• Tentang Kami
Sunday, April 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

AHY Apresiasi Revitalisasi Kampung Mrican Sleman, Dorong Jadi Model Penataan Permukiman Nasional

Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono meninjau revitalisasi Kampung Mrican di Sleman yang berhasil mengubah kawasan kumuh menjadi lingkungan tertata, bersih, dan sehat serta diharapkan menjadi model penataan permukiman di daerah lain.

byredaksi
April 26, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, saat mengunjungi Kampung Mrican, Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (24/4/2026).

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, saat mengunjungi Kampung Mrican, Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (24/4/2026).

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, melakukan kunjungan ke Kampung Mrican, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Jumat (24/4/2026).

Bersama Bupati Sleman, Harda Kiswaya, kunjungan ini difokuskan untuk meninjau langsung hasil penataan kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai permukiman kumuh.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bertekad Turunkan Angka Kemiskinan, Begini Strategi Pemkab Kulon Progo

Bersiap Hadapi Mudik Lebaran, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pemantapan Infrastruktur Jalan

Dalam keterangannya, AHY mengaku telah lama merencanakan kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung transformasi Kampung Mrican.

Ia mengapresiasi kerja keras jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berhasil merevitalisasi kawasan seluas sekitar 5 hektare.

“Saya senang sekali karena kawasan yang sebelumnya kumuh, kotor, dengan sungai penuh sampah dan bau menyengat, kini menjadi jauh lebih tertata, asri, dan rapi. Sungainya pun sudah mengalir bersih tanpa bau tidak sedap,” ujarnya.

Menurut AHY, perubahan signifikan juga terlihat pada penataan hunian warga. Rumah-rumah yang sebelumnya berdempetan dan rawan banjir kini telah ditata ulang menggunakan pendekatan teknologi 3M (mundur, munggah, menghadap ke kali) sehingga menciptakan konsep kawasan tepian sungai (riverfront).

“Sekarang lingkungan menjadi lebih sehat, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan masyarakat bisa menyusuri bantaran sungai dengan aman dan nyaman. Ini tentu berdampak positif pada kualitas hidup masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan ruang terbuka yang lebih layak,” jelasnya.

Selain meninjau kawasan permukiman, AHY juga mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Condongcatur.

Ia mengungkapkan, fasilitas tersebut mampu mengelola sekitar 8 hingga 10 ton sampah setiap hari, yang kemudian dipilah dan diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF) serta pupuk untuk kebutuhan masyarakat sekitar.

“Tadi saya melihat langsung ada sekitar delapan petugas yang bekerja setiap hari mengelola sampah. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut, AHY menyebut masih terdapat sekitar 15 hektare kawasan yang berpotensi untuk ditata pada tahap berikutnya. Ia berharap pengembangan tahap kedua dan ketiga dapat segera direalisasikan.

“Kita berharap kawasan ini bisa terus dikembangkan dan menjadi model penataan permukiman padat penduduk, tidak hanya di Sleman, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia,” katanya.

Program revitalisasi Kampung Mrican ini diketahui menelan anggaran sekitar Rp 29 miliar. AHY menilai anggaran tersebut telah dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan perubahan yang signifikan.

Ia juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan gerakan Indonesia yang asri, bersih, dan indah.

“Semangatnya adalah menghilangkan kawasan kumuh di kota-kota, menata sanitasi, serta memastikan pengelolaan sampah tidak berserakan. Karena sumber penyakit seringkali berasal dari lingkungan yang tidak tertata,” tegasnya.

AHY berharap keberhasilan penataan Kampung Mrican dapat terus dijaga oleh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Mudah-mudahan ini bisa kita jaga bersama, dan menjadi contoh sukses yang bisa direplikasi di tempat lain,” pungkasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Agus Harimurti YudhoyonoAHYinfrastrukturKampung Mricankawasan kumuhrevitalisasi

Related Posts

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko

Bertekad Turunkan Angka Kemiskinan, Begini Strategi Pemkab Kulon Progo

February 16, 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

Bersiap Hadapi Mudik Lebaran, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pemantapan Infrastruktur Jalan

February 4, 2026
Potret kawasan kumuh dan padat penduduk di wilayah bantaran Sungai Code, Kamis (22/1/2026). Pemkot Yogyakarta berencana melakukan penataan menyeluruh di kawasan tersebut agar lebih baik dan sehat

Penataan Kawasan Bantaran Sungai Code Berlanjut, Warga Terdampak Pembangunan Disubsidi Rp500 Ribu

January 22, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, meninjau salah satu sudut bangunan baru Pasar Terban, Selasa (30/12/2025).

Pasar Terban Jadi Pasar Pertama Terintegrasi Rumah Potong Ayam, Mulai Beroperasi 10 Januari 2026

December 31, 2025
Jembatan kewek

Revitalisasi Jembatan Kewek yang Berusia Seabad Bakal Mulai April 2026

December 10, 2025
Next Post
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.