• Tentang Kami
Thursday, July 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

5 Catatan dari Kekalahan Tipis Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan saat berlaga di Gelora Bung Karno usai takluk atas tamunya Bulgaria dalam final FIFA Series 2026

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 31, 2026
in headline, Sports
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. [Dok. PSSI]

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Harapan Timnas Indonesia untuk mengangkat trofi perdana di bawah asuhan John Herdman harus tertunda. Dalam laga final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (30/3/2026) malam, Skuad Garuda harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1.

Meskipun kalah, jalannya pertandingan menyisakan sejumlah catatan yang sangat menarik untuk diulas. Dari dominasi penguasaan bola hingga pecahnya rekor di kandang, berikut adalah deretan catatan penting yang dirangkum dari jalannya laga panas tersebut:

BERITA MENARIK LAINNYA

Siapa Laurin Ulrich? Talenta Muda Jerman Berdarah Surabaya yang Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Ambisi Akhiri Kutukan Runner-up, John Herdman Geber Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

1. Anomali Statistik: Dominasi yang Berakhir Sia-sia

Ada pemandangan tidak biasa yang tersaji di rumput SUGBK. Bulgaria, yang secara peringkat FIFA jauh lebih tinggi (peringkat 87) dibandingkan Indonesia (peringkat 122), justru dipaksa bermain bertahan oleh Jay Idzes dan kawan-kawan.

Statistik mencatat Timnas Indonesia sangat dominan dengan 71 persen penguasaan bola berbanding 29 persen milik tim tamu. Indonesia juga sukses melepaskan 572 umpan dengan tingkat akurasi tinggi. Sayangnya, dominasi ini tidak dibarengi dengan ketajaman di lini depan. Skuad Garuda tercatat hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

2. Titik Putih Jadi Satu-satunya Celah

Kekalahan Indonesia terasa menyesakkan karena gawang Emil Audero hanya bisa ditembus melalui titik putih. Gol tunggal Bulgaria dicetak oleh Marin Petkov pada menit ke-38 setelah terjadi pelanggaran oleh Kevin Diks di kotak terlarang.

Fakta ini sebenarnya menunjukkan betapa solidnya organisasi pertahanan Indonesia yang digalang dengan disiplin tinggi. Sepanjang 90 menit, Bulgaria gagal menghasilkan satu pun gol melalui skema serangan terbuka (open play), meski mereka memiliki empat tembakan tepat sasaran.

3. Pecahnya Rekor Angker Gelora Bung Karno

Kekalahan ini membawa duka tersendiri karena mengakhiri tren positif Indonesia di rumah sendiri. Berdasarkan data Transfermarkt, SUGBK sempat menjadi benteng yang tak tertaklukkan selama berbulan-bulan.

Timnas Indonesia terakhir kali merasakan kekalahan di SUGBK pada Juni 2025 lalu saat menghadapi Tiongkok di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Setelah hampir setahun menjaga keperawanan poin di kandang, rekor tersebut akhirnya dipatahkan oleh Bulgaria pada Senin (30/3/2026) malam.

4. Reuni “Tembok Karang” Idzes-Ridho-Hubner

Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah keputusan John Herdman untuk memasang kembali trio bek tengah ikonik: Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner. Kombinasi yang kerap dijuluki “Tembok Karang” ini terakhir kali dimainkan bersama saat melawan Tiongkok pada Juni tahun lalu.

Kehadiran trio ini terbukti sukses membuat Bulgaria bermain pasif dan kesulitan menembus jantung pertahanan. Meski kalah, performa lini belakang ini memberikan rasa aman bagi kiper Emil Audero, yang pada laga ini mencatatkan kekalahan keduanya selama berseragam Merah Putih.

5. Kutukan Bulgaria Masih Berlanjut

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang rekor buruk Indonesia saat bertemu negara Balkan tersebut. Dalam sejarahnya, Indonesia belum pernah menang dalam tiga pertemuan melawan Bulgaria.

Catatan pertemuan dimulai pada tahun 1959 yang berakhir imbang 0-0, lalu kekalahan telak 0-4 pada tahun 1973. Dengan hasil 0-1 di FIFA Series 2026 ini, Bulgaria tetap menjadi lawan tangguh yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Timnas Indonesia.

Tags: BulgariacatatanFIFA Series 2026John HerdmankekalahanTimnas Indonesia

Related Posts

Pesepakbola Laurin Ulrich santer dikabarkan bakal masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia

Siapa Laurin Ulrich? Talenta Muda Jerman Berdarah Surabaya yang Berpeluang Bela Timnas Indonesia

June 25, 2026
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Ambisi Akhiri Kutukan Runner-up, John Herdman Geber Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

June 16, 2026
7 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Jalani Dua Laga FIFA Matchday

7 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Jalani Dua Laga FIFA Matchday

June 10, 2026
Para pemain Timnas Mozambik saat menjalani latihan di ajang Piala Afrika 2025.

Intip Profil Timnas Mozambik, Calon Lawan Indonesia di FIFA Matchday yang Bergelimang Bintang Eropa

June 6, 2026
Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner (kanan), merayakan gol yang dicetak ke gawang Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (5/6/2026).

7 Fakta dan Catatan Usai Timnas Indonesia Libas Oman

June 6, 2026
Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes terancam absen di FIFA Matchday lantaran cedera

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Kembali Cedera, Partisipasi di FIFA Matchday Terancam

May 25, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan membatasi jatah BBM bagi kendaraan dinas plat merah.

Pemkot Yogyakarta Godog Skema Efisiensi BBM, Wali Kota Hasto: Mobil Dinas akan Dijatah 5 Liter

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.