• Tentang Kami
Wednesday, March 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Penjualan Kolang-kaling dan Cincau di Pasar Beringharjo Selama Ramadan Lesu, Ini Musababnya

Seorang pedagang kolang-kaling di Pasar Beringharjo, Fendi (36), membenarkan terjadi penurunan penjualan bahan pembuatan minuman es itu selama bulan Ramadan 2026.

byredaksi
March 11, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah pedagang kolang-kaling dan cincau di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, mengeluhkan lesunya penjualan akibat hujan deras selama Ramadan 2026, Rabu (11/3/2026).

Sejumlah pedagang kolang-kaling dan cincau di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, mengeluhkan lesunya penjualan akibat hujan deras selama Ramadan 2026, Rabu (11/3/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Cuaca tak menentu dan hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Yogyakarta selama momen bulan Ramadan 2026, memberikan dampak cukup signifikan kepada pedagang kolang-kaling, cincau, dan agar-agar di Pasar Beringharjo.

Sejumlah pedagang di Pasar Beringharjo mengeluhkan permintaan dan penjualan kolang-kaling, cincau, dan agar-agar sedang lesu. Merekapun terpaksa mengurangi stok untuk mengantisipasi barang tidak terjual.

BERITA MENARIK LAINNYA

Celebrate The Light: Sleman City Hall Hadirkan Ramadan Penuh Cahaya, Event, dan Promo Menarik

Puasa dapat Picu Autofagi, Apa Itu?

Seorang pedagang kolang-kaling di Pasar Beringharjo, Fendi (36), membenarkan terjadi penurunan penjualan bahan pembuatan minuman es itu selama bulan Ramadan 2026. Hal itu disebabkan faktor hujan deras menguyur pada sore hari, sehingga para penjual takjil minuman es kekurangan peminat.

“Dibandingkan tahun lalu, saat ini mengalami penurunan. Kalau puasa tahun lemarin, kami bisa satu Minggu penuh jualannya ramai. Kalau tahun ini cuma dua sampai tiga hari saja yang ramai,” ucap Fendi kepada Populi.id, Rabu (11/3/2026).

Dia menuturkan, penurunan penjualan kolang-kaling, cincau, dan agar-agar pada bulan Ramadan kali ini bisa mencapai 50 persen. Biasanya setiap bulan puasa, dia bisa menjual 10 kaleng cincau. Kini dia harus puas apabila sudah menjual 5-6 kaleng cincau.

“Itu tergantung hujan atau tidak. Kalau pas sore hujan, pasti esok harinya sepi,” katanya.

Kondisi serupa juga dialami penjualan kolang-kaling dan agar-agar. Selain faktor cuaca, menurunnya daya beli masyarakat juga berdampak terhadap lesunya penjualan bahan minuman es.

Oleh karena itu, Fendi memutuskan untuk mengantisipasi dengan membatasi jumlah kulakan barang. Jika pada bulan Ramadan dia biasa menyiapkan 2 ton stok bahan minuman es, kini hanya memesan sebanyak 1 ton.

“Ya karena puasa tahun ini berbarengan dengan Imlek yang identik hujan. Jadi kami harus berdamai dengan kondisi cuaca,” paparnya.

Meski penjualan kolang-kaling, cincau, dan agar-agar lumayan lesu, namun harga bahan-bahan tersebut tetap naik selama Ramadan 2026. Dikatakan, cincau yang pada hari biasa dijual Rp53 ribu per kaleng, kini menjadi Rp55 ribu per kaleng atau perpotong Rp5 ribu.

Kemudian, kolang-kaling dari harga Rp12-13 ribu per kg ketika hari biasa. Saat bulan Ramadan naik menjadi Rp16-17 ribu per kg. Sedangkan agar-agar dijual Rp7 ribu per potong.

Penurunan omzet penjualan kolang-kaling, cincau, dan agar-agar juga dialami pedangang lainnya, Tukiman. Pria berusia 84 tahun itu mengatakan, penurunan penjualan dipengaruhi oleh cuaca hujan.

“Biasanya kalau ramai bisa dapat Rp1 juta sehari. Tapi kalau sepi begini, saya pasrah sedapatnya,” katanya.

Tukiman menyebut pada awal puasa Ramadan 2026, harga kolang-kaling mencapai Rp20 ribu per kg. Kini, harganya sudah turun menjadi Rp15-18 ribu per kg. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: cincauhujankolang-kalinglesupasar beringharjoPenjualanRamadan

Related Posts

Reopening Solaria di Sleman City Hall.

Celebrate The Light: Sleman City Hall Hadirkan Ramadan Penuh Cahaya, Event, dan Promo Menarik

March 11, 2026
Ilustrasi puasa

Puasa dapat Picu Autofagi, Apa Itu?

March 4, 2026
Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, mengatakan penambahan volume sampah tidak signifikan selama Ramadan 2026.

DLH Kota Yogyakarta Pastikan Penambahan Volume Sampah di Bulan Ramadan Tak Melonjak

March 3, 2026
Seorang pedagang menunjukkan kicak, makanan khas Kauman yang hanya ada saat bulan Ramadan di Pasar Sore Ramadan Kauman, Kota Yogyakarta, Selasa (24/2/2026).

Berburu Kicak Khas Kauman yang Dijajakan Khusus Selama Bulan Ramadan

February 25, 2026
Suasana perlintasan kereta api di dekat Stasiun Lempuyangan, Kota Yogyakarta, Selasa (24/2/2026).

KAI Daop 6 Yogyakarta Minta Masyarakat Tidak Ngabuburit di Sekitar Jalur Rel Kereta Api

February 24, 2026
Pedagang di belakang Pasar Kranggan sedang melayani pembeli pada Minggu (22/2/2026). Harga cabai rawit melonjak jadi Rp95 ribu per kg di hari keempat puasa Ramadan 2026.

Harga Cabai Rawit di Pasar Kranggan Kian Pedas, Capai Rp95 Ribu di Hari Keempat Ramadan

February 23, 2026
Next Post
2 Pemuda dan Balita di Mantrijeron Jadi Korban Ledakan Petasan

2 Pemuda dan Balita di Mantrijeron Jadi Korban Ledakan Petasan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.