tnitniKULON PROGO, POPULI.ID – Istri prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian internasional di Lebanon, Praka Farizal Rhomadhon, telah tiba di rumah duka di wilayah Lendah, Kulon Progo, Kamis (2/4/2026).
Kedatangan istri almarhum bersama anaknya yang masih berusia 1,5 tahun itu disampaikan Komandan Brigif 25 Siwah, Kodam Iskandar Muda Aceh, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera. Ia menjelaskan, rombongan berangkat dari Aceh dan mendarat di Bandara YIA pada pukul 09.10 WIB sebelum menuju rumah duka.
“Dari Aceh, tadi pagi landing di YIA sekitar pukul 09.10 WIB. Istri almarhum datang bersama anaknya yang berusia satu setengah tahun dan sudah diterima oleh keluarga,” ujar Dimar.
Ia menambahkan, keluarga dari pihak istri juga turut hadir menjemput. Diketahui, pihak keluarga istri berasal dari Kebumen, sehingga saat ini kedua belah pihak keluarga telah berkumpul di rumah duka.
Sejumlah prajurit TNI juga turut mengawal dan mengantarkan istri almarhum hingga tiba di Kulon Progo. Rencananya, istri Praka Farizal akan tetap berada di rumah duka hingga jenazah tiba di Indonesia.
Sementara itu, proses penghormatan terakhir terhadap almarhum saat ini tengah dilakukan di Beirut, Lebanon. Upacara pelepasan militer dilaksanakan di bawah koordinasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengingat Praka Farizal bertugas dalam misi perdamaian internasional.
“Seluruh rangkaian, termasuk pelepasan jenazah, dikendalikan langsung oleh PBB,” jelas Dimar.
Jenazah dijadwalkan diberangkatkan dari Lebanon pada Jumat waktu setempat, dengan rute transit di Istanbul, Turki, sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Setibanya di Jakarta, almarhum akan disambut melalui prosesi kenegaraan sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan Kusuma Bangsa. Setelah itu, jenazah akan diterbangkan langsung ke Yogyakarta bersama dua jenazah prajurit lainnya.
Diperkirakan, jenazah akan tiba di Indonesia pada hari Sabtu atau Minggu mendatang, dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 12 jam. (populi.id/Hadid Pangestu)












