• Tentang Kami
Friday, July 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Atap Rumah Warga Jogoyudan Yogyakarta Rusak Akibat Hujan dan Angin Kencang

Wilayah Kota Yogyakarta mengalami cuaca ekstrem pada Minggu (5/4/2026), dengan hujan deras dan angin kencang yang merusak atap dua rumah di Kampung Jogoyudan. 

byredaksi
April 6, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Warga Kampung Jogoyudan, Rika, menunjukkan atap rumahnya yang terdampak hujan deras dan angin kencang pada Minggu (5/4/2026).

Warga Kampung Jogoyudan, Rika, menunjukkan atap rumahnya yang terdampak hujan deras dan angin kencang pada Minggu (5/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Hujan deras disertai angin kencang menguyur wilayah Kota Yogyakarta pada Minggu (5/4/2026). Cuaca ekstrem itu mengakibatkan atap dua rumah warga di Kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis rusak.

Seorang warga terdampak, Muyamyanah (52), mengatakan atap genteng rumahnya rusak berjatuhan setelah diterjang angin kencang saat hujan deras sekitar pukul 14.30 WIB. Bagian atap yang rusak pun cukup luas sepanjang 6 meter tepat di tengah-tengah rumah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Banyak UMKM di Kota Yogyakarta Tumbang, Kini Tinggal 7 Ribu yang Bertahan

Cerita Petugas Damkarmat Yogyakarta Evakuasi Kuda Tercebur Selokan di Umbulharjo

“Saya baru nyapu di depan terus dengar suara krompyang-krompyang gentengnya berjatuhan. Saya lihat di ruang tengah banyak kaca pecah, lalu saya nengok ke atas atap ternyata gentengnya sudah tidak ada,” ceritanya kepada Populi.id, Minggu (5/4/2026).

Yanah mengaku bingung dan gemetar saat kejadian. Apalagi, kebetulan dia hanya sendirian di rumah. Beruntung ada tetangga yang membantunya melaporkan kejadian itu kepada relawan tanggap bencana BPBD Kota Yogyakarta.

“Saya takut kalau rumahnya ambrol (runtuh). Karena inikan rumah tua. Sementara saya tidak mengungsi, paling nanti menyiapkan ember kalau hujan. Semoga tidak hujan sampai diperbaiki,” katanya.

Peristiwa serupa juga dialami Rika (49), warga RT 29 RW 07 Kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta. Atap rumahnya yang terbuat dari galvalum tersinkap terbang, sehingga menimbulkan lubang mengangga. Kondisi itu sempat membuat rumah Rika kemasukan air hujan.

“Saat itu saya sedang melipat baju, tiba-tiba angin kencang datang sekitar 5 menitan. Lalu gentengnya mlorot (jatuh) dan seng tersingkap atau geser empat meteran. Untung saya langsung sigap mengamankan baju-baju dan menutup lemari menggunakan banner bekas,” jelasnya.

Dia mengaku dibantu tetangganya untuk mengamankan barang-barang di rumah agar tidak basah kehujanan. Pihaknya pun menutup bagian atap yang rusak menggunakan spanduk bekas.

“Alhamdulillah tadi petugas BPBD sudah datang melakukan assessment,” paparnya.

Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, mencatat sejumlah titik tempat di wilayah Kota Yogyakarta terdampak bencana akibat hujan deras dan angin kencang pada Minggu (5/4/2026). Selain di Kampung Jogoyudan, atap rumah warga di Kelurahan Sudagaran, Kemantren Tegalrejo juga rusak akibat cuaca ekstrem.

“Hujan deras dan angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di Kemantren Wirobrajan, Gondokusuman depan SMA Bopkri 2 Yogyakarta, dan Jalan Sarbini Kotabaru. Upaya penanganan dan assessment dilakukan oleh TRC dan pihak terkait. Saat ini masih berlangsung proses penanganan dan pendataan. Sehingga data bersifat sementara dan dapat berubah sesuai update terbaru,” terangnya.

Lebih lanjut, Nur Hidayat menyampaikan berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini cuaca Kota Yogyakarta sedang transisi memasuki musim kemarau panjang mulai April 2026. Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk waspada apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: angin kencangBPBD Kota YogyakartahujanjogoyudanKota Yogyakarta

Related Posts

Ilustrasi kegiatan UMKM di Kota Yogyakarta

Banyak UMKM di Kota Yogyakarta Tumbang, Kini Tinggal 7 Ribu yang Bertahan

July 8, 2026
Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta mengevakuasi seekor kuda penarik andong yang tercebur ke dalam selokan di Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Minggu (28/6/2026) tengah malam.

Cerita Petugas Damkarmat Yogyakarta Evakuasi Kuda Tercebur Selokan di Umbulharjo

June 30, 2026
Sejumlah wisatawan mancanegara sedang melintas di Gang Hansip Karno Waluyo yang dijuluki Gang Internasional di Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, Minggu (28/6/2026).

Menjelajahi Gang Internasional di Tegalpanggung Yogyakarta, Jalur Pintas Favorit Turis Backpacker

June 29, 2026
Bambang Hartono (67), warga Kampung Papringan, Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, menunjukkan kondisi atap rumahnya yang sudah lapuk, Minggu (28/6/2026).

2 Dekade Menahan Retak Jejak Gempa 2006, Rumah Lansia di Gondokusuman Akhirnya Diperbaiki

June 28, 2026
Benny Budyo Winahyu, ketua RT 53 Balirejo, Muja-Muju

Jalan Panjang Menata Kehidupan Kawasan Kumuh Bantaran Gajah Wong

June 22, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Kepala Diskominfo Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono memberi keterangan terkait program ducting kabel fiber optik, Senin (15/6/2026).

Relokasi Kabel Fiber Optik Udara Sasar Lima Titik Jalan di Batas Kota Yogyakarta pada 2026

June 16, 2026
Next Post
Nasi Teri Pojok Gejayan.

10 Destinasi Kuliner Malam di Yogyakarta yang Wajib Dicoba

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.