• Tentang Kami
Thursday, April 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Atap Rumah Warga Jogoyudan Yogyakarta Rusak Akibat Hujan dan Angin Kencang

Wilayah Kota Yogyakarta mengalami cuaca ekstrem pada Minggu (5/4/2026), dengan hujan deras dan angin kencang yang merusak atap dua rumah di Kampung Jogoyudan. 

byredaksi
April 6, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Warga Kampung Jogoyudan, Rika, menunjukkan atap rumahnya yang terdampak hujan deras dan angin kencang pada Minggu (5/4/2026).

Warga Kampung Jogoyudan, Rika, menunjukkan atap rumahnya yang terdampak hujan deras dan angin kencang pada Minggu (5/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Hujan deras disertai angin kencang menguyur wilayah Kota Yogyakarta pada Minggu (5/4/2026). Cuaca ekstrem itu mengakibatkan atap dua rumah warga di Kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis rusak.

Seorang warga terdampak, Muyamyanah (52), mengatakan atap genteng rumahnya rusak berjatuhan setelah diterjang angin kencang saat hujan deras sekitar pukul 14.30 WIB. Bagian atap yang rusak pun cukup luas sepanjang 6 meter tepat di tengah-tengah rumah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Cerita Sarminiah, Mantan Lurah Keparakan jadi Calon Jemaah Haji Tertua dari Kota Yogyakarta

494 Calon Jemaah Haji Asal Kota Yogyakarta Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci, Paling Tua Usia 85 Tahun

“Saya baru nyapu di depan terus dengar suara krompyang-krompyang gentengnya berjatuhan. Saya lihat di ruang tengah banyak kaca pecah, lalu saya nengok ke atas atap ternyata gentengnya sudah tidak ada,” ceritanya kepada Populi.id, Minggu (5/4/2026).

Yanah mengaku bingung dan gemetar saat kejadian. Apalagi, kebetulan dia hanya sendirian di rumah. Beruntung ada tetangga yang membantunya melaporkan kejadian itu kepada relawan tanggap bencana BPBD Kota Yogyakarta.

“Saya takut kalau rumahnya ambrol (runtuh). Karena inikan rumah tua. Sementara saya tidak mengungsi, paling nanti menyiapkan ember kalau hujan. Semoga tidak hujan sampai diperbaiki,” katanya.

Peristiwa serupa juga dialami Rika (49), warga RT 29 RW 07 Kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta. Atap rumahnya yang terbuat dari galvalum tersinkap terbang, sehingga menimbulkan lubang mengangga. Kondisi itu sempat membuat rumah Rika kemasukan air hujan.

“Saat itu saya sedang melipat baju, tiba-tiba angin kencang datang sekitar 5 menitan. Lalu gentengnya mlorot (jatuh) dan seng tersingkap atau geser empat meteran. Untung saya langsung sigap mengamankan baju-baju dan menutup lemari menggunakan banner bekas,” jelasnya.

Dia mengaku dibantu tetangganya untuk mengamankan barang-barang di rumah agar tidak basah kehujanan. Pihaknya pun menutup bagian atap yang rusak menggunakan spanduk bekas.

“Alhamdulillah tadi petugas BPBD sudah datang melakukan assessment,” paparnya.

Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, mencatat sejumlah titik tempat di wilayah Kota Yogyakarta terdampak bencana akibat hujan deras dan angin kencang pada Minggu (5/4/2026). Selain di Kampung Jogoyudan, atap rumah warga di Kelurahan Sudagaran, Kemantren Tegalrejo juga rusak akibat cuaca ekstrem.

“Hujan deras dan angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di Kemantren Wirobrajan, Gondokusuman depan SMA Bopkri 2 Yogyakarta, dan Jalan Sarbini Kotabaru. Upaya penanganan dan assessment dilakukan oleh TRC dan pihak terkait. Saat ini masih berlangsung proses penanganan dan pendataan. Sehingga data bersifat sementara dan dapat berubah sesuai update terbaru,” terangnya.

Lebih lanjut, Nur Hidayat menyampaikan berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini cuaca Kota Yogyakarta sedang transisi memasuki musim kemarau panjang mulai April 2026. Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk waspada apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: angin kencangBPBD Kota YogyakartahujanjogoyudanKota Yogyakarta

Related Posts

Calon jemaah haji tertua di Kota Yogyakarta, Sarminiah (85) (tengah), didampingi oleh keluarganya saat menghadiri acara pamitan calon jamaah haji di Balaikota Yogyakarta, Rabu (15/4/2026).

Cerita Sarminiah, Mantan Lurah Keparakan jadi Calon Jemaah Haji Tertua dari Kota Yogyakarta

April 15, 2026
Pemkot Yogyakarta gelar acara pamitan calon jamaah haji asal Kota Yogyakarta di Ruang Pandhawa Balaikota Yogyakarta, pada Rabu (15/4/2026).

494 Calon Jemaah Haji Asal Kota Yogyakarta Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci, Paling Tua Usia 85 Tahun

April 15, 2026
Partini (72), warga Kampung Bintaran Kulon, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, menjadi salah satu penerima program bedah rumah di Kota Yogyakarta, Minggu (12/4/2026).

Atap Rumah Bocor Bertahun-tahun, Warga Bintaran Kulon Yogyakarta Terharu Jadi Penerima Program Bedah Rumah

April 12, 2026
Suasana Kali Belik di Kampung Iromejan, Kelurahan Klitren, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada Jumat (10/4/2026).

Kali Belik Meluap Akibat Hujan Deras, Pemkot Yogyakarta akan Lakukan Ini

April 11, 2026
Seorang warga penyandang disabilitas sedang melakukan cek kesehatan gratis dalam gelaran Gebyar Peduli Disabilitas Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, pada Kamis (9/4/2026).

Wujudkan Inklusi, Kemantren Jetis Yogyakarta Gelar Wadah Kreativitas dan Cek Kesehatan Gratis bagi Disabilitas

April 14, 2026
Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Yogyakarta, Sri Riswati, menyebut siapkan langkah mitigasi terkait lonjakan harga plastik di Kota Yogyakarta, Selasa (7/4/2026).

Harga Plastik Kemasan Melonjak Tajam, Disdag Kota Yogyakarta Lakukan Mitigasi

April 8, 2026
Next Post
Nasi Teri Pojok Gejayan.

10 Destinasi Kuliner Malam di Yogyakarta yang Wajib Dicoba

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.