YOGYAKARTA, POPULI.ID – Perjuangan PSIM Yogyakarta dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026 kini memasuki fase krusial. Hingga pekan ke-24, tim berjuluk Laskar Mataram ini telah berhasil mengemas 37 poin dan menduduki peringkat kedelapan klasemen sementara.
Meski berada di posisi yang cukup aman, manajemen dan pengamat statistik telah mengantongi hitung-hitungan matang agar PSIM tidak sekadar bertahan, namun “bertahan dengan nyaman” di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Target Realistis: Minimal 42 Poin
Berdasarkan analisis dari komunitas statistik PSIM Jogja Stats, Laskar Mataram membutuhkan minimal 42 poin untuk memastikan diri tetap berlaga di Super League musim 2026/2027.
Personel PSIM Jogja Stats, Dhimas Deworo, mengungkapkan bahwa angka ini merupakan target realistis agar tim asuhan Jean Paul van Gastel terhindar dari zona merah.
“Jadi kalau minimal 42 poin bisa didapatkan, PSIM Jogja aman dari degradasi. Dan ini perlu dicallenge-kan lagi,” ujar Dhimas Deworo.
Menurut perhitungannya, poin tersebut bisa diraih melalui kombinasi 12 kemenangan, 6 hasil seri, dan 16 kekalahan dari total 34 pertandingan musim ini.
Strategi “Bertahan dengan Nyaman” ala Manajemen
Manajer PSIM, Razzi Taruna, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain di akhir musim. Manajemen mematok target finis di rentang peringkat 10 hingga 12 agar jarak poin dengan zona degradasi tetap aman.
“Kami ingin bertahan dengan nyaman, tidak sampai menunggu hasil tim lain,” tegas Razzi.
Ia juga menambahkan bahwa meski secara historis 38 hingga 39 poin sering dianggap cukup, PSIM tetap membidik angka 42 sebagai patokan aman internal.
“Kalau bisa posisi klasemen bukan di 15 atau 14,” imbuhnya.
Skenario Menuju Akhir Musim
Dengan koleksi 37 poin saat ini, PSIM secara matematis hanya membutuhkan 5 poin tambahan atau sekitar dua kemenangan lagi untuk menyentuh angka aman 42 poin.
Peluang ini sangat terbuka lebar mengingat dari 10 pertandingan tersisa, enam di antaranya akan dimainkan di kandang sendiri. Terdekat, Franco Ramos dan kawan-kawan dijadwalkan menjamu Persijap Jepara pada Rabu, 11 Maret 2026. Jika mampu menyapu bersih poin di laga kandang, Laskar Mataram tidak hanya akan bertahan, tetapi berpotensi melampaui target poin yang telah ditetapkan di awal musim.












