• Tentang Kami
Wednesday, April 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Sering Buka Medsos, Tingkat Literasi Anak Remaja Menurun

Sailal mengaku di era kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sekarang ini, penggunaan gawai pada kehidupan sehari-hari tidak dapat dihindarkan.

byredaksi
April 14, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi media sosial.

Ilustrasi media sosial. [pixabay/geralt]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Hasil penelitian dari University of Georgia Athens, Georgia, Amerika Serikat, belum lama ini menemukan bahwa semakin banyak waktu anak remaja mengakses media sosial, semakin lemah kemampuan literasi membaca dan menguasai perbendaharaan kosakata, sehingga dapat memengaruhi prestasi anak di sekolah.

Sementara Pemerintah Indonesia secara  resmi memberlakukan pembatasan akses media sosial dan gim daring untuk anak di bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026 lalu berdasarkan PP Tunas. Kebijakan tersebut diterapkan pada platform berisiko tinggi seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

BERITA MENARIK LAINNYA

Aktivitas Ekonomi Bergeser ke Ruang Digital, Pemda DIY Dorong Penguatan Literasi Konsumen

Hakim Sentil Video Saksi Sidang Hibah Pariwisata di Medsos, Pengamat: Jelas Tak Gambarkan Fakta Utuh

Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia UGM, Dr. Sailal Arimi, M.Hum., menyampaikan kebijakan pembatasan akses ke medsos untuk anak di bawah 16 tahun tersebut cukup strategis dan relevan untuk diberlakukan sekarang ini.

Mengingat usia anak-anak belum memiliki kemampuan yang cukup dalam menyerap ilmu, konten dan perilaku yang variatif, bahkan belum mampu menentukan sesuatu yang bisa dianggap baik dan tidak baik di mata masyarakat.

“Jadi dengan dibatasinya akses tersebut akan sangat membantu dalam pemilihan kontennya terutama pada usia rentan remaja dan kanak-kanak,” ucap Sailal sebagaimana dilansir dari laman UGM, Selasa (14/4/2026).

Sailal mengaku di era kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sekarang ini, penggunaan gawai pada kehidupan sehari-hari tidak dapat dihindarkan.

Menurutnya, penggunaan gawai sendiri bisa memberikan dampak secara positif maupun negatif bagi penggunanya.

Dikatakan positif apabila digunakan untuk menambah wawasan, membangun portofolio, menjadi remaja berkualitas, terkoneksi secara positif dalam pergaulan yang sehat, dan memiliki pengetahuan luas.

Sebaliknya, bisa memberikan dampak negatif apabila digunakan hanya untuk menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain gim daring dan konten medsos sehingga terpengaruh oleh konten negatif seperti kekerasan, kriminalitas, dan lainnya.

Bahkan bisa menimbulkan dampak buruk dalam membangun relasi karena bersikap antisosial, teror, dan bullying.

“Yang menjadi persoalan sekarang kita harus fokus melihat gawai itu dari sisi keberadaan fungsinya. Jadi bagaimana usia pra-16 tahun itu bisa menggunakan gawai secara positif untuk belajar, meningkatkan keterampilan atau jejaring sosial yang sehat,” katanya.

Menurut Sailal, cara paling tepat sekarang ini memang membatasi akses ke media sosial bagi anak dan remaja serta mendesain teknologi algoritma bisa mengklasifikasikan penggunanya.

Jauh lebih sulit untuk mengatur individu untuk memilih benar atau salah.

“Teknologi interaktif ini harus bisa dibuat atau diarahkan lebih tepat guna dan tepat sistemnya, agar penggunaan gawai betul-betul sudah berdasarkan usia,” sarannya.

Tags: kontenliterasiMedsosmembacamenurunSailal ArimiUniversity of Georgia Athens

Related Posts

Pemda DIY bersama Komite III DPD RI berupaya mendorong perlindungan konsumen di era digital lewat penguatan literasi

Aktivitas Ekonomi Bergeser ke Ruang Digital, Pemda DIY Dorong Penguatan Literasi Konsumen

February 2, 2026
Hakim Sentil Video Saksi Sidang Hibah Pariwisata di Medsos, Pengamat: Jelas Tak Gambarkan Fakta Utuh

Hakim Sentil Video Saksi Sidang Hibah Pariwisata di Medsos, Pengamat: Jelas Tak Gambarkan Fakta Utuh

January 25, 2026
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Wildan Solichin saat diwawancarai di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Beran, Tridadi, Sleman, Senin (20/10/2025).

Pemkab Sleman Siapkan Sembada Corpu, Dorong ASN Melek Regulasi dan Ilmu Terbaru

October 21, 2025
Bupati Gunungkidul Endah Subekti saat konvoi menutup Festival Literasi 2025, Selasa (23/9/2025)

Bupati Endah Subekti Dorong Gerakan Literasi Serempak Dimulai dari Keluarga hingga Pelaku Usaha

September 23, 2025
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria saat diwawnacarai di Auditorium Magister Manajemen (MM) UGM, Sleman, DIY, Kamis (18/9/2025).

Tanggapi Usulan DPR Soal 1 Orang 1 Akun Medsos, Wamen Komdigi: Bukan Untuk Pembatasan Ruang Ekpresi

September 18, 2025
Dosen Ilmu Pemerintahan UMY Eko Atmojo mendedahkan analisisnya terkait nasib UMKM di DIY

Pemerintah DIY Perlu Perkuat Literasi Digital dan Legalitas Usaha untuk UMKM

July 11, 2025
Next Post
Bantaran Sungai Code di wilayah Cokrdiningratan akan dibangun jalan inspeksi tepatnya di utara Jemabtan Gondolayu sisi barat (sisi kiri)

Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Akses Jalan Tepi Sungai, Ini Titiknya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.