID – Aliran Sungai Senowo yang berhulu di Gunung Merapi diterjang banjir lahar dingin pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Bencana tersebut dipicu oleh intensitas hujan lebat yang mengguyur puncak Gunung Merapi sejak siang hari. Hingga Rabu (4/3/2026) sore, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hanyut.

BERITA MENARIK LAINNYA

SBY Art Community Ajak Seniman dan Budayawan Rawat Semangat Kebersamaan

2 Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir, Polisi Olah TKP

Berdasarkan data terbaru dari Basarnas dan BPBD hingga Rabu (4/3/2026) sore, tercatat tiga orang meninggal dunia dalam tragedi ini. Korban pertama yang ditemukan pada hari kejadian adalah Iman Setiawan, warga Karanganyar, Kota Semarang.

Sementara itu, dua korban lainnya ditemukan pada Rabu siang, yaitu Fuad Hasan, warga Srumbung, Magelang; dan Heru, warga Dukun, Magelang.

Unit Siaga SAR Borobudur mengungkapkan jasad korban ditemukan di antara bebatuan besar dengan jarak sekitar dua hingga tiga kilometer dari titik awal kejadian.

Selain korban jiwa, dua orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian, yakni Maryuni dan Hasyim yang merupakan penambang pasir di lereng Merapi.

Bencana ini juga menyebabkan enam orang mengalami luka-luka. Para korban luka, yang sebagian besar adalah petani, saat ini menjalani perawatan di RSUD Muntilan dan RS Murangan Sleman karena mengalami luka pada bagian tangan, kaki, dan mata.

“Selain korban meninggal, ada pula enam petani mengalami luka-luka. Kami masih melakukan pencarian untuk menemukan korban lain yang masih dilaporkan hilang,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Semarang, Budiono.

Derasnya aliran lahar dingin tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga merusak sejumlah aset dan infrastruktur publik. Tercatat tiga truk terseret arus sungai, sementara 12 truk lainnya terjebak di area aliran. Selain itu, dua alat berat jenis Kobelco dilaporkan masih tertimbun material pasir dan batu.

Kerusakan infrastruktur meliputi putusnya beberapa jembatan, di antaranya Jembatan Sungai Kepil di Desa Paten, Jembatan Surodadi, Jembatan Kojor Semendi, dan Jembatan Srowol. Aliran lahar juga memutus jaringan air bersih di Desa Keningar serta merusak dua warung makan di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan yang melibatkan 176 personel telah dibagi menjadi tiga Unit Penyelamat (SRU) untuk menyisir radius hingga empat kilometer. Pencarian ini juga melibatkan unit K-9 milik Polresta Magelang.

Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto, mengungkapkan ada sejumlah tantangan yang dihadapi tim di lapangan.

“Kendala di lapangan, cuaca mendung, banjir lahar juga bawa material pasir dan batu sehingga kemungkinan, ada korban tertimbun tebalnya material yang dibawa lahar dingin,” ujar Arif.

“Dari informasi yang kami terima, ada empat korban yang dilaporkan hilang. Hari ini sudah ditemukan dua korban. Pencarian terhadap dua korban lainnya masih terus dilakukan,” tambahnya.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang beraktivitas di dekat aliran sungai yang berhulu di Merapi.

“Warga pastinya lebih berhati-hati dan waspada dengan selalu memantau info cuaca dan segera menghindar bila ada tanda-tanda akan datangnya banjir lahar dengan segera meninggalkan lokasi,” kata Bergas.

Pemerintah daerah melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Bambang Hermanto, memperingatkan warga untuk memperhatikan alarm early warning system (EWS) dan menjauhi bibir sungai saat hujan lebat turun di puncak gunung. Proses pencarian direncanakan akan berlangsung hingga tujuh hari ke depan.

Tags: BasarnasBudionoGunung Merapihujan deraslahar dinginMagelangtewas

Related Posts

SBY Art Community Ajak Seniman dan Budayawan Rawat Semangat Kebersamaan

SBY Art Community Ajak Seniman dan Budayawan Rawat Semangat Kebersamaan

February 13, 2026
petugas kepolisian hingga BPBD Sleman melakukan pengecekan di lokasi kejadian petani tewas tersambar petir di Padukuhan Barak, Seyegan, Senin (9/2/2026)

2 Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir, Polisi Olah TKP

February 9, 2026
Polres Bantul dan tim Inafis mengevakuasi korban mahasiswa asal Papua yang tewas usai dianiaya sesama rekannya di Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026)

Tersulut Emosi, Mahasiswa Asal Papua Nekat Aniaya Saudaranya hingga Tewas di Kasihan

January 19, 2026
Polres Bantul dan tim Inafis mengevakuasi korban mahasiswa asal Papua yang tewas usai dianiaya sesama rekannya di Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026)

Polres Bantul Amankan Pelaku Penusukan Mahasiswa Papua di Kasihan

January 18, 2026
Ilustrasi pesawat

Pesawat ATR 400 Rute Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Ini Daftar Penumpangnya

January 17, 2026
Polisi mengevakuasi korban tewas akibat perkelahian yang terjadi di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026).

Perkelahian Berujung Maut di Kasihan, Terduga Pelaku Sempat Mengamuk ke Warga

January 17, 2026
Next Post
PSIM Yogyakarta dirumorkan akan mendatangkan dua pemain asing di bursa transfer paruh musim. Salah satunya adalah kiper Persib Bandung, Adam Przybek.

Tanpa Sang Metronom, PSIM Yogyakarta Tetap Yakin Raih Hasil Positif Kontra Semen Padang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.